Cara Aman Imunisasi Bayi dan Anak saat Pandemi

Merries Insight
Kesehatan
Share
Cara Aman Imunisasi Bayi dan Anak saat Pandemi

Walau masih dalam masa pandemi, imunisasi bayi mesti tetap dilakukan guna memperkuat imun Si Kecil. Hal itu tentunya mesti dilakukan secara aman sesuai protokol kesehatan yang berlaku saat ini.

Mungkin Moms khawatir memberikan Si Kecil imunisasi di tengah kondisi pandemi seperti sekarang, karena takut bikin imun Si Kecil melemah. Namun, jangan salah, imunisasi bayi justru bisa memperkuat imun Si Kecil dari berbagai virus. Tak hanya bagi Si Kecil yang masih sehat, imunisasi juga berlaku bagi Si Kecil yang pernah positif Covid-19. Dengan catatan, Si Kecil mesti mengikuti prosedur tertentu yang akan Merries jelaskan nanti.

Jika Moms mau mengimunisasikan Si Kecil, Moms bisa gunakan cara-cara aman yang akan Merries kasih di artikel ini. Adapun cara-cara itu bisa Moms baca di bawah ini!

Cara Aman Melakukan Imunisasi untuk Si Kecil di Masa Pandemi

1. Ketahui Jenis Vaksin yang Tersedia Beserta Jadwalnya

Sebelum Moms membawa Si Kecil untuk melakukan imunisasi, Moms harus tahu dulu apa saja vaksin yang disediakan, serta kapan jadwal imunisasi dilaksanakan. Mengetahui jenis vaksin yang ada bisa membantu Moms mengetahui jenis vaksin apa yang dibutuhkan Si Kecil berdasarkan usianya saat ini.

Untuk jenis vaksin, jenis-jenisnya tergolong banyak. Namun, tujuh diantaranya yang tergolong jenis imunisasi dasar adalah:

  • Vaksin Hepatitis B 0 + OPV 0 untuk bayi berusia 0 bulan.
  • Vaksin BCG untuk bayi yang memasuki usia 1 bulan.
  • Vaksin Pentavalen 1 (vaksin DPT + Hepatitis B + Hib) + OPV 1 untuk bayi yang sudah memasuki usia 2 bulan.
  • Vaksin Pentavalen 2 + OPV 2 untuk bayi berusia 3 bulan.
  • Vaksin Pentavalen 3 + OPV 3 + IPV untuk bayi berusia 4 bulan.
  • Vaksin MR 1 atau vaksin campak untuk bayi berusia 9 bulan.
  • Vaksin Pentavalen 4 + OPV4 + MR 2 untuk bayi berusia 18 bulan.

Untuk Jadwal, Moms bisa melihatnya langsung di pelayanan kesehatan terdekat atau bisa mengaksesnya langsung di situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Biasanya, jadwal yang diberikan akan berbentuk seperti ini:

Sumber: https://www.idai.or.id/tentang-idai/pernyataan-idai/jadwal-imunisasi-idai-2020

2. Buat Janji dengan Pihak Layanan Kesehatan

Setelah tahu jadwal pemberian imunisasi, Moms harus segera melakukan janji kepada pihak layanan kesehatan terdekat. Sebab, di masa pandemi, jadwal imunisasi cenderung dibatasi berdasarkan kuota tertentu.

Buatlah janji sehari sebelum jadwal imunisasi yang ditentukan. Kalau sudah, Moms bisa datang langsung ke tempat penyedia imunisasi bersama Si Kecil. Sebelum melakukannya, Moms wajib mengikuti beberapa prosedur, yaitu:

  • Pastikan Moms memakai masker dan melakukan social distancing di tempat imunisasi digelar.
  • Berdasarkan rekomendasi IDAI, untuk Si Kecil yang masih di bawah umur 2 tahun disarankan tidak perlu memakai masker karena akan sulit bernapas.
  • Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Baik sebelum maupun setelah melakukan imunisasi.
  • Pastikan Si Kecil hanya diantar oleh Moms seorang tanpa pengantar lainnya. Sebab, bayi yang diimunisasi selama pandemi hanya boleh diantar oleh satu orang saja, entah ibu, ayah, atau anggota keluarga lainnya.

Bila Moms ingin menjalani proses imunisasi tanpa ingin berinteraksi dengan peserta imunisasi lainnya, Moms bisa menggunakan layanan Lantatur (layanan tanpa turun). Layanan tersebut bisa Moms akses dengan memakai aplikasi khusus penyedia layanan kesehatan.

Di aplikasi itu, Moms harus membuat janji H-1 sebelum imunisasi dengan pelayanan kesehatan terdekat. Keesokan harinya, Moms dan Si Kecil bisa datang langsung ke tempat tersebut dengan mobil pribadi. Nantinya, pihak dokter atau petugas kesehatan akan memberikan imunisasinya langsung ke Si Kecil yang ada di dalam mobil Moms.

Selain Lantatur, Moms juga bisa melakukan imunisasi dengan metode home care vaccine. Metode ini cocok untuk Moms dan Si Kecil yang tak bisa atau enggan keluar rumah, namun ingin imunisasi. 

3. Tunggu Sampai Si Kecil Sembuh dari Covid-19

Kala Si Kecil pernah mengidap Covid-19, jangan lantas membawanya ke tempat imunisasi. Moms mesti menunggu Si Kecil sembuh dulu. 3 bulan setelah dinyatakan sembuh, Moms baru boleh membawa Si Kecil untuk imunisasi. Jangan lupa, tetap memakai masker dan ikuti protokol kesehatan berlaku. Selepas imunisasi pertama, Moms bisa membawa Si Kecil untuk imunisasi rutin setiap sebulan sekali.

Selain mematuhi protokol kesehatan yang ada, Moms juga mesti memastikan popok Si Kecil nyaman dipakai. Dengan memakai popok yang nyaman, Si Kecil dijamin tidak rewel saat menjalani proses imunisasi.

Sebagai rekomendasi, Moms bisa coba kenakan popok Merries Skin Protection ke Si Kecil. Popok ini nyaman dipakai karena berbagai kelebihan di dalamnya. Mulai dari sirkulasi udaranya yang baik, tekstur permukaan popoknya yang lembut, sampai kemampuannya dalam menyerap pipis dalam jumlah banyak.

Popok ini pun juga dilengkapi perlindungan ekstrak natural daun teh yang membuat kulit Si Kecil terlindungi dan higienis. Popok ini bisa Moms dapatkan dengan memesannya langsung di sini.

Penutup

Walau sekarang masih masa pandemi, Si Kecil tetap wajib menjalankan imunisasi. Terlepas apakah Si Kecil masih sehat maupun pernah positif Covid-19. Imunisasi sendiri bisa menguatkan imun Si Kecil, sehingga ia pun bisa lebih kebal terhadap virus.

Agar imunisasi berjalan lancar, Moms dan Si Kecil mesti melakukannya dengan cara-cara yang aman. Adapun cara-cara itu sudah Merries sebutkan satu per satu di artikel ini. Mudah-mudahan bisa membantu Moms dan Si Kecil saat nanti menjalani imunisasi.

Sekian artikel Merries kali ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya dan tetap jaga kesehatan Moms dan Si Kecil, ya!