Si Kecil Demam? Ini Langkah Pertama yang Perlu Dilakukan

Merries Insight
07 June 2022
Kesehatan
Share
Si Kecil Demam? Ini Langkah Pertama yang Perlu Dilakukan

Demam pada Si Kecil tidaklah selalu membahayakan, bahkan beberapa kasus di antaranya bisa sembuh dalam beberapa hari. Demam sendiri merupakan reaksi tubuh Si Kecil dalam memerangi infeksi. Infeksi yang memicu demam bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit. Bisa juga disebabkan oleh efek imunisasi atau penyakit autoimun.

Walau bisa sembuh dalam beberapa hari, Moms harus melakukan langkah penanganan agar demam yang diderita tidak menjadi parah. Di bawah ini, ada serangkaian langkah pertama yang bisa Moms lakukan dalam menangani demam Si Kecil:

Langkah Pertama dalam Menangani Demam

1. Mengompres Beberapa Bagian Tubuh Si Kecil

Langkah pertama ini bisa membantu Moms menurunkan demam yang diderita Si Kecil. Untuk melakukannya, Moms bisa siapkan dulu kain yang direndam ke dalam air biasa atau air hangat selama 20-30 menit. Setelahnya, kompreskan kain itu ke dahi, perut, dada, au ketiak Si Kecil saat ia tidur. Ganti kompresnya bila kompresnya sudah mengering. Satu atau dua jam setelah mengompres Si Kecil, Moms harus mengecek suhu tubuhnya secara berkala.

2. Memberi Asupan ASI

Saat demam, tubuh Si Kecil akan mengeluarkan cairan melalui urin dan keringat. Cairan-cairan itu bisa membuat tubuh dehidrasi dan kehilangan energi. Agar energi Si Kecil bisa kembali terisi, Moms bisa memberikan Si Kecil asupan ASI sesering mungkin. Moms juga bisa memberikan Si Kecil MPASI, terutama jika ia sudah masuk usia 6 bulan atau sudah diizinkan menerima MPASI oleh dokter.

Untuk menghindari dehidrasi, Moms bisa memberikan asupan air putih kepada Si Kecil. Pastikan air yang diberikan berasal dari sumber air yang terlindungi, serta bebas dari zat-zat yang membahayakan tubuh Si Kecil.

3. Memandikan Si Kecil dengan Air Hangat

Walaupun Si Kecil terserang demam, Moms masih bisa memandikan Si Kecil. Asalkan, Moms memandikannya dengan menggunakan air hangat. Menggunakan air hangat bisa suhu tubuhnya turun. Berbanding terbalik dengan air dingin yang justru membuat suhu tubuh Si Kecil kian naik, serta membuatnya menggigil kedinginan.

4. Jangan Memakaikan Pakaian Tebal Kepada Si Kecil

Selama Si Kecil demam, mohon jangan memakaikan pakaian tebal kepada Si Kecil. Pakaian tersebut bisa panas dalam tubuh Si Kecil sulit keluar, sehingga demamnya tidak kunjung mereda. 

Sebagai gantinya, Moms bisa pakaikan pakaian yang agak tipis, nyaman, dan bisa menyerap keringat. Jika Si Kecil tidur, Moms bisa menutupi tubuhnya dengan selimut tipis.

5. Jaga Suhu Kamar Agar tetap Sejuk dan Nyaman

Saat Si Kecil beristirahat di kamar, pastikan suhunya tetap sejuk dan nyaman,. Moms bisa menggunakan AC atau kipas angin supaya suhunya tetap sejuk. Namun, dengan catatan suhunya tidak terlalu dingin, serta kecepatan kipasnya tidak terlalu kencang. Pastikan juga AC atau kipas anginnya tidak menghadap langsung ke Si Kecil supaya ia tidak kedinginan.

Tanda-Tanda Si Kecil Menderita Demam Parah

Jika Moms sudah melakukan cara-cara di atas namun demam tidak kunjung mereda setelah 2 hari, bisa jadi demam tersebut sudah parah. Biasanya, demam parah yang diderita Si Kecil akan disertai tanda-tanda berikut:

  • Si Kecil mulai sering diare dan muntah-muntah.
  • Bibir Si Kecil mulai mengering.
  • Si Kecil mulai sering menangis tanpa keluar air mata, serta tidak mau menyusui ataupun menyantap MPASI.
  • Jarang buang air kecil.
  • Si Kecil mengalami kejang atau bahkan pingsan.
  • Sering mengantuk dan tubuhnya terlihat lemas.
  • Mengalami sesak napas dan sakit kepala yang cukup berat.
  • Kulitnya terlihat pucat atau bahkan kebiruan.

Segera bawa Si Kecil ke dokter, jika salah satu atau beberapa tanda di atas dialami oleh Si Kecil.

Hal-Hal yang Harus Dihindari Saat Menangani Demam Si Kecil

Ada beberapa hal yang harus dihindari saat menangani demam Si Kecil supaya demamnya mereda. Beberapa hal itu adalah:

  • Tidak membawa Si Kecil saat demamnya sudah parah atau demamnya diderita oleh bayi baru lahir.
  • Memberikan obat penurun panas tanpa seizin dokter.
  • Memberi obat penurun panas khusus orang dewasa kepada Si Kecil.
  • Memakai alkohol atau es untuk meredakan demam Si kecil.
  • Memakaikan pakaian yang terlalu tebal atau berlapis-lapis kepada Si Kecil.

Penutup

Walaupun bisa mereda seiring waktu, Moms harus melakukan sejumlah langkah pertama dalam menangani demam. Hal itu dilakukan agar demam Si Kecil tidak semakin parah atau bahkan memicu penyakit lainnya.

Selama menangani demam Si Kecil, Moms jangan sampai lupa untuk memenuhi segala kebutuhan Si Kecil, termasuk popok. Kebetulan, sekarang banyak promo popok bayi dari berbagai macam produk.

Saat mendapatkan promo popok bayi dari berbagai produk, Moms harus memilih produk popok yang nyaman sekaligus higienis. Salah satu contohnya tentu saja merries Skin Protection.

Popok Merries ini merupakan popok pertama di Indonesia yang memiliki lapisan antibakteri dan ekstrak natural daun teh di dalamnya, sehingga popok menjadi higienis sekaligus melindungi kulit Si Kecil dari iritasi, ruam, dan bakteri.

 

Semua lapisan permukaannya telah dilengkapi sirkulasi udara yang membuat kulit Si Kecil bebas bernapas, serta membuat popoknya nyaman dipakai. Lapisan dalam popoknya lembut dan dilengkapi 3 jalur penyerapan yang membuat cairan pipis dapat tersebar rata. Popok Merries yang nyaman dan higienis ini bisa Moms pesan di sini.