Tanda-tanda Kehamilan yang Wajib Mom Ketahui

Merries Insight
22 December 2022
Tumbuh Kembang
Share
Tanda-tanda Kehamilan yang Wajib Mom Ketahui

Mengetahui tanda-tanda kehamilan penting dilakukan karena bisa membantu Moms menyiapkan diri dalam menyambut kehadiran bayi baru lahir. Tanda-tanda kehamilan biasanya muncul di minggu pertama, namun tanda-tanda tersebut seringkali tidak disadari.

Umumnya, ada sepuluh tanda kehamilan yang akan dialami wanita, yaitu:

1. Adanya Perubahan Pada Payudara

Saat memasuki fase awal kehamilan, Moms akan mengalami perubahan hormon yang memicu perubahan pada payudara. Pada wanita yang sudah memasuki fase awal kehamilan, payudara mereka akan lebih sensitif, padat, dan kencang. Sementara itu, puting payudara akan cenderung gelap dengan pembuluh darah yang lebih menonjol ke permukaan kulit payudara.

2. Lebih Mudah Kelelahan

Selain perubahan hormon, wanita yang memasuki fase awal kehamilan juga akan mengalami perubahan metabolisme tubuh. Perubahan itu akan memicu wanita lebih mudah kelelahan di awal kehamilan. Kelelahan juga bisa terjadi akibat meningkatkan kadar hormon progesteron.

3. Lebih Sensitif Terhadap Bau

Indra penciuman pada saat awal kehamilan akan jadi lebih sensitif. Hal itu akan membuat Moms cenderung sensitif terhadap berbagai macam aroma dan bau, bahkan mudah merasa mual jika aroma yang dihirup cenderung tajam.

4. Sembelit atau konstipasi

Perubahan hormon pada wanita yang memasuki fase awal kehamilan juga berdampak pada kinerja sistem pencernaan. Perubahan tersebut biasanya akan membuat sistem pencernaan memiliki kinerja yang lambat dan menimbulkan sembelit. 

5. Perubahan Suasana Hati

Suasana hati yang dialami Moms bisa jadi salah satu tanda-tanda kehamilan. Jika Moms mengalami perubahan suasana hati tanpa sebab yang jelas beberapa minggu setelah berhubungan intim, ada kemungkinan Moms mulai memasuki fase awal kehamilan.

6. Lebih Sering Buang Air Kecil

Jika Moms lebih sering buang air kecil di malam hari, bisa jadi Moms sudah masuk ke fase awal kehamilan. Tanda kehamilan ini terjadi karena perubahan hormon dan bertambahnya jumlah cairan pada tubuh.

7. Sering Mual dan Muntah

Tanda kehamilan ini biasanya muncul pada saat usia kehamilan menginjak 6 minggu, namun tanda ini bisa muncul lebih awal. Setelah memasuki usia kandungan 16-18 minggu, tanda kehamilan ini biasanya akan hilang dengan sendirinya.

8. Nafsu Makan Mulai Berkurang

Mual dan muntah yang muncul pada fase awal kehamilan juga berdampak pada berkurangnya nafsu makan Moms. Jika tanda ini muncul, Moms harus tetap mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang supaya Moms tidak kelaparan dan kehilangan nutrisi. Moms juga bisa bisa mulai beralih ke buah potong.

9. Perut Kembung

Wanita yang baru memasuki fase kehamilan tidak jarang mengalami perut kembung. Saat tanda kehamilan ini muncul, perut Moms akan cenderung lebih besar dan kencang, serta membuat Moms sering sendawa dan buang gas.

10. Pusing

Tekanan darah pada wanita baru hamil cenderung turun dan pembuluh darahnya akan mengalami penyempitan. Hal tersebut membuat wanita baru hamil akan mengalami pusing. Tanda ini bisa diatasi dengan cukup istirahat. Jika pusing yang dialami tidak kunjung membaik setelah beberapa hari, Moms bisa berkonsultasi ke dokter.

Tanda-Tanda Kehamilan yang Tidak Umum

Pada beberapa kasus, wanita yang baru memasuki fase kehamilan akan mengalami tanda-tanda yang tidak umum atau tidak diketahui banyak orang. Tanda-tanda tidak umum tersebut adalah:

1. Mengalami Keputihan

Beberapa wanita akan mengalami keputihan saat memasuki fase awal kehamilan. Tanda ini membuat vagina Moms mengeluarkan lendir yang lengket dan berwarna putih atau kuning. Peningkatan hormon dan aliran darah pada vagina adalah faktor-faktor yang memicu keputihan Moms bisa berkonsultasi ke dokter jika tanda ini menimbulkan bau dan gatal pada vagina, serta saat cairan yang keluar pada vagina berwarna kuning kehijauan.

2. Perut Terasa Kram

Menurunnya tekanan darah pada wanita baru hamil tidak hanya menimbulkan pusing, tetapi juga bisa membuat sisi perut bagian bawah terasa kram. Rasa kram tersebut mirip dengan kram yang muncul pada masa menstruasi. Selain karena tekanan darah, tanda ini juga bisa muncul akibat rahim Moms yang bertumbuh dan memberi tekanan pada bagian kantung kemih.

