Ini Bahaya Gadget bagi Mata Bayi

Merries Insight
14 Agustus 2019
Umum
Share
Ini Bahaya Gadget bagi Mata Bayi

Artikel ini berisi tentang :

  1. Mata Si Kecil Rentan Rusak
  2. Meningkatkan Risiko Kebutaan
  3. Bagaimana cara mengatasinya?
  4. Konsumsi Makanan Untuk Mata

Moms pernah menyusui Si Kecil sambil bermain smartphone atau menonton film di layar tablet? Apakah Moms juga pernah dengan sengaja memberikan gadget kepada Si Kecil agar dia tidak rewel, dan Moms bisa tenang beraktivitas? Hati-hati lho, cara ini sangat berbahaya bagi mata Si Kecil.

Mata Si Kecil Rentan Rusak

Di usianya yang masih sangat muda, mata Si Kecil belum terbentuk sempurna. Paparan sinar gadget berlebih akan menyebabkan kontraksi otot cilliaris dalam bola mata, atau yang dikenal dengan istilah akomodasi. (oleh dr. Devina Nur Annisa, SpM, dokter spesialis mata di Jakarta Eye Center)

Menurut dr Devina, jika terus terjadi akomodasi ini bisa sangat berbahaya, bahkan bisa merangsang timbulnya mata minus, dan masalah mata lainnya.

Selain itu, sering terpapar cahaya dari gadget pun bisa menyebabkan asthenopia atau kelelahan pada mata. Sama seperti yang terjadi pada orang dewasa, kelelahan pada mata ini akan membuat mata Si Kecil kering dan menimbulkan iritasi.

Berbeda dengan orang dewasa yang bisa langsung berhenti saat matanya terasa pegal, Si Kecil yang belum mampu berkomunikasi dengan baik, akan sulit mengungkapkan kondisi ini. Alhasil, dia pun akan menjadi makin rewel, sering mengucek mata, jarak kedipan yang cukup rapat, dan lainnya.

Meningkatkan Risiko Kebutaan

Menurut penelitian yang dilakukan di Korea Selatan, dan dipublikasikan dalam jurnal kesehatan BC Opthalmology, menyebut jika anak yang terpapar sinar biru gadget dalam waktu lebih dari 30 menit, berisiko mengalami masalah mata kering.

Hal ini disebabkan karena saat menatap layar smartphone, gadget, komputer atau sejenisnya, kedipan mata Si Kecil secara otomatis akan berkurang. Kondisi ini akan membuat lapisan air mata lebih mudah menguap dan rentan membuat mata kering.

Dilansir dalam Wall Street Journal, penyakit mata kering bisa berdampak negatif pada penglihatan, dari mulai meningkatkan resiko mata minus sehingga membuat Si Kecil harus mengenakan kacamata di usia balita, hingga beresiko menyebabkan kebutaan.

Hal ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan di Inggris, yang menyebut menatap layar gadget dalam waktu lama, akan mengurangi jumlah kedipan, dari jumlah normalnya 22 kedipan per menit, menjadi 5-7 kedipan per menit.

Jika hal ini rutin terjadi, dampaknya bisa sangat fatal, bahkan menyebabkan kebutaan. (oleh Sheng Lim, pakar kesehatan mata, dan konsultan ophthalmic surgeon di St Thomas's Hospital, London)

Bagaimana cara mengatasinya?

Hal terbaik yang bisa Moms lakukan adalah, menjauhkan Si Kecil dari layar gadget terutama smartphone, laptop, tablet dan TV. Bahkan Moms disarankan untuk tidak menggunakan smartphone saat sedang menyusui Si Kecil. Jika Si Kecil tetap rewel ingin main gadget, alihkan perhatiannya dengan memberinya mainan lainnya. Tapi ingat, Moms sebaiknya tetap mendampingi dan jangan biarkan ia main sendiri.

Si Kecil bermain gadget karena dianggap asyik—memberikan suara, penuh warna, dan juga sifat interaktifnya. “Kalau mau dialihkan, maka anak harus memeroleh respon sama. (oleh Dokter spesialis anak, Markus M Danusantoso).

Kalau Si kecil hanya dilarang memegang gadget, kemudian kegiatannya itu tidak diganti dengan yang lain, pasti ia akan merengek lagi meminta gadget. Keberadaan orangtua bertujuan untuk memberikan respon positif lewat interaksi dalam permainan baru. Dengan diajak bermain bersama, Si Kecil biasanya akan lupa dengan gadgetnya.

Selain itu, berikut merupakan beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk menjaga kesehatan mata Si Kecil, dan memaksimalkan pertumbuhan matanya.

  1. Ajak Si Kecil main ke luar rumah, terutama di wilayah yang memiliki objek hijau, seperti taman kota, pekarangan rumah, atau taman belakang rumah.
  2. Tidak mengajak main Si Kecil saat sinar matahari sedang terik. Hal ini dilakukan untuk mencegah paparan sinar UV yang bisa merusak mata.
  3. Jika ingin menjemur Si Kecil karena penyakit bayi kuning, sebaiknya gunakan kacamata tidur atau penutup mata lainnya.
  4. Sore hari (jam 4-6 sore) dan pagi hari (jam 6-9 pagi), merupakan waktu terbaik untuk mengajak Si Kecil main di luar rumah.

Jangan lupa untuk selalu merangsang indera penglihatan Si Kecil dengan cara memberikan mainan yang berwarna-warni, misalnya bola empuk dengan warna-warni yang kontras, mainan gantung aneka warna, dan mainan lainnya.

Konsumsi Makanan Untuk Mata

Berikan Si Kecil MP-ASI yang dapat menjaga kesehatan matanya, diantaranya wortel, stroberi, tomat, dan lain-lain. Jangan lupa untuk memberikan makanan kaya akan antioksidan, vitamin C, E, zinc, omega-3, dan lutein, yang bisa didapat dari ikan salmon, tuna, udang, ikan patin dan lainnya.

Dilansir Daily Times, penelitian yang dilakukan Qingdao University Medical College, dan diterbitkan dalam jurnal Public Health Nutrition, makanan kaya akan vitamin E, sangat baik untuk menjaga kesehatan mata Si Kecil.

Vitamin E merupakan antioksidan yang banyak terdapat dalam dalam lensa mata. Stres oksidatif pada lensa mata, dapat mengurangi pertahanan antioksidan lensa dan meningkatkan risiko masalah mata. (oleh Dr Carrie Ruxton, pakar gizi dari Health Supplements Information Service)

Maka dari itu, sangat penting untuk memenuhi asupan nutrisi untuk mata, agar kesehatan mata Si Kecil selalu terjaga. Penggunaan suplemen untuk meningkatkan kesehatan mata boleh saja dilakukan, dengan catatan harus sesuai dengan petunjuk dokter. Semoga bermanfaat!