Pakai Cara Ini untuk Mengatasi Sikap Si Kecil yang Agresif

Merries Insight
03 Mei 2016
Kesehatan
Share
Pakai Cara Ini untuk Mengatasi Sikap Si Kecil yang Agresif

Sama seperti kebanyakan anak lainnya, si kecil pun memiliki beberapa fase unik yang mengiringi masa pertumbuhannya. Seperti sulit berbagi atau pelit, fase eksplorasi lingkungan, sampai kebiasaan bertindak agresif sebagai simbol pertahanan diri. Jangan terlalu khawatir Moms, ini normal kok!

Tapi walaupun begitu, anda nggak bisa membiarkan sikap ini terus dimiliki si kecil, apalagi kalau tindakan agresifnya dinilai berlebihan dan berpotensi mencelakakan anak lainnya. Jika dibutuhkan, berikut merupakan beberapa trik menangani anak yang agresif, seperti dilansir dalam allwomanstalk.

Beri Pengertian

Banyak alasan kenapa si kecil bertindak agresif, salah satunya karena dia mencoba mempertahankan barang miliknya sendiri, rasa cemburu, mencari perhatian, atau menginginkan barang anak lainnya.

Walaupun normal, ini tidak bisa dibenarkan Moms, terutama jika si kecil agresif karena menginginkan barang anak lainnya. Untuk mengatasinya, berikan pengertian kepadanya jika tidak semua barang harus dia miliki, tanamkan rasa hormat dan tekan dirinya untuk selalu berbagi.

Peringatan

Berikan peringatan kepada si kecil jika dia mulai bertindak agresif kepada anak lainnya. Peringatan tersebut bisa berupa ancaman, hingga hukuman. Contohnya, ancam si kecil tidak akan diajak jalan-jalan atau dikurung dalam kamar kalau terus bertindak agresif.

Intinya, isyaratkan kepada si kecil jika tindakan agresif tidak diperbolehkan dan merupakan sikap yang tidak terpuji.

Minta maaf

Ajarkan si kecil untuk minta maaf karena telah menyakiti temannya. Suruh dia memperbaiki kesalahannya sendiri, misalnya dengan cara mengembalikan barang milik anak lainnya jika dia merampasnya, atau suruh berbagi jika dia enggan meminjamkan mainannya kepada anak lainnya.

Dengan menyuruh si kecil meminta maaf, secara tidak langsung anda sudah mengajarkan si kecil makna tanggung jawab, dan menghormati hak teman-temannya.

Hukuman

Jika si kecil sudah sangat keterlaluan, anda wajib memberikan hukuman sebagai tindak lanjut dari ancaman dan peringatan. Misal, tidak membiarkan si kecil bermain games, tidak mengajaknya jalan-jalan, mengurungnya dalam kamar, dan hukuman lainnya yang dianggap wajar.

Dengan cara ini, si kecil akan sadar jika tindakan agresif merupakan hal yang buruk dan nggak pantas dilakukan anak baik-baik. Selamat mencoba!