Artikel Parenting

Ibu Hamil Tidak Boleh Minum Air Es, Benarkah?

0
Ibu Hamil Tidak Boleh Minum Air Es, Benarkah?

Artikel ini berisi tentang:

  1. Benarkah Moms dilarang minum air es?
  2. Bisa bikin bayi lahir besar?
  3. Hati-hati Jangan Pakai Pemanis!
  4. Es Batu Rawan Kontaminasi Bakteri

Ada beberapa makanan dan minuman yang jadi pantangan Ibu hamil, salah satu yang paling populer adalah, Moms dilarang mengonsumsi kopi dan air es. Konon katanya, minuman ini bisa menimbulkan efek buruk bagi kehamilan.

Benarkah Moms dilarang minum air es?

Ibu hamil sebenarnya diperbolehkan minum air es atau air dingin, tapi porsinya harus dibatasi. Pasalnya, saat Moms mengonsumsi air dingin, tubuh akan bekerja kesar untuk membakar kalori dan lemak dalam tubuh untuk meningkatkan temperatur dari minuman tersebut.

Dilansir dalam Childbirth, jika kebiasaan ini dilakukan secara terus menerus, Moms akan kehilangan banyak kalori dan berat badan pun akan menyusut drastis. Bagi yang memiliki berat badan berlebih, ini sebuah keuntungan. Tapi jika Moms sudah memiliki berat badan ideal, jelas ini sebuah kerugian.

Konsumsi air es setelah makan pun bisa memperlambat sistem pencernaan dan menyerap makanan padat jadi lebih lama. Alhasil, kebutuhan nutrisi selama masa kehamilan akan sulit terpenuhi, dan berisiko menyebabkan kekurangan nutrisi.

Selain itu, terlalu banyak konsumsi air es pun bisa memperburuk batuk (bukan menyebabkan batuk). Meskipun tergolong ringan, tapi bagi Ibu hamil kondisi ini bisa sangat merugikan.

Bisa bikin bayi lahir besar?

Menurut buku Mitos atau Fakta Air dan Hidrasi, karya dr Sudung O Pardede, SpA(K), dr Budi Iman Santoso SpOG(K), dr Parlindungan Siregar dan Prof Dr Ir Hardinsyah, MS, SpPD-KGH, tidak ada hubungan antara minum air es dengan bayi yang lahir besar.

Justru sebaliknya, minum air es bisa membantu merangsang pergerakan Si Kecil dalam kandungan. Pasalnya, saat air es masuk ke tubuh Moms, Si Kecil akan merasakan dinginnya es tersebut, dan dia pun akan langsung bergerak untuk menghindarinya.

Bayi yang lahir besar sendiri umumnya disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya :

  1. Faktor genetik. Misal, jika saat hamil Moms tergolong obesitas, besar kemungkinan Si Kecil pun akan lahir dengan berat badan dan ukuran yang besar.
  2. Faktor riwayat kelahiran. Moms yang pernah melahirkan bayi dengan berat badan besar, akan cenderung melahirkan bayi dengan berat badan serupa.
  3. Faktor usia kehamilan yang lebih, misalnya hamil 12 bulan, atau bahkan lebih, atau yang disebut dengan istilah hamil kerbau.

Selain itu, penelitian yang dilakukan di San Cecilio Clinical Hospital of Granada, dan diterbitkan dalam Jurnal Pediatric Research, menyebut jika melahirkan bayi laki-laki cenderung lebih menyakitkan karena beberapa faktor, salah satunya karena ukurannya yang sedikit lebih besar ketimbang bayi perempuan.

Hati-hati Jangan Pakai Pemanis!

Jika minum air es saja, tanpa tambahan apapun, mungkin ini tidak terlalu masalah. Tapi yang jadi masalah, saat Moms mengonsumsi air es dengan tambahan sirup, teh manis dan lainnya. Pasalnya, penelitian membuktikan jika minuman manis bisa menyebabkan Si Kecil lahir prematur.

Hal ini dijelaskan dalam penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 60.761 wanita hamil di Norwegia, yang mengalami kelahiran prematur dan tim peneliti kemudian mencatat kebiasaan mereka selama kehamilan.

Hasilnya, Ibu hamil yang minum lebih dari satu porsi minuman berpemanis, meningkatkan risiko kelahiran prematur hingga 11 persen ketimbang mereka yang tidak minum minuman manis.

Selain itu, konsumsi minuman manis selama masa kehamilan bisa menyebabkan obesitas, dan berrisiko menyebabkan diabetes Gestasional, atau diabetes yang terjadi selama masa kehamilan. Ini jelas sangat berbahaya karena bisa memicu berbagai masalah kesehatan bagi Si Kecil di kemudian hari.

Es Batu Rawan Kontaminasi Bakteri

Jika Moms ingin mengonsumsi air es (tanpa tambahan apapun), sebaiknya tetap waspada. Pastikan air yang digunakan untuk membuat es batu tersebut berasal dari air yang sudah matang. Kalau ingin lebih aman, sebaiknya gunakan es batu yang dibuat sendiri di rumah.

Pasalnya, kebanyakan es batu yang dijual di pasaran terbuat dari air mentah. Tentu saja ini sangat berbahaya Moms, mengingat dalam air mentah mengandung banyak kuman dan bakteri, seperti E colli, shigela, salmonella, dan lainnya, yang bisa menyebabkan dampak buruk bagi kehamilan.

Terkait pembekuan, bakteri dan kuman dalam air mentah tidak bisa dibunuh dengan cara dibekukan. Air mentah bisa steril dengan cara direbus hingga mendidih. Makanya, sebaiknya Moms membuat sendiri es batu di rumah dengan air matang. (oleh dr. Devika Y, Interactive Medical Advisor dari Alodokter.com)

artikel terkait