Tips Mengembangkan Memori, Fokus & Logika Si Kecil

Merries Insight
12 Juni 2016
Umum
Share
Tips Mengembangkan Memori, Fokus & Logika Si Kecil

Bermain bersama dengan si kecil dapat membantu menstimulasi dan mengolah otak balita sehingga kemampuan kognitif, perilaku, dan sosialnya dapat berkembang secara optimal. Menurut beberapa ahli perkembangan anak, bermain merupakan salah satu cara paling efektif yang dapat membantu mengolah otak balita.

Ketika si kecil semakin banyak melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kemampuan memproses, mengkategorikan, dan menginterpretasikan informasi melalui pendengaran, penglihatan, dan gerakan motorik yang diperoleh saat bermain, kemampuan si kecil untuk berpikir akan menjadi semakin berkembang. Dengan cara itulah si kecil mampu menyerap informasi dan pengetahuan baru secara lebih baik.

Menurut Lely Tobing, bermain bersama terutama pada saat usia balita atau golden age, pertumbuhan sel saraf otak si kecil sedang berkembang dengan pesat. Salah satu bagian perkembangan anak yang turut mendapatkan manfaat dari bermain yang berkualitas adalah kemampuan intelektual atau kognisinya.

Oleh sebab itu permainan yang dapat mengasah memori, rentang waktu atensi/ fokus, dan logika akan membantu kemampuan si kecil di jenjang pendidikannya kelak. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Moms lakukan untuk mengasah memori, fokus, dan logika.

Permainan Memori

Jika Moms ingin mengasah kemampuan memori si kecil yang berusia 1-3 tahun, sebaiknya Moms sering mengajak si kecil bermain puzzle asosiasi misalnya menyusun beberapa bagian terpisah menjadi satu bentuk utuh. Tetapi, untuk yang sudah berusia 4 tahun ke atas, berikan puzzle dengan tingkat kesulitan berbeda. Contohnya bermain puzzle yang menghubungkan dua benda berbeda secara tepat. Dengan mengajaknya bermain puzzle, si kecil akan mengasah kemampuan motorik halusnya dan kemampuan fokus untuk menyelesaikan tugas yang sederhana.

Permainan Logika

Selain bermain puzzle, Moms juga dapat mengajak si kecil bermain board game asosiasi untuk mengasak kemampuan berpikir atau logika anak. Contohnya si kecil diajak mengelompokkan gambar – gambar berdasarkan kategori misalnya warna, jumlah kaki, tempat hidup, dan ciri khas masing-masing. Permainan tersebut dapat melatih visual spasial si kecil. Bila dilakukan secara teratur, si kecil akan terlatih untuk menjadi lebih teliti, tekun, dan kreatif.

Permainan Fokus

Permainan mengelompokkan gambar atau benda yang sama di antara dua kelompok dapat membantu melatih kemampuan fokus si kecil, Jenis permainan tersebut sangat bermanfaat untuk membantu meningkatkan kemampuan si kecil dalam menyelesaikan masalah sederhana dan memperlihatkan kesamaan dalam sebuah kelompok.

Ternyata, cukup dengan mengajak si kecil bermain bersama, ia dapat memperoleh banyak sekali manfaat untuk masa depannya. Mulai sekarang Moms dapat menggunakan permainan tersebut jika ingin melatih kemampuan logika, fokus, dan memori si kecil.