Jangan Panik Saat Anak Pilek, Begini Cara Alami Menyembuhkannya

Merries Insight
10 Desember 2021
Kesehatan
Share
Jangan Panik Saat Anak Pilek, Begini Cara Alami Menyembuhkannya

Pilek menjadi salah satu penyakit yang mudah menyerang si Kecil. Ketika bayi pilek akan mengeluarkan lendir dan terkadang disertai dengan hidung tersumbat sehingga sulit bernapas. Hal ini dikarenakan adanya cairan berlebih sehingga jaringan dekat pembuluh darah mengalami pembengkakan.

Tentunya hal ini sangat mengganggu dan menyebabkan si Kecil mudah rewel. Sebelum memutuskan memberikan obat sebaiknya Moms gunakan cara alami untuk menyembuhkan pilek si Kecil. Menurut American Academy of Pediatrics, anak yang masih berusia dibawah 4 tahun sebaiknya jangan diberikan obat yang dijual bebas di pasaran.

 

Cara Alami Mengobati Pilek Bayi

Saat si Kecil mengalami pilek dan hidung tersumbat ia akan kesulitan untuk bernapas. Hal ini tentu mengganggu aktivitas si Kecil dan juga membuatnya sulit tidur. Berikut ini cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi secara alami yang dapat Moms lakukan .

Mengatur Posisi Tidur

Saat si Kecil tidur posisikan kepalanya agak lebih tinggi. Berikan bantal tambahan di bawah kepala si Kecil agar lebih tinggi. Cara ini akan membantunya bernapas lebih baik saat hidung tersumbat.

Berendam Air Hangat

Mandikan si Kecil atau ajak ia berendam di air hangat. Uap dari air suhu yang hangat akan melewati rongga hidung dan paru-paru sehingga membantu mengencerkan lendir.

Gunakan air hangat bersuhu 37-38 derajat Celcius atau suhu hangat yang mampu si Kecil terima. Biarkan berendam dengan waktu sekitar 10-15 menit dan basahi dari kepala hingga kaki. 

Memandikan air hangat juga bisa membuat tubuhnya lebih rileks, sehingga tidurnya lebih nyenyak.

Menghirup Aroma Terapi

Moms bisa menggunakan minyak esensial dan humidifier untuk meringankan hidung tersumbat si Kecil. Gunakan aroma yang menenangkan seperti lavender agar tidurnya lebih nyenyak.

Moms juga bisa menggunakan minyak esensial yang berasal dari tumbuhan rempah yang menghangatkan seperti jahe, thyme, dan kayu manis. Menggunakan minyak esensial beraroma pedas seperti peppermint dan eucalyptus juga bisa membantu melegakan pernapasannya. Udara lembab yang dikeluarkan dari humidifier juga akan membantu mengeluarkan lendir.

Namun, ada baiknya Moms memilih minyak esensial yang 100 persen murni, agar lebih aman untuk si Kecil. Pastikan pemakaian minyak esensial pada bayi yang berusia minimal 3 bulan, karena organ bayi yang baru lahir belum berkembang secara sempurna.

Konsumsi Makanan Bergizi

Mengonsumsi makanan bergizi penting untuk mendukung proses penyembuhannya.  Konsumsi sayur dan buah yang kaya akan vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya seperti jeruk, apel, kiwi, dan lainnya.

Moms bisa memberikan sup dengan kaldu ayam yang berisi sayur-sayuran. Sajikan sup saat hangat, makanan hangat dapat membantu mengencerkan lendir dan melegakan hidung tersumbat.

Jaga si Kecil agar selalu terhidrasi dengan memberikan cukup minum atau berikan cairan berelektrolit seperti air kelapa.

Gunakan Bawang Putih

Bawang putih bisa menjadi obat pilek untuk bayi yang ampuh. Gunakan 2 siung bawang putih yang dipanggang hingga kering, lalu setelah dingin masukan ke dalam kantong kain. Biarkan si Kecil menghirup aroma yang dikeluarkan dari bawang putih.

Cara ini dapat meredakan hidung tersumbat saat pilek. Moms juga bisa mengoleskan kantong kain pada telapak kaki agar hasilnya lebih optimal.

Berikan ASI

Susui si Kecil dengan ASI sesering mungkin. Cara ini merupakan cara paling alami dan terbaik yang bisa dilakukan. Kandungan gizi ASI sangat luar biasa untuk kesehatan si Kecil. Kandungan ASI yang dihasilkan saat si Kecil sedang sakit akan menyesuaikan dengan kondisi kesehatannya. Sehingga ASI bisa mempercepat proses penyembuhan si Kecil saat sakit.

