Waspada Saat Gendong Si Kecil yang Masih Bayi Ya Moms!

Merries Insight
11 Agustus 2016
Umum
Share
Waspada Saat Gendong Si Kecil yang Masih Bayi Ya Moms!

Tahun 2010 silam, Consumer Product Safety Commission (CPSC), Amerika melakukan investigasi atas 11 kasus kematian bayi yang disebabkan satu jenis gendongan. Bahkan lebih lanjut lagi, CPSC mengeluarkan peringatan keselamatan umum mengenai penggunaan gendongan khusus bayi di bawah 4 bulan.

Secara umum, peringatan ini berhubungan erat dengan pentingnya orang tua untuk mengetahui cara terbaik menggunakan gendongan bayi sesuai dengan petunjuk penggunaannya, dan harus bisa memastikan apakah gedongan tersebut cukup aman untuk bayi atau tidak.

Nah, agar kejadian ini tidak sampai menimpa Moms, Lizzy Ruffles, ahli produk bayi, menyarankan Moms untuk selalu memperhatikan beberapa poin penting sebelum membeli produk gendongan bayi.

Pilih Produk Sesuai Kebutuhan

Menurut The UK Sling Manufacturers and Retailers Consortium, produk gendongan bayi terbaik adalah, dia harus ketat agar mampu menjaga bayi tetap dekat dengan tubuh orang tuanya. Selain itu, wajah bayi pun harus sudah terlihat hanya dalam satu kali lirikan saja.

Posisikan si kecil dekat dengan dagu. Untuk memastikannya, cobalah membungkuk sambil menggendong si kecil. Kalau bisa mencium kepala atau dahi si kecil, maka gendongan cukup baik. Selain itu, pastikan selalu ada jarak antara dagu si kecil dan dada Moms agar si kecil dapat bernafas dengan lega.

Intinya, Moms harus bisa membuat bayi benar-benar nyaman dalam gendongan, dan gendongan pun harus benar-benar kuat untuk memikul bobot tubuh si kecil.

Selain itu, pastikan Moms memilih produk gendongan yang berkualitas, terutama kain gendongan yang tidak licin, elastis, mampu menjaga posisi si kecil tetap stabil tanpa harus membuatnya tertekan, serta memiliki pengunci yang aman.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan keterangan produk gendongan yang Moms beli. Pastikan produk tersebut sesuai dengan usia si kecil. Biasanya, keterangan ini tertera dalam kemasan gendongan atau menempel dalam kain gendongan tersebut.

Ingat Moms, model dan tren jangan dijadikan patokan. Yang terpenting adalah, Moms mampu menguasai cara menggunakan gendongan tersebut dengan baik. Walaupun menggunakan gendongan tradisional, kalau Moms nyaman dan si kecil pun aman, kenapa tidak! Setuju Moms?