Dads, Jangan Takut Menunjukkan Sisi Lemah Lembut Di Depan Si Kecil

Dads, Jangan Takut Menunjukkan Sisi Lemah Lembut Di Depan Si Kecil

Seorang ayah memang diharapkan untuk jadi tulang punggung keluarga yang bukan hanya berarti secara finansial tapi juga bisa menjadi moral support bagi anggota keluarga baik untuk Moms atau Si kecil. Makanya Dads, meskipun Dads adalah tipe orang yang kaku dan tidak banyak tersenyum, tidak ada salahnya bersikap lembut kepada Si kecil dan menunjukkan sisi lain dari seorang ayah yang memperlakukan anaknya dengan lembut dan penuh kasih sayang. Karena jaman sekarang sudah dinilai tidak efektif lagi mendidik dan bersikap kepada anak dengan keras dan menanamkan rasa takut. Ini alasannya kenapa Dads diwajibkan untuk bersikap lemah lembut terhadap Si kecil.

Setara dengan hubungan antara Moms dengan Si kecil

Sudah ada hasil penelitiannya lho Dads, bahwa hubungan yang terbentuk antara Dads dengan Si kecil dengan cara yang suportif dan penuh dukungan sama dengan hubungan yang terbentuk antara Moms dengan Si kecil yang lahir secara natural dari persalinan. Hubungan batin ini akan membentuk kepribadian Si kecil yang lebih positif dalam kehidupan sosialnya nanti termasuk pada masa-masa rawan saat remaja. Bahkan ketika Si kecil sudah tumbuh jadi anak remaja, peran Dads lebih berpengaruh terhadap perkembangannya dibandingkan peran Mom. Dan Sikap Dads yang lembut akan membentuk pribadi Si kecil yang lembut pula.

Memberikan kesan yang lebih mudah didekati

Dads tentu tidak mau Si kecil nantinya lebih suka berdiskusi mengenai kehidupannya atau masalah yang dihadapinya dengan orang lain ketimbang orang tuanya sendiri kan? Seringkali anak yang tidak bersikap terbuka kepada orang tuanya karena mendapatkan image orang tua yang sulit untuk didekati dan cenderung bersikap judging. Dengan dari awal sudah menerapkan sikap yang lembut kepada Si kecil, ia nantinya akan bersikap lebih terbuka dan percaya kepada ayahnya ketimbang orang lain. Dengan begitu Dads akan lebih mudah untuk melakukan pengawasan dan memberikan nasehat yang mudah diterima bagi Si kecil.

Jadi role model yang baik

Cara Dads berinteraksi dengan anggota keluarganya akan menjadi sesuatu yang dijadikan panutan oleh Si kecil. Oleh karena itu apabila Dads adalah orang yang lembut, mau terlibat dalam hidup Si kecil dan bersikap suportif bukannya menjadi tukang kritik maka suatu hari nanti Si kecil yang perempuan akan mencari pasangan hidup yang punya kualitas sama dengan ayahnya. Sedangkan Si kecil yang laki-laki akan berusaha untuk menjadi anak yang baik agar mendapatkan pengakuan dari ayahnya.