5 Perlengkapan Bayi Newborn yang Perlu Dibawa Saat Persalinan

Merries Insight
18 September 2020
Umum
Share
5 Perlengkapan Bayi Newborn yang Perlu Dibawa Saat Persalinan

Saat masuk dalam masa persalinan, biasanya saat usia kehamilan sudah mencapai 38 minggu hingga 40 minggu, Moms biasanya mulai mengumpulkan perlengkapan yang dibutuhkan saat hari persalinan tiba. Mulai dari popok bayi baru lahir, pompa ASI hingga dokumen penting lainnya untuk menyiapkan legalitas Si Kecil dimata hukum. 

Selain mempersiapkan barang, terpenting Moms harus sudah menyiapkan kondisi mental dan juga kesehatan. Jangan sampai ketika saat masa persalinan tiba, Moms sedang dalam kondisi yang tidak fit. 

Karena saat persalinan adalah momen dimana segenap kekuatan dan juga harapan dibutuhkan. Mulailah cicil kebutuhan barang yang harus dibawa. Lebih baik lagi jika Moms membuat daftar kebutuhan barangnya.

Jadi sambil menjelang waktu persalinan, Moms tinggal melakukan checklist barang yang seharusnya dibawa. Nah berikut merupakan barang wajib yang perlu dibawa didalam tas saat persalinan. 

1. Popok bayi newborn

Popok bayi newborn atau popok bayi baru lahir merupakan hal wajib yang harus dipersiapkan Moms sekalian. Karena saat Si Kecil baru lahir ke dunia, dia akan langsung dimandikan oleh tenaga medis. 

Baru nanti setelah beberapa jam, Si Kecil akan langsung dikenalkan dengan popok newborn. Paling tidak, Moms membutuhkan 2 pack popok newborn untuk kebutuhan awal. 

Kulit Si Kecil memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda dengan orang dewasa, oleh karena itu pemilihan popok newborn yang mempunyai bahan dasar lembut dan tidak menimbulkan iritasi merupakan hal wajib yang perlu dilakukan.

Pilihlah popok newborn yang menggunakan tape perekat. Popok newborn yang menggunakan tape perekat akan memudahkan Moms dan Dads saat akan memasang dan mengganti popok kotornya dengan yang bersih tanpa perlu mengangkat tubuh Si Kecil terlalu banyak. Ukuran pinggangnya pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan Si Kecil yang tali pusat belum putus. Sebaiknya jangan langsung menggunakan popok celana bayi, karena tingkah Si Kecil saat baru lahir belum banyak. Dia akan lebih sering menghabiskan waktunya dengan tidur dan minum Air Susu Ibu (ASI). 

Perlu diketahui, intensitas buang air Si Kecil saat usia newborn akan lebih sering dibanding saat usianya mulai bertambah besar. Hal itu dikarenakan sistem pencernaannya masih terus berkembang. Ditambah, asupan nutrisi yang diterimanya saat newborn hanyalah dari ASI yang berupa cairan. Sehingga penyerapannya lebih cepat dibandingkan makanan padat. 

Popok Merries Tape ukuran New Born memiliki bahan yang sangat lembut, sehingga sangat cocok digunakan untuk kulit Si Kecil yang masih sangat sensitif. Ukurannya yang memang disesuaikan dengan ukuran bayi yang baru lahir juga memastikan popok terpasang dengan baik di tubuh bayi. Perekat yang bisa dilepas pasang juga akan membantu Moms untuk menyesuaikan ukuran popok ke tubuh Si Kecil, dan fitur yang baik buat orang tua yang belum begitu fasih memakaikan popok. Terdapat pula nomor pada pinggang popok Merries Tape, pastikan pasangkan perekat pada nomor yang sama kanan dan kiri agar popok terpasang dengan pas. 

Selain itu, popok newborn dari Merries juga memiliki alarm penanda pipis. Sehingga Moms bisa menghindarinya dari risiko ruam popok. Penyakit yang diderita lebih dari 30% bayi di Indonesia. Moms hanya perlu melihat perubahan warnanya pada bagian luar popok, untuk kemudian menggantinya dengan popok bersih.

2. Dokumen penting

Saat Si Kecil baru saja lahir ke dunia, baik itu di klinik persalinan ataupun Rumah Sakit, pihak pengurus pasti akan menanyakan kelengkapan dokumen Moms dan Dads sebagai orang tua. 

Moms dan Dads harus membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan juga fotokopinya. Persiapkan dari sebelum masuk rumah sakit, sehingga saat proses persalinan, Dads yang menunggu proses persalinan bisa fokus mengurus administrasi di rumah sakit. 

