Ragam Jenis Resep Menu MPASI 6 Bulan

Merries Insight
Resep
Share
Ragam Jenis Resep Menu MPASI 6 Bulan

Menu MPASI 6 bulan wajib diberikan saat Si Kecil saat usianya masuk 6 bulan. Menu ini bisa menambah asupan nutrisi Si Kecil selain ASI eksklusif. Pastikan Moms membuat menunya sebaik mungkin supaya Si Kecil mau menyantapnya.

Untuk membantu Moms, Merries akan tampilan beragam jenis menu MPASI 6 bulan yang bisa Moms simak sebagai berikut!

Bubur Hati Ayam

Ada mitos yang mengatakan kalau hati ayam tidak boleh disajikan pada MPASI. Nyatanya, hati ayam justru direkomendasikan karena mengandung zat besi, protein, dan lemak yang dibutuhkan Si Kecil berusia 6-8 bulan. Moms bisa mengolahnya menjadi bubur hati ayam. Untuk mengolahnya, silakan lihat bahan-bahan dan cara membuatnya di bawah ini!

Bahan-bahan:

  • 1 potong hati ayam.
  • Segenggam beras putih.
  • 4 potong kecil wortel.
  • 10 butir kacang merah.
  • ½ sendok teh minyak kelapa.
  • 400 ml air.
  • Keju secukupnya.

Cara membuatnya:

  1. Cuci beras putih, kacang merah, hati ayam, dan wortel dengan air bersih.
  2. Masukkan bahan-bahan yang sudah dicuci tersebut ke dalam slow cooker.
  3. Masukkan air sampai semua bahan itu terendam.
  4. Masak selama 2 jam sampai matang dan airnya menyusut.
  5. Tiriskan sejenak dan pindahkan ke dalam blender, kemudian lumatkan.
  6. Saring campuran bahan tersebut dengan saringan hingga halus, lalu masukkan keju dan aduk sampai rata.

Menu ini bisa Moms sajikan untuk 3 kali makan. Supaya tidak repot, Moms bisa membagi buburnya ke dalam 3 wadah berbeda, dimana tiap wadahnya berisi 2-3 sendok makan bubur.

Sebelum disantap, Moms bisa simpan dulu ke dalam kulkas. Setelah itu, hangatkan di dalam rice cooker jika akan disantap. Tambahkan ½ sendok teh minyak sebelum buburnya disajikan. 

Bubur dengan Ayam dan Telur Puyuh

Selain hati ayam, daging ayam dan telur puyuh adalah protein hewani lainnya yang bisa diberikan. Keduanya memiliki protein tinggi yang membantu menghasilkan hemoglobin. Kedua protein hewani itu bisa diolah menjadi lauk yang disajikan bersama bubur.

Untuk bahan dan cara membuatnya bisa disimak sebagai berikut!

Bahan-bahan:

  • 2 sendok makan beras putih.
  • 2 potong daging ayam yang sudah direbus.
  • 2 butir telur puyuh.
  • 2 lembar sawi.
  • 1 lembar daun salam.
  • 1 ruas jari kunyit.
  • 1 siung bawang merah dan bawang putih yang diparut sampai halus.
  • Margarin secukupnya.

Cara membuat bubur:

  1. Cuci beras putih dengan air bersih.
  2. Masak beras putih ke dalam slow cooker atau panci bersama 150 ml air selama kurang lebih 2 jam.

Cara Membuat Lauk:

  1. Masukkan margarin secukupnya ke wajan dengan api sedang, lalu masukkan bahan-bahan lainnya. Mulai dari parutan bawang merah dan putih, kunyit, daun salam, dan daging ayam. Tumis semua bahan tersebut sampai wangi, lalu tambahkan air secukupnya. Tunggu sampai mendidih.
  2. Sambil menunggu, Moms bisa kocok 2 butir telur puyuh. Telur tersebut lalu dimasukkan ke dalam tumisan bahan yang sudah mendidih.
  1. Masukkan sawi dan tunggu sampai airnya menyusut.

