Cara Membangun Komunikasi yang Kuat dengan Si Kecil

Cara Membangun Komunikasi yang Kuat dengan Si Kecil

Komunikasi antara Moms dan Si kecil dikatakan baik tidak hanya saat Si kecil mampu mendengarkan dan menerima ucapan orang tua. Akan tetapi, juga dinilai dari cara Si kecil mengungkapkan dan menyampaikan apa yang mereka rasakan. Dengan demikian, Moms selaku orang tua bisa memahami Si kecil dengan lebih baik.

Komunikasi pun bisa dijadikan sebagai pondasi utama seperlu membangun ikatan kuat antara Si kecil dengan lingkungan. Tidak hanya itu saja. Dengan komunikasi yang baik diharapkan mampu menjadi jembatan guna mengutarakan apa yang dipikirkan Si kecil dengan cara tepat. Berikut ini, beberapa cara membangun komunikasi yang kuat dengan Si kecil.

Luangkan Waktu

Tidak jarang Si kecil merasa malas mengungkapkan isi hatinya lantaran merasa tidak dihiraukan oleh orang tuanya. Mungkin Moms dan Dads tidak bermaksud mengacuhkan Si kecil. Oleh karena itu, peran aktif orang tua sangat dibutuhkan untuk mengambil inisiatif membuka pembicaraan lebih dulu. Bukan hal sulit memulai berbicara dengan Si kecil. Moms dan Dads bisa memulai dengan menanyakan pertanyaan ringan seperti apa yang dipelajari di sekolah, apa yang sedang dimainkan, dan sebagainya. Pertanyaan sederhana tersebut bisa membuat Si kecil tertarik untuk bercerita lebih lanjut. Namun, memang masih bergantung dari mood Si kecil itu sendiri.

Mendengarkan Si Kecil

Salah satu kesalahan yang masih kerap dilakukan orang tua yaitu enggan mendengarkan cerita Si kecil. Hal ini tidak lain karena orang tua merasa mereka pemegang kendali utama dalam berkomunikasi. Moms dan Dads, sebenarnya orang tua tidak harus selalu mendominasi pembicaraan. Ingat bahwa Si kecil juga membutuhkan waktu tersendiri untuk berbicara dan didengarkan. Oleh sebab itu, berikan waktu dan dengarkan apa yang dikatakan Si kecil. Karena bisa jadi Si kecil sedang ingin berkeluh kesah tentang hal tidak menyenangkan yang dialami di sekolah atau lainnya. Tunjukkan kepada Si kecil bahwa Moms dan Dads mempunyai ketertarikan untuk tahu, lalu berikan masukan bermanfaat. Hal ini bisa membuat Si kecil merasa nyaman berkomunikasi dengan orang tuanya.

Baca Juga

4 Hal Penting Untuk Membangun Pola Tidur Sesuai Dengan Usia

Mau Menjalin Komunikasi yang Baik dengan Anak? Ini yang Perlu Ayah Lakukan

Benarkah Si Kecil yang Sering Bangun Pagi Daya Tahan Tubuhnya Lebih Kuat?

Melibatkan Diri dengan Si Kecil

Menjadi orang tua memang mengemban tanggung jawab besar. Tanggung jawab itu pun bisa jadi menyita banyak waktu. Selaku orang tua sudah seharusnya memperhatikan dan tidak mengabaikan kepentingan Si kecil. Pasalnya Si kecil adalah investasi luar biasa untuk masa depan. Oleh karena itu, cobalah melibatkan diri dengan Si kecil. Tunjukkan bahwa Moms dan Dads memahami dunia anak.