Jangan juga lupa untuk menyiapkan fotokopi kartu keluarga (KK). Bagi Moms atau Dads yang memiliki asuransi swasta, jangan sampai lupa membawa kartu tersebut. Kartu dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan juga tetap dibawa ya Moms.

Sebagai langkah mitigasi, jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan, dan provider asuransi swasta milik Moms atau Dads tidak meng-covernya. Catatan kehamilan sewaktu rutin melakukan pemeriksaan ke dokter juga perlu dibawa. Karena disitu terdapat riwayat obat apa saja yang diberikan dan bagaimana kondisi kehamilan Moms sejak awal melakukan pemeriksaan hingga saat mulai persalinan. Siapkan dokumen ini di satu tempat yang sama ketika Moms sudah semakin mendekati HPL, sehingga bila tiba-tiba harus ke Rumah Sakit, Moms dan Dads tidak akan kelimpungan mencari dokumen-dokumen ini.

3. Selimut

Si Kecil dengan kulit sensitifnya akan mudah sekali merasakan dinginnya suhu di rumah sakit ataupun klinik bersalin. Moms perlu membawa selimut bayi untuk kemudian diberikan pada Si Kecil. Biasanya bahan selimut yang diberikan tidaklah terlalu tebal dan tidak terlalu tipis. Sehingga Si Kecil juga tidak merasakan kepanasan atau kedinginan. 

4. Pompa ASI

Si Kecil yang baru saja lahir ke dunia akan mendapatkan pengalaman yang serba baru. Mulai dari pengalaman melihat, mendengar, merasakan, bersentuhan dan masih banyak lagi. Bahkan untuk langsung menemukan puting susu Moms juga kadang Si Kecil mengalami kesulitan.

Hal itu adalah sesuatu yang wajar, karena Si Kecil belum pernah merasakan minum dari puting susu Moms. Hal tersebut dinamakan bingung puting. Jangan panik jika hal itu terjadi, Moms harus sabar untuk mengarahkan Si Kecil supaya bisa menyedot ASI untuk kebutuhan nutrisinya.

Selain itu, hal yang biasa terjadi juga adalah puting susu Moms tidak keluar seperti biasanya. Hal itu juga merupakan kondisi yang normal, karena seiring berjalannya waktu, kondisi tubuh dan bentuk tubuh Moms akan menyesuaikan secara alamiah. 

Nah dalam keadaan seperti itu Moms memerlukan pompa ASI. Meskipun pihak RS atau klinik bersalin menyediakan alat tersebut, namun akan lebih baik jika Moms dan Dads bisa mempersiapkannya lebih awal. 

5. Baju menyusui

Moms juga perlu mempersiapkan baju menyusui sebagai barang yang harus dibawa saat persalinan. Hal itu perlu untuk memudahkan Moms memberikan ASI saat Si Kecil lahir. Moms bisa menggunakan kemeja yang longgar ataupun daster dengan kancing. Jangan gunakan kaos yang ketat ya Moms supaya mudah memberikan ASI untuk Si Kecil. Pastikan bagian atas baju dapat dibuka dengan mudah, agar Moms tidak perlu bergerak banyak pasca melakukan persalinan.

Berapa kebutuhan popok newborn untuk bayi baru lahir

Saat Si Kecil masih dalam fase newborn, kebutuhan popok masih cukup banyak. Paling tidak dalam satu hari, Moms harus menyediakan popok newborn sebanyak 10 hingga 12 popok.

Dari jumlah tersebut, coba hitung kebutuhan popok newborns dalam satu bulan. Jumlahnya pasti tidak terbayang oleh New Moms bukan?  Ya, jumlahnya mencapai 300 hingga 320 popok. Oleh karena itu, pemilihan popok newborn yang baik sangat diperlukan, agar tumbuh kembang Si Kecil bisa berjalan sangat baik.

Pilihlah popok newborn yang memiliki daya serap yang baik agar kondisi di dalam popok tetap kering meskipun Si Kecil pipis atau berkeringat. Selain daya serap, Moms bisa pilih popok untuk bayi baru lahir yang memiliki sirkulasi udara baik seperti pada popok Merries. Dengan sirkulasi udara yang baik, kelembapan di dalam popok dapat dilepaskan keluar, sehingga kulit bayi tetap nyaman dan terhindar dari iritasi. Namun, tetap diingat bahwa kulit Si Kecil yang baru lahir masih sensitif, sehingga lebih baik Moms langsung mengganti popok setiap kali Si Kecil pipis.Sehingga potensi munculnya iritasi pada area kulit Si Kecil yang tertutup popok juga bisa semakin hilang. Berikan popok yang terbaik saat Si Kecil sedang dalam masa pertumbuhan. Sehingga Moms bisa melihat sendiri bagaimana cepatnya perkembangan Si Kecil.