Untuk menyajikan menu ini, Moms harus memakai dua wadah. Wadah pertama berisi bubur yang dibuat dari beras putih, sedangkan wadah satunya lagi digunakan sebagai tempat untuk lauknya. Untuk buburnya, Moms bisa menghaluskan lagi teksturnya agar bisa lebih mudah dicerna Si Kecil. Menu ini cocok disajikan untuk bayi berusia 6-8 bulan. 

Tumis Udang

Jika Moms ingin membuat MPASI dalam bentuk makanan berkuah, tumis bisa menjadi pilihan. Ada banyak lauk yang bisa digunakan untuk menu ini, salah satunya adalah udang. Lauk ini dipilih karena memiliki lemak tidak jenuh yang bisa membantu perkembangan bayi.

Bahan dan cara membuat menu ini bisa disimak sebagai berikut!

Bahan-bahan:

  • 5 ekor udang berukuran sedang.
  • 1 siung bawang merah dan putih.
  • 2 potong brokoli yang sudah dipotong kecil-kecil.
  • 4 potong wortel yang sudah dipotong kecil-kecil.
  • Garam secukupnya.
  • Minyak kelapa secukupnya.

Cara membuat:

  1. Parut atau haluskan bawang merah dan bawang putih, lalu tumis hingga wangi.
  2. Masukkan udang yang sudah yang sudah dibersihkan serta sudah dilepaskan bagian kepala, kulit dan ekornya.
  3. Masukkan brokoli dan wortel yang sudah dipotong kecil-kecil. Setelah itu, tambahkan garam dan air secukupnya.
  4. Tumis sampai matang. Pisahkan tumisan tersebut dari kuahnya, lalu tumbuk sampai halus.

Menu MPASI ini cocok untuk bayi berusia 6-8 bulan dan bisa disajikan bersama bubur polos, lalu disiram dengan kuah tumisan. Pada bayi berusia 6 bulan, menu ini bisa diperkenalkan dengan porsi kecil terlebih dulu, kurang lebih sekitar 2.3 sendok makan orang dewasa. Pastikan menunya memiliki tekstur yang benar-benar lembut. Menginjak usia 7-8 bulan, Moms bisa mengubah teksturnya menjadi agak padat dengan cara menyajikannya bersama bubur saring.

Puree Pisang dan Alpukat

Buah-buahan adalah salah satu bahan makanan yang harus diperkenalkan saat Si Kecil mengkonsumsi MPASI. Dari beberapa buah-buahan, pisang dan alpukat paling direkomendasikan. Keduanya memiliki tekstur lembut dan kaya nutrisi.

Pisang memiliki kandungan serat, mineral, dan karbohidrat yang baik untuk tubuh Si kecil. Sedangkan alpukat kaya akan vitamin E. Keduanya bisa Moms gabungkan menjadi sajian puree. Adapun detail bahan dan cara membuatnya adalah sebagai berikut!

Bahan-bahan:

  • 1 buah pisang ambon yang sudah matang.
  • Buah alpukat yang sudah dipotong jadi setengah.
  • Air secukupnya.

Cara membuat:

  1. Kupas pisang ambon dan keruk alpukat.
  2. Blender atau tumbuk kedua buah itu sampai halus.
  3. Tambahkan air secukupnya dan aduk rata.
  4. Saring dan sajikan.

Menu MPASI ini bisa diberikan di masa-masa awal Si Kecil mengkonsumsi MPASI. Pastikan teksturnya puree-nya lembut supaya Si kecil mudah mencernanya.

Itulah beberapa ragam jenis resep menu MPASI untuk bayi 6 bulan. Semoga bisa menjadi referensi untuk Moms yang baru pertama kali memberikan MPASI pada Si kecil. Selama memberikan MPASI, pastikan Moms tidak lupa untuk memenuhi kebutuhan Si kecil lainnya, termasuk popok bayi.

Untuk urusan popok, Moms bisa menggunakan Merries Good Skin ke Si Kecil. Permukaannya yang lebih bisa membuat Si Kecil nyaman sepanjang hari, bahkan saat ia sedang menyantap menu MPASI. Sirkulasi udaranya baik, sehingga membuat kulit Si Kecil bisa bebas bernapas. Popok Merries ini juga sudah teruji oleh PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin) dapat mencegah iritasi pada kulit Si Kecil. Popok Merries Good Skin bisa Moms pesan langsung disini!