Tanda Lahir di Kulit Buah Hati yang Harus Moms Waspadai

Merries Insight
15 September 2016
Tumbuh Kembang
Share
Tanda Lahir di Kulit Buah Hati yang Harus Moms Waspadai

Moms, tanda lahir atau birthmark adalah hal umum yang dialami sebagian besar bayi di dunia. Namun, ada sebagian tanda lahir yang ternyata harus Moms awasi karena dapat mengindikasikan kesehatan si Kecil yang kurang baik. Apalagi kalau Moms mengabaikannya dalam waktu lama sampai birthmark tadi membesar dan mengganggu organ vital si Kecil yang belum berkembang utuh. Berikut ini ada beberapa tanda lahir yang Moms patut waspadai. Port Wine

Birthmark ini muncul dengan warna kemerahan atau keunguan. Sekitar tiga dari seribu bayi yang lahir mempunyai port wine yang bentuknya bisa menebal bahkan bergelombang seiring bertambahnya umur. Selain itu, tanda lahir ini juga dapat meningkatkan tekanan di sekitar mata kalau terus dibiarkan. Jadi si Kecil yang mempunyai birthmark ini perlu memeriksakan diri mereka ke dokter spesialis mata. Karena tidak bisa hilang sendiri, port wine harus dilenyapkan memakai laser. Cavernous Hemangmioma

Sekilas, tanda lahir ini menyerupai strawberry hemangioma yang tidak berbahaya. Hanya saja, letaknya jauh lebih dalam dan membuatnya tampak kebiruan. Cavernous hemangmioma sebenarnya tak bersifat mengancam, tetapi kalau muncul di sekitar mata, mulut, atau hidung dan mengganggu proses makan, penglihatan, atau pernapasan, maka harus segera dihilangkan. Selain menggunakan laser, cavernous hemangmioma dapat dikecilkan dengan obat-obatan dan tidak memunculkan jaringan parut. Venous Malformations

Dari namanya saja, Moms mungkin sudah dapat menilai kalau tanda lahir ini perlu segera diobati. Meski jarang terjadi, venous malformations harus tetap diwaspadai. Birthmark tersebut merupakan jalinan dari pembuluh darah dengan ukuran yang lebih besar dan menonjol dibandingkan tanda lahir lainnya. Lantas venous malformations harus segera ditangani, bisa melalui obat, operasi, serta embolisasi; satu prosedur penyumbatan pada pembuluh darah untuk menyusutkan ukuran tanda lahir. Dysplastic Nevi

Tahi lalat berukuran kecil mungkin tidak akan membahayakan si Kecil. Namun lain ceritanya dengan tahi lalat berukuran besar seperti dysplastic navi yang kalau dibiarkan akan tumbuh jadi kanker. Jika Moms mendapati tanda lahir berupa tahi lalat besar pada si Kecil, ada baiknya untuk segera mengonsultasikan hal tersebut kepada dokter untuk segera ditangani. Apalagi kalau ukurannya mencapai 10 sentimeter yang memiliki peluang menjadi kanker kulit sebesar 6%. Nevus Sebaceous

Satu lagi tanda lahir berbahaya yang harus Moms waspadai, yaitu nevus sebaceous. Birthmark tersebut umumnya muncul dalam bentuk plak warna kuning di wajah atau kulit kepala. Memasuki pubertas, tanda tersebut akan tampak semakin jelas dan menonjol. Nevous sebaceous sama langkanya dengan venous malformations, tetapi kalau dibiarkan bisa tumbuh menjadi kanker kulit yang mematikan. Jika tanda lahir ini muncul para kulit si Kecil, segera konsultasikan dengan dokter terpercaya.

Baca Juga

Waspadai Tanda-tanda Sakit Jantung pada Si Kecil Ini, Moms!

Buah-buah Ini Harus Moms Hindari di Trimester Pertama Kehamilan

Bintik-Bintik di Kulit Si Kecil yang Patut Moms Waspadai