Artikel Parenting

Yuk Lindungi Si Kecil dari Incaran Pedofilia!

40
Yuk Lindungi Si Kecil dari Incaran Pedofilia!

Artikel ini berisi tentang:

  1. Apa Itu Pedofilia?
  2. Bagaimana Ciri-Ciri Pedofilia?
  3. Pedofilia Sulit Dikenali
  4. Lindungi Si Kecil dari Pedofilia

Duh, sekarang ini kejahatan dan pelecehan seksual kian merebak di mana-mana ya Dads! Apalagi sekarang tidak hanya menyerang dan mengancam orang dewasa saja, melainkan anak-anak di bawah umur juga. Banyak sekali kasus terjadi dan ditayangkan melalui acara berita di televisi.

Pastinya Dads merasa ngeri dan khawatir apabila Si Kecil menjadi salah satu korban kejahatan seksual tersebut. Para penjahat yang memiliki kelainan atau penyakit pedofilia memang sangat meresahkan para orang tua.

Pasalnya mereka mengincar anak-anak kecil sebagai korban dan melampiaskan hasrat seksual. Bahkan balita yang masih sangat kecil pun bisa menjadi korban.

Apa Itu Pedofilia?

Pedofilia sendiri didefinisikan sebagai gangguan kejiwaan yang dialami oleh orang dewasa, baik pria maupun wanita. Mereka memiliki kelainan tak biasa yaitu pada hasrat seksual. Para pedofil lebih menyukai anak-anak di bawah umur, biasanya di bawah 16 tahun atau bahkan lebih muda lagi.

Meskipun tergolong penyakit jiwa, namun pedofilia dianggap sebagai kejahatan pada anak yang sangat serius. Hal ini karena telah memperlakukan anak di bawah umur dengan tidak manusiawi, kasar, memaksa, melukai, sampai berani membunuh.

Bagaimana Ciri-Ciri Pedofilia?

Ternyata Dads bisa melindungi Si Kecil dari bahaya kejahatan seksual terhadap anak, khususnya para pedofil. Salah satu caranya dengan menjaga pergaulannya agar jangan sampai dekat dengan orang yang punya kelainan tersebut. Seorang penyuka anak kecil mempunyai ciri-ciri tertentu yang dapat dikenali lho!

  1. Terlalu Obsesif

Ciri yang pertama adalah bersikap obsesif atau terlalu ingin memiliki suatu hal. Pedofil akan berusaha melakukan berbagai macam cara agar korban bisa semakin dekat dengannya. Dads bisa perhatikan orang-orang di sekitar yang bertindak agak berlebihan atau kurang wajar. Misalnya saja orang asing yang sering memberikan hadiah, permen, cokelat, atau mainan pada Si Kecil secara tiba-tiba.

  1. Bersifat Introvert

Ciri yang kedua adalah pedofilia lebih senang menyendiri dan menjauhi keramaian. Mereka kurang suka bila diajak bersosialisasi dengan masyarakat banyak. Selain itu, hidupnya sangat tertutup, jarang berbicara, cuek, atau semacamnya.

  1. Akrab dengan Anak-Anak

Bukan berarti semua orang yang akrab dengan anak kecil bisa dibilang pedofil ya Dads. Namun cirinya lebih spesifik, misalnya sangat senang dekat dengan Si Kecil. Kemudian sering memberikan hadiah, mengiming-imingi dengan suatu barang, dan cenderung senang menyentuh atau kontak fisik.

Pedofilia Sulit Dikenali

Dads, saat ini kejahatan seksual yang mengincar anak-anak sangat sulit dikenali atau diprediksi. Ini karena pelaku pedofilia bisa berada di mana saja. Bukan hanya orang asing namun bisa juga orang-orang yang berada di dekat anak-anak.

Misalnya saja tetangga, guru, teman yang lebih tua, bahkan saudara sendiri. Hal ini memang sangat miris karena para pelaku tidak menunjukkan keanehan apapun dan melakukan berbagai aktivitas secara normal.

Lindungi Si Kecil dari Pedofilia

Selain berusaha mengenali ciri-ciri seorang pedofilia, Dads dapat melakukan antisipasi sebagai berikut!

  1. Mengawasi Si Kecil di Sekolah

Mungkin Dads sibuk dan harus pergi ke kantor ketika Si Kecil berada di sekolah. Bicaralah kepada guru, wali kelas atau bahkan kepala sekolah agar turut membantu mengawasi mereka. Sering-seringlah mengajak wali kelas atau guru Si Kecil untuk berdiskusi mengenai perilaku dan perkembangan mereka di sekolah. Dengan begitu Dads bisa tahu jika ada yang mencoba mendekati ataupun berinteraksi lebih dekat dengan Si Kecil.

  1. Sering Komunikasi dengan Si Kecil

Para orang tua bisa mengetahui tentang pergaulan dan kegiatan anak-anaknya dengan berkomunikasi langsung. Ajak Si Kecil ngobrol santai, tanyakan mengenai hari-harinya di kelas dan sekolah, teman-temannya, siapa saja yang ditemui, dan sebagainya. Melalui cerita tersebut, Dads bisa mengetahui jika ada sesuatu yang tak beres.

  1. Kenalkan Edukasi Seks Sejak Dini

Bukannya harus mengajarkan Si Kecil akan hal-hal yang berkaitan dengan seksual dan terlalu tabu. Akan tetapi Dads bisa mulai mengedukasi mereka berdasarkan level umur. Misalnya saja memberitahu bagian tubuh mana saja yang tergolong pribadi dan tidak boleh disentuh oleh orang lain.

Ancaman pedofilia sangat berbahaya Dads! Jangan sampai anak-anak menjadi salah satu korban dari kejahatan dan bentuk pelecehan seksual tersebut. Tetap awasi pergaulan mereka dan berusahalah lebih peka dalam mengenali perubahan atau hal tidak wajar di sekitarnya.

artikel terkait