Memberi Madu

Madu dipercaya dapat membantu mengobati bayi pilek karena sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh. Berikan madu sekitar 1 sendok makan setiap hari.

Madu hanya boleh diberikan pada anak di atas 1 tahun saja. Hal ini karena anak dibawah 1 tahun berisiko terinfeksi bakteri clostridium botulinum yang mungkin terdapat pada madu.

Menggunakan Batang Kunyit

Batang kunyit yang dibakar kering hingga halus dan ditambahkan air dapat menjadi obat pilek alami. Oleskan pada pangkal hidung untuk meredakan pilek si Kecil. Kunyit memiliki sifat anti virus dan anti bakteri sehingga baik untuk membantu mengobati pilek.

 

Menggunakan Penyedot Ingus

Ketika si Kecil pilek, ia akan kesulitan mengeluarkan ingusnya sendiri. Masih ada orang-orang yang menyedot ingus bayi dengan mulut secara langsung untuk membantu mengeluarkan ingus si Kecil.

Cara ini tidak boleh dilakukan karena sangat berbahaya untuk kesehatan si Kecil. Air liur dari mulut bisa saja mengandung virus dan bakteri yang bisa membahayakan si Kecil. Sebaiknya Moms menggunakan alat penyedot ingus bayi yang higienis.

Berikut ini alat yang bisa digunakan untuk menyedot ingus dengan aman:

Bulb Syringe

Alat ini terbuat dari karet dengan bagian tabung yang berlubang di ujungnya dan bagian lainnya berbentuk seperti bohlam. Cara pakainya dengan memencet bagian karet berbentuk bohlam, lalu masukan bagian yang berbentuk tabung ke dalam hidung si Kecil. Selanjutnya lepaskan pencetan karet sehingga lendir si Kecil akan tersedot.

Nasal Aspirator

Cara kerja alat ini sama seperti menyedot ingus cara tradisional. Hanya saja ada bantuan selang sebagai perantara, sehingga mulut tidak menempel pada hidung si Kecil.

Sebaiknya tidak menggunakan alat ini lebih dari 3-4 kali sehari karena dapat membuat kulit bagian hidung si Kecil iritasi. Jangan lupa selalu dibersihkan setelah selesai digunakan.

Nasal Spray

Nasal spray adalah semprotan hidung berbentuk cairan yang akan membantu mengencerkan ingus yang terlalu kental. Moms dapat membeli nasal spray di apotek atau membuatnya sendiri. Cara membuatnya dengan mencampur 1 cangkir air hangat dengan ¼ sendok teh garam.

Semprot nasal spray atau cairan garam sebanyak 1-2 tetes di setiap lubang hidung si Kecil secara bergantian. Kemudian balikan tubuh si Kecil agar lendir turun dengan sendirinya.

 

Kondisi yang Harus Diwaspadai

Meskipun umum dialami oleh bayi, tetapi pilek juga bisa menjadi gejala penyakit lain yang lebih serius. Apabila Moms menemukan gejala lainnya seperti di bawah ini, maka segera konsultasikan dengan dokter.

  • Disertai batuk dan demam lebih dari 39 derajat celcius
  • Demam lebih dari 3 hari
  • Sesak atau napas berat hingga mengeluarkan bunyi
  • Pilek tak kunjung membaik setelah 7-10 hari
  • Si Kecil sering menangis sambil menggosok dan menarik telinga

Segera konsultasikan kondisi si Kecil kepada dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Saat si Kecil sedang pilek, ia akan mudah menangis karena merasa tidak nyaman. Moms perlu memperhatikan kenyamanannya mulai dari pakaian, posisi tidur, hingga popok. Gunakan popok berbahan lembut yang akan membuat si Kecil nyaman, seperti popok Merries.

Popok Merries memiliki permukaan halus dan terdapat 3 lapisan bersirkulasi udara sehingga kulit si Kecil akan terasa nyaman. Dapat menyerap cairan dengan baik dan memiliki daya tampung yang banyak. Kulit si Kecil dapat terhindar dari iritasi dan ruam popok. Gunakan popok Merries untuk menjaga kenyamanan si Kecil saat sakit maupun saat beraktivitas setiap hari. Ceriakan si Kecil dengan popok Merries!