Menurut Penelitian, Anak Indonesia Terbiasa Bangun Lebih Pagi. Apa Manfaatnya?

Merries Insight
27 November 2019
Umum
Share
Menurut Penelitian, Anak Indonesia Terbiasa Bangun Lebih Pagi. Apa Manfaatnya?

Artikel ini berisi tentang :

  1. Anak Indonesia Biasa Bangun Pagi
  2. Manfaat Bangun Tidur Lebih Pagi
  3. Membuat Si Kecil Lebih Cerdas
  4. Cara Membiasakan Si Kecil Bangun Pagi

Bangun pagi merupakan salah satu aktivitas positif yang harus dibiasakan sejak dini. Selain Si Kecil berkesempatan untuk menikmati sinar matahari pagi yang menyehatkan, bangun pagi pun sangat efektif untuk membiasakan Si Kecil dengan aktivitas pagi agar tidak kaget saat masuk usia sekolah.

Anak Indonesia Biasa Bangun Pagi

Menurut survei Benesse Educational Research and Development (BERD), milik Benesse Corporation, perusahaan pelayanan pendidikan di Jepang, menyebut jika anak Indonesia sudah terbiasa bangun lebih pagi ketimbang anak-anak di negara lainnya.

Dalam penelitian ini, 11,1 % anak Indonesia terbiasa bangun sebelum jam 05.30 pagi, sedangkan yang terbiasa bangun tidur di jam 06.00 pagi, mencapai 31,9 %.

Kondisi ini berbeda dengan anak-anak di negara lainnya, seperti Jepang, China, dan Finlandia. Hanya kurang dari 3% anak yang terbiasa bangun jam 05.30 pagi, dan anak yang bangun jam 06.00 pagi, masih kurang dari 13 persen. Rata-rata, mereka bangun sekitar jam 07.00 pagi.

Meskipun bangun lebih pagi,  89.8% anak Indonesia berusia 4-6 tahun menghabiskan waktu sekolah di PAUD kurang dari 4 jam per hari. Jumlah ini masih kalah dari anak-anak di China yang rata-rata menghabiskan waktu lebih dari 8 jam di PAUD ( mencapai 50%), dan anak-anak di Finlandia (44%).

Dengan demikian, anak-anak di Indonesia cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan bermain di lingkungan, ketimbang bermain di sekolah.

Manfaat Bangun Tidur Lebih Pagi

Ada banyak kegiatan yang dilakukan anak-anak yang bangun sejak pagi, umumnya mereka sudah mulai ikut dalam kegiatan keagamaan, seperti Ngaji Subuh dan kegiatan sejenisnya. Tidak hanya di pedesaan, aktivitas seperti ini pun masih cukup ramai dilakukan di perkotaan.

Terlepas dari kegiatan apa yang dilakukan Si Kecil sejak pagi, bangun tidur lebih pagi memiliki manfaat yang cukup banyak, diantaranya :

  1. Bangun pagi secara klinis dipercaya dapat menyehatkan sistem pernafasan. Hal ini disebabkan karena kandungan oksigen cenderung lebih tinggi saat pagi hari, terutama sebelum terbit sinar matahari.
  2. Sistem pencernaan Si Kecil akan lebih lancar karena di pagi hari tubuh sedang dalam puncak metabolisme, dan merupakan waktu terbaik untuk membuang racun dari tubuh.
  3. Bangun pagi akan membuat Si Kecil lebih siap menghadapi hari. Bahkan kemungkinan besar, Si Kecil akan mampu melaksanakan rutinitas pagi dengan sempurna, dari mulai mandi lebih bersih dan santai, hingga sarapan dengan maksimal.

Selain itu, pagi hari merupakan waktu ketika seseorang memiliki tekad yang sangat kuat. Kondisi ini bisa dimanfaatkan Si Kecil untuk memulai kebiasaan baik dengan penuh semangat. (oleh Dr. Roy F. Baumeister, pakar psikologi dari Florida State University)

Membuat Si Kecil Lebih Cerdas

Penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Texas, menyebut jika anak yang bangun lebih pagi, cenderung mendapatkan nilai yang lebih baik ketimbang mereka yang bangun sedikit lebih siang, atau cenderung mepet ke waktu sekolah.

Hal ini disebabkan karena bangun pagi akan memungkinkan Si Kecil untuk menyiapkan banyak hal, dari mulai mengulang pelajaran, hingga melakukan aktivitas fisik, seperti berolahraga dan lainnya.

Selain itu, bangun pagi pun akan membuat otak menjadi lebih segar dan pikiran menjadi lebih tenang. Kondisi ini secara tidak langsung mempengaruhi kepada mood Si Kecil untuk belajar, sehingga dia mampu memaksimalkan kemampuannya.

Dengan bangun pagi, Si Kecil pun bisa sarapan lebih santai, bahkan bisa merequest menu apa yang diinginkannya. Dilansir dalam Medical News Today, orang yang bersemangat dan bersukacita dalam sarapan, akan cenderung mampu bersikap lebih tenang.

Ketenangan inilah yang bisa dijadikan modal Si Kecil untuk beraktivitas, termasuk hati yang tenang dapat membuat Si Kecil terhindar dari rewel.

Cara Membiasakan Si Kecil Bangun Pagi

Untuk membiasakan Si Kecil bangun pagi sebenarnya bukan hal yang sulit Moms, apalagi kondisi ini didukung oleh kultur masyarakat Indonesia yang cenderung sudah mulai beraktivitas sejak pagi buta, baik pergi ke kantor, hingga mulai bekerja di ladang.

Nah untuk membiasakan Si Kecil bangun lebih pagi, ada beberapa trik yang wajib Moms lakukan, diantaranya adalah :

  1. Minta Si Kecil untuk tidur lebih awal. Hal ini harus dilakukan agar kebutuhan tidur Si Kecil terpenuhi. Idealnya, Si Kecil harus sudah tidur sejak jam 7-8 malam.
  2. Terangkan manfaat bangun pagi dan tidur lebih cepat. Jelaskan dengan bahasa yang mudah mereka pahami agar Si Kecil lebih termotivasi.
  3. Berikan jeda selama 5-10 menit setelah Si Kecil bangun untuk mengumpulkan nyawa. Tapi ingat, tetap awasi. Jangan sampai Si Kecil malah tidur kembali.
  4. Bangunkan secara perlahan dan lembut. Jangan sampai membuatnya kaget, pasalnya kebiasaan ini berisiko membuat sisi alam bawah sadar mereka terganggu dan bisa menimbulkan trauma.

Yang paling penting, Moms harus konsisten dengan jadwal tidur dan bangun ini. Jangan karena Si Kecil sedang libur, lantas membebaskannya untuk bangun siang, Si Kecil tetap harus dibiasakan bangun pagi, dan memulai aktivitas mereka sepagi mungkin.

Jangan lupa ajarkan apa saja yang bisa dilakukan Si Kecil sejak bangun tidur, seperti merapikan dan membersihkan tempat tidurnya sendiri lalu mandi, setelahnya berpakaian dan dilanjutkan dengan sarapan. Hal-hal ini penting diajarkan supaya Si Kecil terbiasa disiplin dan memanfaatkan waktu dengan bijak