Olahraga Ketika Hamil Bisa Lahirkan Bayi Prematur, Mitos atau Fakta?

Merries Insight
07 September 2016
Kesehatan
Share
Olahraga Ketika Hamil Bisa Lahirkan Bayi Prematur, Mitos atau Fakta?

Olahraga merupakan salah satu cara untuk menerapkan pola hidup sehat yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk ibu hamil. Namun, banyak informasi yang beredar bahwa olahraga saat hamil dapat memicu kelahiran bayi prematur. Bagi Moms yang sedang hamil, tentu Moms bertanya – tanya apakah informasi tersebut hanya mitos atau fakta?

Tidak dipungkiri bahwa olahraga dan pekerjaan yang berat memang dapat menyebabkan ibu hamil mengalami kelahiran prematur. Namun jika olahraga dilakukan dalam porsi yang wajar dan tidak berlebihan, maka olahraga tersebut akan memberikan manfaat yang positif bagi ibu hamil. Bahkan manfaat itu tidak hanya dapat dirasakan oleh ibu hamil tetapi juga janin yang berada di dalam rahim.

Tetapi yang perlu digarisbawahi adalah, tidak semua jenis olahraga cocok dilakukan oleh ibu hamil.

Menurut ahli kandungan Dr. Rita Bakshi, olahraga sangat diperlukan oleh ibu hamil karena dapat membantu melancarkan proses kelahiran. Senam hamil akan membantu mempertahankan kebugaran, mencegah resiko kegemukan, dan melepaskan hormon endorphin sehingga ibu hamil tetap merasa tenang dan bahagia. Jadi jika Moms bertanya apakah olahraga dapat menyebabkan kelahiran prematur mitos atau fakta, maka jawabannya adalah mitos.

Berikut ini adalah beberapa contoh olahraga yang aman dilakukan saat hamil:

Jalan Kaki

Ini merupakan cara yang paling baik untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Moms dapat berhalan untuk melatih jantung janin supaya lebih sehat. Jika kebanyakan berjalan, beberapa wanita mungkin mengalami kaki bengkak. Namun berjalan selama 3 hari selama 30 menit dalam seminggu merupakan rutinitas yang baik.

Pilates

Melakukan pilates saat hamil dapat membantu Moms merasa tetap rileks ketika menghadapi persalinan. Pilates bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit pada otot perut, melancarkan proses persalinan, dan mengurangi sakit punggung.

Yoga

Berlatih yoga selama hamil akan membantu mengurangi ketegangan, melancarkan persalinan, dan meningkatkan mood positif.

Aerobik

Dalam latihan aerobic memang diperlukan gerakan yang aktif. Namun pada ibu hamil tentu saja gerakan aerobic yang dilakukan tidak sama dengan wanita yang tidak hamil. Moms cukup melakukan gerakan – gerakan yang dirasa aman saja.

Senam Kegel

Latihan ini akan memperkuat otot di dasar panggul. Selama kehamilan, tubuh memproduksi hormon yang disebut dengan relaksin. Hormon tersebut melembutkan sendi dan ligament yang membantu proses kelahiran lebih mudah.

Sepeda Statis

Selain menawarkan manfaat kesehatan untuk ibu hamil, olahraga ini juga bermanfaat untuk meningkatkan asupan oksigen ke otak bayi.

Jadi Moms kini tidak perlu ragu lagi untuk berolahraga saat hamil.