Artikel Parenting

Si Kecil Mimisan? Jangan Panik, Begini Cara Menanganinya, Dads!

0
Si Kecil Mimisan? Jangan Panik, Begini Cara Menanganinya, Dads!

Artikel ini berisi tentang:

  1. Apa Penyebab Mimisan Pada Si Kecil?
  2. Penyebab Lain Mimisan
  3. Mimisan Bisa Disebabkan Faktor Genetik
  4. Bagaimana Cara Mengatasi Mimisan?

Mimisan merupakan kondisi keluarnya darah dari hidung secara tiba-tiba. Mimisan sendiri bisa terjadi kepada siapa saja, meskipun pada banyak kasus, mimisan lebih sering terjadi pada anak usia 3-10 tahun, karena umumnya lapisan pembuluh darah di hidung Si Kecil lebih rapuh.

Apa Penyebab Mimisan Pada Si Kecil?

Mengenai penyebabnya, mimisan bisa dipicu oleh banyak hal, dari mulai benturan atau terpukul benda keras di area hidung, hingga kebiasaan mengorek hidung terlalu dalam yang menyeabkan area bagian dalam hidung terluka.

Selain sebab di atas, mimisan bisa dipicu karena beberapa hal berikut ini :

  1. Perubahan suhu yang sangat ekstrem. Biasanya kondisi ini menyerang Si Kecil dengan daya tahan tubuh yang lemah, sehingga mereka mudah terserang flu.
  2. Saat mengalami kelelahan, pembuluh darah Si Kecil akan mudah menegang. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa menyebabkan mimisan.
  3. Stres bisa menyebabkan mimisan. Kondisi ini akan berdampak lebih parah saat Si Kecil punya riwayat asma.
  4. Si Kecil rutin mengonsumsi obat pengencer darah, dan tulang hidungnya yang bengkok karena sebab alami (adanya kelainan), atau karena benturan.

Selain itu, mimisan pun bisa terjadi saat Si Kecil bersin keras secara terus-menerus, atau menggosok hidung akibat menderita alergi rhinitis. (oleh Dr Lynne Lim, pakar THT dari Pusat Tenggorokan & Pendengaran Mulut Ear Nose Throat & Hearing Centre, Mount Elizabeth Medical Centre, Singapura)

Penyebab Lain Mimisan

Selain penyebab di atas, mimisan bisa disebabkan karena kelainan tertentu yang berhubungan dengan tomor dan pendarahan di otak. Meskipun begitu, dalam buku Ballenger's Otorhinolaryngology: Head and Neck Surgery, kasus mimisan akibat tumor dan pendarahan otak masih di bawah 10 persen.

Dari kebanyakan kasus, jenis mimisan yang sering terjadi adalah anterior epistaxis, yang merupakan mimisan akibat dari pembuluh darah di dalam hidung pecah, dan masalah ini biasanya hanya melibatkan satu lubang hidung saja. Mimisan seperti ini tidak berbahaya, dan bisa diatasi sendiri di rumah.

Penyebab lainnya, mimisan bisa jadi disebabkan karena Hemofilia, atau penyakit yang menyebabkan gangguan perdarahan (darah terlalu encer). Ciri khas dari mimisan karena hemofilia adalah, pendarahan bisa keluar dari hidung sebelah kiri atau kanan, secara acak.

Penyakit ini pun bisa dilihat dari serinya Si Kecil mengalami pendarahan di area lainnya, seperti hidung, kulitnya mudah memar, terjadi perdarahan di area sekitar sendi, dan lainnya.

Mimisan Bisa Disebabkan Faktor Genetik

Jika Dads atau Moms memiliki riwayat sering mimisan saat masih anak-anak, bukan tidak mungkin Si Kecil pun akan mengalami hal yang sama (sering mimisan). (oleh dr Melisa Anggraeni, MBiomed, SpA, dokter spesialis anak dari Siloam Hospital)

Hal ini disebabkan karena secara genetik, beberapa sifat Dads akan terbawa kepada Si Kecil. Artinya, jika Dads memiliki dinding pembuluh darah yang rapuh, Si Kecil pun kemungkikannya akan mengalami hal yang sama, dan inilah yang membuatnya mudah mimisan.

Mengenai masalah ini, dr Melisa menyarankan agar Dads tidak terlalu khawatir. Seiring bertambahnya usia, dinding pembuluh darahnya pun akan menguat, dan masalah mimisan pun akan berhenti. Jika sudah berusia remaja tapi anak masih mimisan, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Bagaimana Cara Mengatasi Mimisan?

Untuk mengatasi mimisan, yang perlu Dads lakukan adalah, tetap tenang dan jangan menengadahkan Si Kecil. hal ini justru berbahaya karena darah bisa berhenti, atau bahkan berbalik mengalir ke saluran nafas dan membuatnya sulit bernafas.

Posisikan Si Kecil duduk tenang dengan posisi tegak, kemudian tutup lubang hidung Si Kecil selama 10 detik dengan cara menjepit bagian tengah lubang hidung, dengan sisi lubang hidung yang berdarah (sisi lubang hidung lainnya masih terbuka).

Hal ini dilakukan untuk menghentikan pendarahan. Setelah itu, buka kembali dan lihat hasilnya. Jika masih mengalami pendarahan, dan malah makin parah, tutup lubang hidung Si Kecil dengan kapas, kemudian bawa ke dokter untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

Untuk mencegah mimisan, hindari menggosok hidung terlalu keras, jangan mencolok lubang hidung dan hindari benturan di area hidung. Konsumsi vitamin C dan makanan sehat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Selamat mencoba!

 

artikel terkait