Si Kecil yang Gemuk Memang Menggemaskan, Tapi Waspadai Dampaknya Ya Moms

Merries Insight
19 Mei 2016
Umum
Share
Si Kecil yang Gemuk Memang Menggemaskan, Tapi Waspadai Dampaknya Ya Moms

Siapa sih yang nggak gemas ketika melihat anak gemuk? Harus diakui jika anak gemuk punya pesona yang lebih ketimbang anak dengan tubuh normal. Dengan pipinya yang chubby dan nafsu makannya yang besar, merupakan jaminan orang merasa gemas dan penasaran ingin mencubitnya.

Tapi ingat Moms, dibalik penampilannya yang menggemaskan, ternyata ada dampak buruk yang wajib di waspadai. Mau tahu apa saja? Simak yuk penjelasannya, seperti yang dilansir dalam parenting.

Sindrom metabolik

Sindrom metabolik merupakan kondisi yang bisa membuat si kecil berisiko terkena penyakit tertentu yang berhubungan dengan obesitas. Dengan kata lain, bayi yang obesitas berpeluang besar terserang penyakit diabetes, jantung, dan masalah kesehatan lainnya, ketika sudah memasuki usia dewasa.

Hypertensi

Selain malah jantung dan hypertensi, anak yang obesitas pun punya kecenderungan untuk mengidap hypertensi ketika dewasa nanti. Kondisi ini terjadi akibat dari tumpukan kolesterol yang bisa menyebabkan penyempitan arteri, hingga berpeluang besar menyebabkan sakit jantung dan masalah lainnya.

Masalah Pernapasan

Akibat dari obesitas, pertumbuhan alat pernafasan si kecil (termasuk paru-paru) jadi kurang maksimal. Jelas ini kurang baik. Pasalnya, kekurangan suplay oksigen akan menyebabkan timbulnya berbagai masalah kesehatan pernafasan, menurunkan stamina dan membuat prestasi akademik si kecil kurang maksimal.

Gangguan tidur

Sleep apnea atau gangguan tidur tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi bisa menimpa siapa saja, termasuk bayi. Kondisi ini ditandai dengan munculnya dengkuran keras ketika si kecil tidur, gelisah, sulit tidur dan berbagai masalah gangguan kesehatan lainnya terkait gangguan tidur.

Penis kecil

Bagi anak pria, obesitas bisa membuat alat kelamin si kecil tidak tumbuh maksimal. Disinilah cikal bakal terjadinya masalah mikropenis, yang menjadi salah satu masalah klasik bagi pria dewasa. Umumnya, kondisi ini terjadi karena hormon testosteron dalam tubuh si kecil lebih rendah ketimbang hormon lainnya.

Pubertas Terlalu Awal

Obesitas pun berpengaruh kepada anak wanita, dimana mereka akan cenderung mengalami masa pubertas dan menstruasi yang lebih cepat. Selain itu, obesitas pun merupakan masalah besar bagi anak wanita, terutama dalam hal penampilan dan rasa percaya dirinya.

Selain itu, anak obesitas pun akan cenderung rendah diri, rentan jadi korban bullying ketika masuk usia sekolah, cenderung mengalami masalah perilaku, kecerdasan yang rendah, mudah depresi dan lainnya. Jadi bagaimana Moms, masih memimpikan punya anak gemuk?