Kenali Tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan Si Kecil dari Bermain

Merries Insight
06 November 2020
Kesehatan
Share
Kenali Tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan Si Kecil dari Bermain

Pertumbuhan dan perkembangan Si kecil bisa juga terlihat dari interaksi yang terbangun selama ini. Mulai dari cara dia merespon perkataan Moms, memanfaatkan mainan yang diberikan dan bentuk reaksi lainnya. Salah satu cara termudah untuk melihat tumbuh kembang Si Kecil adalah saat dia sudah bisa memanfaatkan benda yang ada disekitarnya untuk memperlancar aktivitas. 

Ketika Si Kecil sudah semakin lancar menggunakan barang di sekitarnya, berarti kemampuan kognitif si Kecil mulai terbangun. Kemampuan logikanya juga mulai bertumbuh, Dengan memperhatikan hal kecil seperti itu, Moms bisa menentukan langkah apa yang harus dilakukan untuk mendukung tumbuh kembangnya kelak. 

Membincang pengertian tumbuh kembang bayi, banyak Moms yang masih belum memahami tahapan “masa tumbuh” dan “masa kembang”. Masa tumbuh sendiri adalah masa yang terlihat dari perubahan fisik Si Kecil. Seperti mulai tumbuh gigi, mulai lebat rambutnya, bertambah berat badannya dan perubahan fisik lainnya yang terlihat seiring dengan bertambahnya usia Si Kecil.

Sedangkan masa kembang adalah masa di mana kemampuan struktur dan juga fungsi tubuh Si Kecil terus bertambah. Hal itu terlihat dari cara dia berguling, merangkak, berjalan dan berlari. Selain itu, masih banyak lagi indikator tahap kembang bayi yang bisa Moms lihat. Salah satunya adalah saat Si Kecil merespon mainan yang diberikan. 

Perlu diingat, bahwa Si Kecil memiliki masa periode emas saat dia berada pada masa balita alias bawah lima tahun. Pada periode tersebut, Moms bisa memberikan banyak stimulus untuk mendorong tumbuh kembangnya berjalan lebih baik.

Mulai dari sering mengajaknya berbicara atau memberikan mainan sensory play hingga mengajaknya ke lingkungan yang benar-benar baru untuk kemudian diperkenalkan pada Si Kecil. Dengan begitu, moms bisa melihat jelas, bagaimana perkembangannya selama ini. 

Mulai dari kemampuan berbahasa, kemampuan kognitif hingga kemampuan indera yang dimiliki oleh tubuhnya. Nah berikut merupakan cara untuk melihat tumbuh kembang bayi dengan cara bermain. 

1. Si Kecil mulai menggenggam ibu jari

Tahap ini biasanya berada pada usia usia 1 bulan. Dalam usia tersebut Moms bisa memberikan finger puppet atau boneka jari, lalu lihat bagaimana cara Si Kecil menggenggam ibu jari Moms. 

Usia 1 bulan, indera yang dimiliki Si Kecil belum berkembang secara sempurna. Dia akan lebih banyak mengisi waktunya dengan tidur. Karena saat tidur metabolisme dan perkembangan organ tubuhnya bekerja.

Sehingga, tidur Si Kecil masuk ke dalam proses tumbuh kembang bayi yang optimal. Disini moms juga harus memperhatikan penggunaan popok yang benar. 

Karena salah-salah, tidur Si Kecil malah akan terganggu dan ujungnya adalah perkembangan kecerdasannya juga berpotensi terganggu. Usia 1 bulan, Si Kecil hanya bisa berkomunikasi lewat tangisan dan senyuman. 

Saat dia lapar atau haus, maka Si Kecil akan menangis sebagai bentuk komunikasi bahwa dia membutuhkan makanan, yaitu Air Susu Ibu (ASI). Selain itu, ketika Si Kecil tidak nyaman karena popoknya terlalu kecil, dia juga mungkin menangis.

Gunakan popok Merries untuk Newborn, popok yang didesain khusus untuk ukuran bayi baru lahir dengan perekat yang bisa dilepas pasang, tekstur Merries yang ekstra lembut akan membuat Si Kecil selalu nyaman saat sedang tumbuh dan berkembang. 

Popok Merries jenis tape memiliki 3 lapisan bersirkulasi udara, dimana pada lapisan pertama merupakan bantalan popok lembut bersirkulasi yang membuat udara bebas mengalir melalui permukaan bergelombang. 

Kemudian di lapisan kedua yang merupakan lapisan penyerap, berfungsi untuk menyerap cairan dengan baik dan bebas pengap. Nah di lapisan ketiga yang merupakan lapisan terluar mampu melepas dan tidak menyimpan kelembaban. 

