Tips Agar Anak Betah Duduk di Meja Makan saat Sedang Makan

Merries Insight
11 Februari 2015
Umum
Share
Tips Agar Anak Betah Duduk di Meja Makan saat Sedang Makan

Salah satu kebiasaan anak yang sulit diatur adalah tidak betah duduk lama termasuk duduk di kursi-meja makan. Moms pasti pernah mengalaminya. Lantas bagaimana caranya agar anak betah duduk di kursi-meja makan saat sedang menyantap makanannya? Berikut infonya untuk Anda moms.

Menurut seorang psikolog anak, Vera Itabiliana, orang tua terkadang baru mencoba sekali dan jika hasilnya tidak seperti yang diinginkan, ia menyerah dan mengatakan tidak bisa. Sebenarnya mengajari anak untuk duduk tenang di meja makan bersama anggota keluarga lainnya saat menyantap makanan bisa dilakukan asal dibiasakan secara berulang-ulang. Jika sudah terbiasa, anak moms akan dengan penuh kesadaran mengerti di mana dia harus makan. Agar si kecil semakin betah di tempat duduknya, ciptakan suasana yang menyenangkan di meja makan Anda.

Anak kecil sangat penyukai pujian atau penghargaan. Oleh karena itu, beri si kecil pujian atau penghargaan ketika dia berhasil menghabiskan makanannya atau menghabiskan sayuran di piringnya. Pujian juga bisa Anda berikan ketika si kecil bersedia duduk di meja makannya. Belaian dari Anda, moms, juga bisa dikategorikan ekspresi kasih sayang dan pujian loh. Dengan membelai atau memujinya, si kecil akan berpikir bahwa jika dia duduk tenang di meja makannya, dia akan dibelai oleh Anda moms.Lakukan cara ini berulang-ulang agar si kecil mengerti bahwa jam makan adalah salah satu momen yang menyenangkan. Jadi memang perlu kesabaran dan proses ya moms.

Ternyata membiasakan anak untuk makan di meja makan selain mengajarkan anak untuk disiplin juga ada keuntungan yang lainnya. Duduk dengan tenang di meja makan saat sedang menyantap makanan secara langsung mengajarkan anak untuk dapat fokus. Satu lagi informasi penting yang perlu moms ketahui,yaitu mengajak si kecil makanan di restoran yang dilengkapi dengan playground bukanlah ide yang bagus. Mengapa? Karena anak akan menjadi tidak fokus dan perhatian si kecil akan teralihkan oleh mainan-mainan yang ada di playground. Jika pikirannya teralihkan maka kemampuan konsentrasinya akan berkurang.