Anak 3 Tahun Boleh Menggendong Bayi?

Merries Insight
08 Februari 2015
Kesehatan
Share
Anak 3 Tahun Boleh Menggendong Bayi?

Ketika anak 3 tahun memiliki adik bayi, Moms tentu ingin agar sang kakak menyayangi adik barunya dengan sepenuh hati. Ketika sang kakak sudah mau menerima adiknya, ia biasanya ingin selalu dekat–dekat dengan adiknya termasuk mencium, mengajak adik bermain, dan juga menemani sang adik. Ketika Moms menggendong adik, tidak jarang sang kakak yang masih berusia 3 tahun pun ingin mencoba menggendong adik. Namun mengingat usianya yang baru 3 tahun, Moms tentu tidak akan membiarkan si kakak langsung menggendong adik tetapi juga tidak lantas melarangnya. Apalagi postur anak yang masih kecil juga belum mampu menopang sang adik. Selain itu adiknya yang masih kecil juga tubuhnya masih rentan. Untuk itu, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Moms lakukan agar kakak tetap dapat menggendong adiknya tetapi dengan cara yang aman

Cuci Tangan Lebih Dulu

Anak usia 3 tahun kadang masih belum bisa bertanggung jawab terhadap kebersihan dirinya sendiri. Tangannya yang digunakan untuk menyentuh berbagai benda tentu penuh dengan kuman dan bakteri yang dapat berpindah ke adik saat ia menyentuhnya. Untuk mencegah hal tersebut, mintalah kakak untuk mencuci tangannya terlebih dahulu menggunakan sabun sampai bersih setiap kali ia ingin menyentuh adiknya, termasuk saat ingin menggendong

Menggendong di Pangkuan

Mintalah kakak duduk di atas tempat tidur. Kemudian letakkan adik di atas pangkuan kakak. Moms dapat memposisikan tangan kakak untuk menopang adiknya dengan aman dan benar. Jadi pada dasarnya menggendong yang dimaksud di sini adalah sebatas memangku bayi di atas tempat tidur bukan menggendongnya sambil berjalan–jalan layaknya orang dewasa

Selalu Diawasi

Meskipun kakak menggendong bayi hanya di atas tempat tidur, namun tidak berarti Moms dapat meninggalkan mereka berdua sendirian. Anak usia 3 tahun masih cenderung ceroboh dan belum mengetahui akibat dari tindakannya. Apalagi adik yang dia pegang juga masih lemah dan tidak dapat melakukan apa–apa. Bisa jadi saat adik meronta atau lelah berada di pangkuan kakak, sang kakak akan kewalahan dan dapat melepaskannya. Oleh sebab itu Moms perlu untuk selalu mengawasinya.