Mengenal Perbedaan Minyak Telon dengan Minyak Angin Biasa

Mengenal Perbedaan Minyak Telon dengan Minyak Angin Biasa

Menjaga tubuh si kecil agar tetap hangat adalah hal yang perlu dilakukan oleh setiap ibu. Untuk menjaga kehangatan tubuh si kecil, biasanya para orangtua akan mengusapkan minyak telon di perut, punggung, maupun dada si kecil setelah mandi maupun malam hari. Selain membuat tubuh menjadi lebih hangat, si kecil juga memiliki aroma khas yang segar dan wangi.

Lantas apakah harus selalu menggunakan minyak telon? Apakah fungsi minyak telon dapat digantikan oleh minyak angin biasa? Sebelum menjawabnya Moms harus mengenal lebih dahulu perbedaan antara minyak telon dengan minyak angin biasa.

Minyak telon memang namanya terdengar cukup aneh. Biasanya nama minyak mengacu pada bahan untuk pembuatannya. Minyak kayu putih tentu terbuat dari kayu putih yang merupakan jenis tanaman untuk membuat minyak tersebut.

Contoh lain adalah minyak cengkeh yang juga berasal dari cengkeh, minyak sereh dari tanaman sereh, dan masih banyak lagi. Nah kalau minyak telon ini sama sekali tidak berasal dari tanaman telon maupun bunga telon. Istilah telon yang digunakan pada nama minyak ini sebenarnya adalah bahasa Jawa dari tiga (telu).Ini karena minyak telon terbuat dari 3 bahan utama yaitu minyak adas, minyak kayu putih, dan minyak kelapa.

Karena terbuat dari tiga bahan itulah maka dinamai dengan minyak telon, Aroma khas dari minyak telon sebenarnya merupakan aroma minyak adas. Minyak adas bermanfaat untuk mengatasi perut kembung. Jika aroma minyak telon semakin kuat,ini berarti kandungan minyak adasnya juga semakin banyak. Sedangkan minyak kelapa ditambahkan pada minyak telon untuk berperan sebagai pelembut.

Minyak angin biasa terbuat dari kayu putih, cengkeh, menthol, minyak esensial atau bahan lainnya yang dapat menimbulkan rasa panas. Minyak tersebut lebih dianjurkan untuk remaja dan orang dewasa. Fungsi yang diberikan oleh minyak angin biasa juga tidak sama dengan minyak telon. Minyak angin berperan sebagai aromaterapi, antibakteri, dan antiseptic.

Baca Juga

Ajarkan Si Kecil Belajar Soal Perbedaan Lewat Mainan Yuk Dads!

Dads, Bagaimana Menyikapi Perbedaan Pola Asuh dengan Pasangan?

Cara Mengeluarkan Angin yang Benar dari Bayi yang Habis Minum Susu

Pada orang dewasa, minyak tersebut biasanya digunakan untuk memijat dan dapat memberikan efek menenangkan misalnya meredakan nyeri otot, pegal, dan kelelahan. Kehangatan dari minyak angin juga menjadi stimulant untuk meningkatkan peredaran darah.

Karena kulit bayi masih sangat sensitive, maka penggunaan minyak angin biasa tidak dianjurkan untuk si kecil karena dikhawatirkan akan menyebabkan si kecil kepanasan. Oleh sebab itu si kecil sebaiknya diberi minyak telon bukan minyak angin biasa. Saat ini beberapa produk minyak telon juga sudah ada yang dilengkapi dengan sifat anti nyamuk sehingga mencegah si kecil terkena gigitan nyamuk.