Perubahan Wajah dan Rambut Saat Hamil

Merries Insight
12 Desember 2014
Kesehatan
Share
Perubahan Wajah dan Rambut Saat Hamil

Ketika seorang wanita hamil, ia akan menyadari bahwa banyak perubahan terjadi di dalam dirinya. Perubahan tersebut tidak hanya terjadi pada perut di mana perut mulai membesar tetapi juga terjadi pada bagian tubuh yang lain termasuk rambut dan wajah. Walaupun tidak semua ibu hamil mengalami perubahan ini, namun perubahan tersebut adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

Perubahan Rambut

Salah satu perubahan rambut yang sering dialami oleh ibu hamil adalah rambut yang tadinya lurus berubah menjadi agak keriting. Hal ini disebabkan karena perubahan hormon yang menimbulkan efek samping berbeda di setiap calon ibu dan tidak menutup kemungkinan rambut Moms akan berubah jadi lebih kering sehingga membuatnya terlihat keriting.

Zat besi merupakan mineral yang sangat dibutuhkan selama hamil karena digunakan untuk menghasiljan sel – sel darah merah. Zat besi juga berperan penting dalam pertumbuhan rambut Moms. Rambut keriting terjadi karena ikatan disulfide atau semacam zat kimia yang terdapat pada rambut. Zat kimia ini bertugas mengikat serat keratin rambut dan ikatan tersebut bisa diubah oleh mineral yang ada dalam makanan. Nah, perubahan ikatan itulah yang akhirnya menyebabkan terjadinya perubahan bentuk rambut dari lurus menjadi keriting atau bahkan sebaliknya dari keriting menjadi lurus.

Perubahan Wajah

Perubahan wajah selama kehamilan tidak lantas membuat wajah berubah menjadi lebih chubby atau berubah bentuk. Perubahan tersebut biasanya adalah wajah lebih mudah berjerawat dan muncul flek hitam pada wajah seperti anak remaja yang sedang mengalami masa puber. Perubahan ini tentu saja cukup menyebablkan. Perubahan wajah ini disebabkan karena kadar hormon progesteron, estrogen, dan MSH (melanocyte stimulating hormone) meningkat ketika seorang wanita sedang hamil. Perubahan ini secara otomatis memang dapat menstimulasi perubahan peningkatan melanin atau hiperpigmentasi untuk sementara waktu. Kemudian muncul tanda kehamilan yang disebut dengan melisma gravidarum di wajah. Tanda kehamilan biasanya terlihat di kedua pipi, dagu, bagian atas bibir, dahi, dan garis rahang yang akhirnya berbentuk seperti sebuah topeng. Anehnya tanda ini terjadi secara simetris yaitu di kedua sisi wajah bagian kiri dan kanan. Keadaan ini tidak sedikit dialami ibu hamil Moms. Pasalnya 50% - 70% ibu hamil mengalami hal ini.

Selain munculnya tanda kehamilan di wajah, kehamilan memang dapat memicu munculnya jerawat di wajah. Peyebabnya yaitu peningkatan produksi sebuh atau kelenjar minyak yang bertugas menjaga supaya kulit tetap halus. Kelenjar ini menyebabkan pori-pori kulit tertutup sehingga kotoran di wajah menumpuk dan menyebabkan munculnya jerawat.