Si Kecil Rewel? Waspadai Kolik Ya Moms!

Merries Insight
04 Agustus 2016
Kesehatan
Share
Si Kecil Rewel? Waspadai Kolik Ya Moms!

Pernah mengalami si kecil yang nangis terus sepanjang malam? Sebenarnya, wajar kalau bayi baru lahir menangis di tengah malam. Pasalnya, ini merupakan cara mereka untuk memberitahukan jika mereka lapar, atau merasa tidak nyaman dengan pakaian, pokok atau suhu kamar.

Untuk memastikan tidak ada masalah serius, cobalah untuk memberikan si kecil susu, me-waslap kemudian mengganti diaper dan pakaiannya dan mengatur suhu kamar agar terasa lebih nyaman. Jika sudah dilakukan dan si kecil terdiam, Moms bisa berlega hati karena tidak ada masalah yang harus dikhawatirkan.

Tapi bagaimana kalau si kecil masih saja menangis?

Kondisi inilah yang mungkin disebut kolik. Menurut data yang bersumber dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sekitar 15-20 persen bayi di Indonesia terserang kolik. Biasanya, serangan ini akan terjadi ketika si kecil baru berusia beberapa minggu dan berhenti ketika sudah berusia 3-4 bulan.

Kolik sendiri biasanya menyerang di malam hari, dan akan memaksa Moms untuk begadang. Walaupun begitu, kolik bisa saja terjadi di siang atau sore hari, atau bahkan dalam beberapa kasus, kolik bisa menyerang seharian penuh.

Sebenarnya, apa sih yang menyebabkan kolik?

Baca Juga

Lakukan Ini Agar Si Kecil Tidak Rewel Saat Moms Kembali Bekerja Pasca Libur Panjang

Si Kecil Rewel Saat Sakit? Pakai Trik Ini Saat Merawatnya Moms!

Si Kecil Rewel Saat Didudukkan di Car Seat? Ini Triknya Moms

Walaupun sangat mengganggu, ternyata kolik bukanlah penyakit, melainkan istilah untuk menggambarkan kondisi ketika bayi menangis terus-menerus di malam hari. Mengenai penyebabnya sendiri, hingga kini belum ada penyebab pasti kenapa sampai kolik menyerang.

Tapi menurut dr. Nyoman, kondisi ini biasanya terjadi kalau si kecil terlalu banyak diberi ASI, sehingga akan memicu usus kepenuhan dan terlalu meregang. Kalau diberi susu formula, bisa jadi kolik timbul karena si kecil tidak cocok dengan sofur atau bisa juga menderita intoleransi laktosa.

Selain itu, Nyoman menambahkan, kondisi menyusui yang salah pun bisa menyebabkan si kecil kolik. Pasalnya, ketika si kecil menyusu dengan cara kurang benar, udara akan masuk ke perut, hingga akhirnya menyebabkan perut terasa sakit.

Bagaimana cara mengatasinya?

Satu hal yang paling penting adalah, jangan sekali-kali memberikan obat ketika si kecil terkena kolik, terlebih kalau si kecil masih berusia dibawah 6 bulan. Lebih baik gendong dengan kepala tegak, dan dekap si kecil sambil menepuk-nepuk punggungnya agar bersendawa.

Baca Juga

Lakukan Ini Agar Si Kecil Tidak Rewel Saat Moms Kembali Bekerja Pasca Libur Panjang

Si Kecil Rewel Saat Sakit? Pakai Trik Ini Saat Merawatnya Moms!

Si Kecil Rewel dan Tantrum? Hadapi dengan Cara Ini Ya Dads!

Selain itu, sebaiknya jangan memberikan si kecil susu terus menerus. Lebih baik berikan saja empeng kalau si kecil terlihat selalu ingin menyusu. Pasalnya, menyusu bisa jadi terapi jitu untuk meredakan nyeri sekaligus membuat si kecil merasa nyaman.

Intinya Moms, tenanglah dan jangan panik. Kalau tangisan si kecil belum reda hingga pagi hari, segera bawa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.