4 Cara Ajarkan Anak Jadi Pemberani

Merries Insight
18 Desember 2014
Umum
Share
4 Cara Ajarkan Anak Jadi Pemberani

Anak – anak sering terlihat bermain tanpa rasa takut terjatuh atau terluka. Namun, apakah Moms tahu bahwa walaupun ia terlihat berani, sebenarnya ia tetap saja mempunyai rasa takut untuk beberapa hal tertentu. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat membuat balita merasa takut dan bagaimana cara mengatasinya.

Hantu dan Monster

Saat sudah balita, imajinasi anak sudah berkembang dengan pesat. Cerita-cerita tentang mahkluk menyeramkan dapat membuat anak merasa takut terhadap hantu dan monster. Oleh sebab itu, Moms perlu meyakinkan si kecil bahwa dia ada di tempat yang aman. Jika buah hati Moms berusia 1-3 tahun, Moms dapat membantunya memilih boneka untuk pelindungnya. Sementara itu untuk anak yang lebih besar, Moms dapat menjelaskan perlahan-lahan bahwa hantu dan monster hanya imajinasi.

Gelap

Perasaan takut akan gelap mulai dialami anak karena pada saat gelap si kecil merasakan keadaan yang amat sunyi. Moms dapat memasang lampu kecil di kamar si kecil supaya keadaan kamarnya tidak gelap gulita. Selain itu nyalakan radio atau TV dengan suara yang tidak terlalu kencang supaya anak tidak merasa suasana terlalu sepi.

Kesepian

Ajarkan si kecil untuk mempunyai mainan yang dapat menjadi teman tidurnya. Yakinkan pada si kecil juga bahwa Moms tidak akan berada jauh- jauh darinya. Bila ia menangis saat malam hari, Moms sebaiknya segera menenangkannya dengan cepat supaya rasa takutnya cepat berkurang dan hilang karena bagaimanapun juga anak akan merasa aman dan nyaman bila di dekat Moms, orangtuanya.

Guntur dan Petir

Suara guntur maupun petir yang sering terjadi saat musim penghujan memang sering membuat anak merasa takut dan kaget. Cobalah untuk tidak menunjukkan raut muka kaget dan takut juga setiap ada petir atau suara guntur supaya si kecil tidak ikut-ikutan takit. Katakan kepada anak bahwa suara guntur merupakan tanda dari hujan yang menyenangkan

Demikian Moms beberapa hal yang membuat balita merasa takut dan bagaimana mengatasinya. Bila anak mampu mengatasi rasa takutnya, tentu akan akan tumbuh menjadi anak yang lebih berani.