Tahapan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini

Tahapan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini

Mengetahui tahapan perkembangan bayi dari segi motorik bisa membantu Moms dan Dads dalam memaksimalkan perkembangan Si Kecil. Utamanya saat ia masih berusia 0-12 bulan, serta perlu dikembangkan sisi motoriknya.

Tahapan perkembangan bayi dari segi motorik sendiri bisa dilihat dari bagaimana Si Kecil memakai ototnya saat melakukan hal-hal baru. Ada dua jenis tahapan perkembangan motorik yang dialami Si Kecil, yaitu perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus.

Perkembangan motorik kasar merupakan tahap perkembangan motorik dimana Si Kecil bisa mengembangkan otot-otot intinya. Semisal otot punggung, otot lengan, otot perut, dan otot kaki. Sementara itu, perkembangan motorik halus adalah tahapan dimana Si Kecil mulai bisa mengembangkan otot-otot kecil di tubuhnya. Misalnya saja otot pergelangan tangan dan jari-jemari. 

Masing-masing jenis tahap perkembangan motorik memiliki beberapa tahapan berdasarkan usia Si Kecil, mulai dari 0 sampai 12 bulan. Untuk lebih tahu detail tahapannya, Moms dan Dads bisa membaca uraian yang Merries sampaikan di bawah ini!

Tahapan Perkembangan Motorik Kasar (0 Sampai 12 Bulan)

Kita mulai dari tahap perkembangan motorik kasar dulu. Seperti yang disebutkan, Si Kecil akan mulai bisa menggerakkan otot-otot intinya saat masuk ke tahap perkembangan ini. Tentunya hal tersebut tak bisa berlangsung instan, karena Si Kecil mesti mengembangkannya sesuai rentang usianya.

0 Sampai 3 Bulan

Di tiga bulan pertama usianya, Si Kecil akan belajar untuk mengangkat kepala dan dadanya, terutama saat ia berada dalam posisi tengkurap. Si Kecil pun juga mulai bisa mengkoordinasikan penglihatannya saat berada di rentang usia ini.

3 Sampai 6 Bulan

Perkembangan motorik kasar Si Kecil mulai berkembang saat masuk di rentang usia ini. Hal itu bisa dilihat saat ia mulai bisa menggulingkan badannya dari posisi telentang ke arah samping. Bila perkembangannya kian baik, Si Kecil pun bahkan bisa telentang dan tengkurap sendiri.

Saat berada di rentang usia ini, Moms dan Dads bisa membantu Si Kecil dengan cara menarik kedua tangannya secara halus. Cara ini dilakukan jika Si Kecil hendak duduk.

6 Sampai 9 Bulan

Ini adalah momen yang cukup krusial bagi Si Kecil dan juga orangtua. Pasalnya, beberapa bagian otot Si Kecil mulai menguat. Mulai dari otot punggung, perut, hingga tangan dan kaki. Menguatnya otot-otot itu membuat Si Kecil bisa melakukan berbagai hal, seperti merangkak dan mengubah posisi dari tidur ke duduk. 

Khusus saat Si Kecil hendak duduk dari tidurnya, Moms dan Dads bisa sedikit membantunya dengan memegang kedua tangannya secara halus. Bantuan tersebut bisa diberikan saat Si Kecil baru pertama kali belajar mengubah posisi dari tidur ke duduk.

12 Bulan

Pada usia ini, motorik Si Kecil akan semakin kuat. Sejumlah hal pun mulai bisa ia lakukan. Mulai dari mengubah posisi dari tidur ke duduk secara mudah, sampai mendorong dan menarik mainan miliknya.

Si Kecil pun bisa diajari naik-turun tangga secara perlahan saat memasuki usia ini. Tentu dengan catatan Moms dan Dads harus selalu memegangi tangannya selama Si Kecil mempelajari hal tersebut.

Tahapan Perkembangan Motorik Halus (0 Sampai 12 Bulan)

Kita masuk tahap perkembangan motorik halus pada Si Kecil. Seperti halnya motorik kasar, motorik halus juga mengalami proses perkembangan secara bertahap berdasarkan usia si kecil. Adapun detailnya kurang lebih sebagai berikut:

0 Sampai 3 Bulan

Di tiga bulan pertama, beberapa kemampuan motorik halus Si Kecil akan muncul. Salah satunya adalah kemampuannya dalam mengayunkan atau memukul suatu benda. Si Kecil pun juga mulai bisa memasukkan tangannya ke mulut dan melihat tangannya sendiri bergerak saat berada di rentang usia ini.

3 Sampai 6 Bulan

Kalau di rentang usia ini, Si Kecil tak hanya sekadar mengayunkan atau memukul benda saja. Tetapi, juga bisa memindahkannya dari satu tempat ke lain tempat. Si Kecil pun juga mulai bisa memegang tangannya sendiri, serta memegang mainan yang ia punya.

6 Sampai 9 Bulan

Otot-otot jari akan mengalami perkembangan yang pesat saat Si Kecil memasuki usia 6 sampai 9 bulan. Hal itu bisa dilihat dari kemampuan Si Kecil dalam menggenggam benda-benda kecil, serta meremas berbagai benda bertekstur halus.

12 Bulan

Motorik halus Si Kecil akan semakin berkembang saat memasuki usia 12 bulan. Di usia ini, ia akan fasih dalam sejumlah hal dengan menggunakan otot-otot jarinya. Misalnya saja menggambar dengan memakai pensil, makan dengan memakai sendok, atau menyusun balok sendiri bisa ia lakukan.

Penutup

Mengetahui tahap perkembangan motorik bayi bisa membantu Moms dan Dads memaksimalkan sisi motorik saat Si Kecil bertumbuh. Tahap perkembangan motorik sendiri ada dua jenisnya, yakni motorik kasar dan halus. Tiap jenisnya dibagi lagi dalam berbagai tahapan berdasarkan rentang usia Si Kecil, mulai dari 0 sampai 12 bulan. Jika nanti perkembangan Si Kecil belum sesuai dengan yang ada di artikel ini, Moms tak usah khawatir, ya. Moms bisa konsultasikan langsung ke dokter anak terdekat guna menemukan solusinya.

Selain perkembangan motorik, kenyamanan Si Kecil saat beraktivitas pun patut diperhatikan, salah satunya popok yang Si Kecil kenakan Sebagai rekomendasi, Moms dan Dads bisa coba Merries Good Skin. Popok Merries ini punya lapisan permukaan yang lembut, sehingga nyaman pada kulit bayi, bahkan pada bayi berkulit sensitif sekalipun. Sirkulasi udaranya pun tinggi berkat adanya terowongan udara dan 3 lapisan bersirkulasi udara di dalamnya.

Popok Merries satu ini juga sudah teruji secara klinis oleh PERDOSKI. Bila Moms dan Dads ingin membelinya, silakan saja langsung klik di sini.