Tips Aman Berkendara Dengan Si Kecil

Merries Insight
Umum
Share
Tips Aman Berkendara Dengan Si Kecil

Berkendara bersama Si Kecil adalah hal yang menyenangkan, apalagi jika tujuannya adalah berlibur. Moms dan Dads bisa mengobrol, mendengarkan musik, bernyanyi, dan melihat pemandangan sekitar selama berkendara bersama Si Kecil.

Supaya bisa menikmati semua momen itu, Moms dan Dads harus bisa berkendara dengan aman. Di bawah ini, ada beberapa tips berkendara yang aman bersama Si Kecil yang bisa dilakukan:

1. Periksa Kondisi Mobil

Sebelum berkendara, alangkah baiknya periksa dulu kondisi mobil Moms dan Dads, mulai dari oli, aki, gas, dan komponen penting lainnya. Pastikan semua komponen itu tidak mengalami kerusakan sedikit pun. Moms dan Dads juga harus servis dulu mobilnya sebelum nanti digunakan.

2. Siapkan Perlengkapan yang Harus Dibawa

Selain memeriksa kondisi mobil, Moms dan Dads juga harus menyiapkan berbagai perlengkapan yang harus dibawa sebelum nanti berkendara. Berbagai perlengkapan yang harus dibawa adalah:

  • Pakaian pengganti dan popok.
  • Perlengkapan makan dan menyusui.
  • Mainan bayi.
  • Perlengkapan ganti popok seperti alas ganti popok, tisu basah, kantong plastik untuk menampung popok kotor dan tisu basah yang sudah dipakai.

3. Siapkan Car Seat untuk Si Kecil

Dibanding memangku Si kecil selama berkendara, lebih baik tempatkan ia di car seat. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, pemakaian car seat pada Si Kecil saat berkendara bisa mengurangi risiko cedera akibat kecelakaan sebesar 71 - 82 persen. 

Car seat yang dipasang pada kendaraan harus sesuai dengan usia dan berat badan Si Kecil. Khusus Si Kecil yang masih bayi, car seat harus diposisikan menghadap ke belakang sampai usianya masuk 2 tahun atau setidaknya sudah memiliki berat badan sebesar 13 kg.

4. Pasang Sabuk Pengaman

Terlepas seberapa jauh jarak berkendara yang akan ditempuh, Moms dan Dads harus selalu mengenakan sabuk pengaman. Pemakaian sabuk pengaman selama berkendara sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

5. Kunci Semua Pintu dan Jendela Mobil

Sebelum berkendara, Moms dan Dads harus kunci semua pintu dan jendela pada mobil. Cara ini dilakukan untuk menghindari risiko kecelakaan dan berbagai aksi kejahatan, salah satunya adalah pencurian dengan cara membobol pintu mobil yang tidak terkunci.

6. Jaga Jarak Aman dan Patuhi Kecepatan Maksimal

Supaya tetap aman selama berkendara, Moms dan Dads harus selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Menurut Undang-Undang tentang Cara Berlalu Lintas Pasal 66 PP No. 43 Tahun 1993, jarak aman berkendara minimal 15 meter dengan kecepatan minimal 30 km/jam. 

Selain jarak aman, kecepatan maksimal berkendara pun juga harus diperhatikan. Kecepatan maksimal berkendara bervariasi tergantung jalan yang Moms dan Dads lewati. Misalnya: jika berkendara melintasi jalan antarkota, kecepatan maksimal yang harus dipakai adalah 80 km/jam.

7. Pasang Phone Holder di Tempat yang Mudah Dilihat

Jika Moms dan Dads memakai aplikasi penunjuk jalan, letakkan ponselnya di phone holder yang sudah dipasang di mobil. Pastikan phone holder-nya dipasang di tempat yang mudah dilihat, sehingga Moms dan Dads bisa lebih mudah melihat peta penunjuk jalan pada aplikasi tersebut.

8. Jangan Nyalakan Musik dengan Volume Kencang

Mendengarkan musik selama berkendara adalah hal lumrah. Cara ini bisa membuat suasana berkendara jadi lebih menyenangkan, terutama bagi Si Kecil. Walau begitu, Moms dan Dads harus memutar musiknya dengan volume yang tidak terlalu kencang, sehingga Moms dan Dads masih bisa mendengarkan suara-suara yang ada di luar mobil. Misalnya suara klakson dari kendaraan lain atau suara ambulans.

9. Jangan Lupa Beristirahat Sejenak

Berkendara tentu melelahkan, apalagi jika dilakukan dalam jarak jauh. Untuk itu, Moms dan Dads bisa mengajak Si Kecil untuk beristirahat sejenak sebelum nanti kembali melanjutkan perjalanan. Selama beristirahat, Moms dan Dads bisa membiarkan Si kecil tidur sejenak atau mengajaknya berjalan-jalan di sekitar tempat peristirahatan. 

Cara Mengganti Popok Saat Berkendara

Dalam perjalanan, Si Kecil pasti akan buang air yang membuat popoknya penuh dan harus diganti. Mengganti popok saat berkendara tidak bisa sembarangan. Untuk melakukannya, Moms dan Dads bisa lakukan cara-cara berikut:

  • Parkirkan mobil terlebih dahulu di tempat yang aman dan memiliki tempat sampah.
  • Tempatkan alas ganti popok di dekat tempat duduk Si Kecil, lalu lapisi kain di bagian atasnya.
  • Lepaskan popok bayi yang kotor, lalu masukkan ke kantong plastik.
  • Bersihkan kulit Si Kecil dan pakaikan popok baru yang masih bersih.
  • Selama proses pergantian popok, Moms bisa memberikan Si Kecil mainan supaya perhatian Si Kecil teralihkan.
  • Buang popok bayi yang sudah dimasukkan ke kantong plastik ke tempat sampah supaya baunya tidak menyebar kemana-mana dan tidak memicu penyakit.

Pastikan untuk selalu melakukan pergantian popok secara rutin, setidaknya setiap 3 - 4 jam. Hal ini dilakukan supaya kulit Si Kecil tetap bersih, serta untuk mengatasi iritasi pada popok bayi.

Popok bayi yang dipakai juga harus nyaman untuk kulit Si Kecil. Sebagai rekomendasi, Moms dan Dads bisa membeli popok Merries Good Skin. Permukaan popok Merries ini lembut, sehingga Si Kecil nyaman memakainya sepanjang hari. Bahkan saat ia berkendara bersama Moms dan Dads. Sirkulasi udaranya juga baik dan membuat kulit Si Kecil bebas bernapas. 

Popok Merries ini telah teruji oleh PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin) dapat mengatasi iritasi pada popok bayi. Untuk membeli popok Merries ini, Moms dan Dads bisa klik link berikut ini!

Itulah tips aman berkendara dengan Si Kecil. Semoga bisa dipraktikkan, sehingga membuat perjalanan Moms dan Dads bersama Si Kecil jadi aman dan lancar. Sampai jumpa di artikel berikutnya!