2. Aku sudah mulai menendang

Saat Si Kecil usianya bertambah, tepatnya di masa 2 bulan, dia akan mulai merespon suara-suara, entah itu musik ataupun senandung Moms dan Dads dengan menggerak-gerakkan kaki. Hal itu merupakan tanda bahwa perkembangan indera pendengaran Si Kecil mengalami perkembangan. 

Responnya bisa jadi terlihat seperti menendang-nendang atau menggerak-gerakkan kaki, sebagai bentuk Si Kecil mendengar dan menikmati senandung atau musik yang didengarnya. selain itu, kemampuan motorik lainnya juga akan terlihat dari lehernya yang mulai kuat menopang kepala selama beberapa detik.

Untuk kemampuan berbahasa, Si Kecil akan menjadi lebih ekspresif sebagai tanda bahwa suasana hatinya sedang sedih, bahagia atau tidak nyaman karena popoknya basah. 

Jika Si Kecil mulai memperlihatkan ekspresi yang berbeda dari biasanya, coba Moms cek kondisi popoknya, basah atau kering. Moms bisa menggunakan Popok Merries yang memiliki alarm penanda pipis di mana garis berwarna kuning secara bertahap berubah menjadi biru ketika popok terkena cairan. Ketika garis ini sudah sepenuhnya biru, berarti bagian dalam popok sudah terkena cairan.  Jadi Si Kecil bisa  fokus pada perkembangannya ketimbang gelisah menghadapi rasa tidak nyaman karena popok yang sudah penuh.

3. Sudah bisa mengangkat kepala sendiri

Usia 3 bulan, Si Kecil akan mampu mengangkat kepalanya sendiri tanpa harus ditopang oleh tangan Moms dan Dads. Selain itu, dia juga  akan lebih sering terlihat tersenyum dan memperhatikan benda yang ada di sekitarnya, 

Teruslah mengajak berbicara Si Kecil, saat sedang menyusui, saat memandikannya atau ketika memasangkan popok barunya karena di usianya yang sudah mencapai 3 bulan, kemampuan otak Si Kecil masih terus berkembang, teruslah ajak bicara hingga nanti Moms akan kaget sendiri ketika Si Kecil sudah bisa mengucapkan “mama”.

Pada usia 3 bulan, Si Kecil sudah bisa menggunakan popok jenis celana karena ia sudah semakin aktif. Dengan begitu, dia juga akan lebih bebas bergerak dan beraktivitas. Gunakan Popok Merries yang memiliki daya serap tinggi, sehingga permukaan popok Si Kecil dapat terjaga tetap kering. 

Si Kecil dapat terhindar dari potensi ruam popok atau bentuk iritasi kulit lainnya. Hal ini perlu diperhatikan, karena di usia ini, perkembangan dan pembelajaran akan terus terjadi dalam kehidupan Si Kecil. Jangan sampai kemampuannya terhambat lantaran bayi merasa tidak nyaman karena ruam popok.  

Jika Si Kecil belum bisa mengangkat kepalanya atau tidak tersenyum, ada baiknya Moms sekalian melakukan konsultasi kepada dokter anak. 

4. Tangan mulai bisa menopang

Usia 4 sampai bulan, kemampuan motorik Si Kecil akan terlihat dengan tangannya yang sudah bisa menopang posisinya saat sedang tengkurap sambil mengangkat kepala, berguling dan juga merangkak ke depan. 

Hal itu dikarenakan otot tangannya yang sudah mulai kuat, sehingga Si Kecil sudah bisa merangkak ke depan atau memindahkan barang dari sisi kanan ke kiri atau sebaliknya. 

5. Sudah bisa duduk

Saat usianya menginjak 7 hingga 12 bulan, Si Kecil sudah mulai duduk tanpa mandiri dan dia juga akan mulai belajar berdiri dan berjalan. Dia juga semakin piawai menunjukkan apa yang diinginkan dengan membawa botol minumnya misal ketika merasa haus. Untuk menopang aktivitas yang mulai padat dan beragam, gunakan Popok Merries tipe celana. Hal itu perlu agar Si Kecil semakin lincah dan nyaman dengan popok model celana. Selain itu, terdapat terowongan udara ekstra lebar yang berada di karet pinggang popok celana Merries agar sirkulasi udara yang masuk dari luar popok bisa berputar dengan lancar. Sehingga kulit halus Si Kecil akan terhindar dari rasa lembap yang menyebabkan ruam popok. Popok Merries yang cepat menyerap cairan juga dapat membantu Moms mengantisipasi perubahan frekuensi dan tekstur kotoran lunak Si Kecil karena sudah mulai dikenalkan dengan MPASI.