Penyebab dan Cara Mengatasi Iritasi Kulit Bayi

Merries Insight
Kesehatan
Share
Penyebab dan Cara Mengatasi Iritasi Kulit Bayi

Mengatasi iritasi kulit bayi adalah salah satu hal yang mesti diketahui, terutama bila Moms punya bayi yang masih pakai popok. Iritasi sendiri lazim menimpa bagian kulit bayi yang tertutupi popok.

Ciri khas gejala tersebut adalah memerahnya warna kulit yang tertutupi popok. Kalau dibiarkan, gejala tersebut akan menimbulkan lecet dan rasa gatal yang susah dihilangkan. Oleh karena itulah kenapa Moms harus tahu bagaimana cara mengatasi iritasi.

Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi iritasi kulit bayi, Moms mesti tahu dulu apa saja penyebab dari iritasi itu sendiri. Untuk membantu Moms mengetahui hal tersebut, Merries akan sajikan informasi soal apa saja yang jadi penyebab iritasi pada kulit bayi yang bisa dibaca di bawah ini!

Penyebab Iritasi Pada Kulit Bay

Salah satu penyebab utama iritasi pada kulit bayi adalah ketidakcocokan kulit Si Kecil terhadap suatu produk popok atau karena terlalu lama memakai popok sekali pakai. Tak hanya popok, iritasi juga bisa disebabkan oleh produk-produk perawatan yang tak cocok dengan kulit Si Kecil, seperti sabun, sampo, dan lotion.

Bila Moms sering mencuci pakaian Si Kecil dengan deterjen atau pewangi, sebaiknya Moms harus menguranginya. Pasalnya, kedua benda tersebut rupanya juga masuk ke dalam penyebab munculnya iritasi. Masih ada faktor-faktor lainnya yang bisa menimbulkan iritasi, mulai dari cuaca panas hingga penyakit eksim pada Si Kecil.

Bila penyebabnya adalah popok, maka iritasi akan menyerang bagian kulit yang tertutupi popok, seperti kemaluan, selangkangan, dan bokong. Sementara itu, iritasi yang disebabkan produk perawatan atau cuaca panas biasanya akan mengenai bagian kulit leher, lengan atas, kepala, dan lengan.

Adapun jika ditimbulkan oleh eksim, maka bagian pipi, lipatan siku dan lipatan ketiak menjadi bagian yang rentan terserang iritasi. Apa pun penyebab dan bagian kulit yang terkena, iritasi selalu punya ciri khas, yaitu kulit yang memerah dan menimbulkan gatal.

Pada kasus tertentu, iritasi biasanya akan membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Bila dibiarkan, hal tersebut akan membuat Si Kecil merasa tidak nyaman dan menangis.

Cara Mengatasi Iritasi Pada Kulit Bayi

Setelah tahu apa saja penyebabnya, kini kita langsung masuk ke bagaimana cara mengatasinya. Berdasarkan penyebabnya, iritasi bisa diatasi dengan melakukan cara-cara berikut ini:

Hindari Pemakaian Produk yang Menyebabkan Iritasi

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah menghindari apa saja yang menyebabkan iritasi, mulai dari produk perawatan kulit Si Kecil, sampai detergen dan pewangi yang digunakan untuk mencuci pakaian Si Kecil. Jangan pula terburu-buru memberi Si Kecil obat-obat tradisional saat terkena iritasi. Sebab, obat-obat itu belum tentu ampuh mengatasi iritasi pada Si Kecil. Malahan, bisa saja membuat iritasinya makin parah.

Konsultasikan ke Dokter

Alih-alih memberinya obat-obatan tradisional, lebih baik Moms konsultasikan masalah kulit Si Kecil ke dokter. Di sana, Si Kecil akan ditangani berdasarkan tingkat keparahan iritasi yang ia alami, serta melakukan perawatan yang tepat. Pada iritasi yang tergolong ringan, biasanya dokter akan memberikan lotion atau krim sesuai dengan dosis yang ditentukan.

Jika iritasi memunculkan peradangan yang hebat, dokter akan memberikan obat lain berupa pelembab kulit bayi. Obat tersebut wajib dipakai secara rutin guna menghilangkan peradangan tersebut.

Ganti Popok Si Kecil dengan Popok yang Lebih Aman

Khusus untuk iritasi yang disebabkan oleh popok, Moms harus segera mengganti popoknya dengan yang lebih aman. Pilihlah popok yang bebas dari bahan-bahan penyebab iritasi, seperti pewangi dan zat kimia lainnya.

Pilih pula popok yang sirkulasi udaranya baik, agar kulit Si Kecil bebas bernapas. Salah satu contoh popok dengan sirkulasi udara yang baik adalah Merries Premium Pants. Terowongan udara pada bagian pinggang popok, mampu melepas udara dan kelembaban. Selain itu, karet pinggang Merries Premium Pants pun bisa diregangkan hingga 2,5 kali. 

Terdapat pula fitur alarm penanda pipis yang bisa membantu Moms untuk tahu kapan harus mengganti popoknya. Alarm ini sendiri bentuknya adalah dua garis strip kuning yang berubah menjadi biru saat popok sudah dipenuhi pipis Si Kecil.

Selain aman, Merries Premium Pants menjadi popok No.1 yang direkomendasikan Ibu di Jepang. Selain itu juga nyaman berkat tekstur permukaan popoknya yang lembut, serta bentuk popoknya yang bisa pas di pinggang dan selangkangan. Bukan itu saja Merries Premium Pants juga memiliki keunggulan utama dengan adanya roll up tape untuk membungkus popok Si Kecil ketika akan dibuang.

Tak hanya melakoni sejumlah cara mengatasi iritasi yang Merries sebutkan di atas, Moms juga wajib melakukan pencegahan dini supaya Si Kecil tak mudah kena iritasi. Adapun beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah:

  • Memperhatikan pakaian atau produk perawatan yang dipakai Si Kecil , di mana sebisa mungkin semua barang itu mesti cocok dengan kondisi kulit, serta bebas dari bahan pemicu iritasi.
  • Mengganti popok secara berkala, rekomendasi Merries gantilah popok tiap 3 sampai 4 jam sekali. 
  • Memastikan agar lingkungan tempat Si Kecil tinggal tergolong sejuk, mengingat salah satu penyebab iritasi adalah cuaca atau suhu panas berlebih.

Demikianlah informasi soal penyebab dan cara mengatasi iritasi pada kulit bayi dari Merries. Semoga bermanfaat!