3. Rentan Terkena Flu, Batuk, dan Pilek

Pada beberapa wanita, mereka akan mudah terkena flu, batuk, dan pilek saat memasuki fase awal kehamilan yang terjadi akibat menurunnya imunitas tubuh mereka. Tanda ini bisa membuat kondisi kesehatan Moms semakin menurun jika tidak ditangani dengan baik. Berkonsultasilah kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat saat Moms mengalami tanda kehamilan ini.

4. Makanan yang Dikonsumsi Terasa Seperti Logam

Peningkatan estrogen dan progesteron pada beberapa wanita akan merasa setiap makanan yang ia santap terasa seperti logam. Kondisi ini dikenal dengan istilah dysgeusia. Kondisi ini bisa diatasi dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan asin atau mengunyah permen karet tanpa gula. Pastikan Moms berkonsultasi dulu ke dokter sebelum melakukannya.

5. Asam Lambung Naik ke Kerongkongan

Perubahan hormon pada fase awal kehamilan juga bisa menimbulkan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Tanda kehamilan yang tidak umum ini bisa membuat tenggorokan Moms terasa sakit. Supaya tidak semakin parah, Moms harus menghindari konsumsi makanan pedas dan jeruk saat tanda kehamilan ini muncul.

6. Mengalami Implantasi

Implantasi adalah kondisi keluarnya bercak darah yang terjadi 10-14 hari setelah hubungan intim. Banyak yang menganggap kondisi ini adalah gejala menstruasi, padahal implantasi adalah salah satu tanda awal kehamilan. Kekeliruan ini wajar mengingat implantasi sering terjadi berdekatan dengan jadwal menstruasi.

Implantasi memiliki ciri khas berupa warna darah yang lebih cerah, serta keluar dalam bentuk bercak saja. Jika tanda ini disertai gejala-gejala lain seperti kram atau rasa nyeri yang menusuk, Moms bisa langsung berkonsultasi ke dokter.

7. Munculnya Rasa Pusing yang Disertai Dengan Pendarahan Vagina dan Sakit Perut 

Tanda kehamilan tidak umum ini sering terjadi pada wanita dengan kehamilan ektopik. Bagi yang belum tahu, kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi di luar area rahim yang ditempeli sel telur. Jika Moms mengalami tanda kehamilan ini, Moms harus ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat, karena tanda ini bisa menimbulkan dampak buruk jika tidak ditangani.

8. Naiknya Suhu Basal Tubuh

Suhu basal adalah suhu tubuh yang dimiliki seseorang saat ia masih tertidur di pagi hari. Umumnya, suhu basal pada tubuh wanita yang belum hamil adalah 35.5 - 36 derajat celcius, tergantung dari kondisi fisik dan suhu di lingkungan sekitar. Setelah mengalami masa ovulasi atau peristiwa lepasnya telur dari indung telur, suhu basal tubuh akan mengalami kenaikan sebesar 0,5 derajat celcius. 

Naiknya suhu basal tidak lepas dari hormon progesteron yang keluar setelah masa ovulasi. Hormon ini akan membuat suhu tubuh lebih panas, serta membantu lapisan rahim agar memungkinkan terjadinya kehamilan. 

Untuk mengetahui suhu ini, Moms bisa gunakan termometer khusus suhu basal tubuh berjenis merkuri atau digital. Cara mengukurnya mudah, Moms tinggal memasukkan termometernya ke mulut setelah bangun pagi. Setelah itu, lakukan pencatatan suhu basal tubuh pada buku khusus.

Itulah berbagai tanda-tanda kehamilan yang wajib Moms ketahui, baik itu tanda-tanda umum maupun tidak umum. Semoga bisa menjadi panduan untuk Moms yang ingin memastikan apakah Moms sudah memasuki fase kehamilan atau belum. Supaya lebih yakin, Moms juga bisa gunakan test pack atau alat tes kehamilan yang dijual di pasaran.

Saat nanti berada dalam masa kehamilan, pastikan Moms mempersiapkan semua kebutuhan bayi baru lahir termasuk popok bayi. Untuk urusan popok, Moms bisa memilih popok Merries Premium Tape New Born.

Tiga lapisan bersirkulasi udara pada popok Merries ini bisa membuat Si Kecil yang baru lahir nyaman sepanjang hari. Permukaannya yang bergelombang dan berdaya serap tinggi mampu membuat pipis dan kotoran lunak bisa terserap dengan baik sehingga kulit Si Kecil tetap kering.

Popok Merries ini cocok bagi orang tua baru karena dilengkapi perekat yang bisa dipasang dan dilepas dengan mudah, terutama oleh orang tua yang baru pertama kali memakaikan popok. Moms tidak perlu bingung kapan harus mengganti popok Merries ini karena popok Merries Premium Tape New Born dilengkapi alarm penanda pipis berwarna kuning yang akan berubah warna menjadi biru saat popok Merries ini sudah penuh. Popok Merries Premium Tape New Born bisa Moms pesan langsung disini!