Bolehkah Si Kecil yang Baru Lahir Tidur di Kamar Berpendingin Ruangan?

Merries Insight
16 Agustus 2016
Tumbuh Kembang
Share
Bolehkah Si Kecil yang Baru Lahir Tidur di Kamar Berpendingin Ruangan?

Ada banyak hal yang menyebabkan si kecil sulit tidur, salah satunya karena cuaca yang terlalu panas. Sama seperti orang dewasa, si kecil pun bisa kegerahan, hingga akhirnya tidak nyaman dengan selimut, atau bahkan bisa tidak nyaman dengan tempat tidur.

Hal inilah yang kemudian mendasari banyak orang tua memasangkan AC atau air conditioner dalam kamar si kecil. Tujuannya jelas, agar si kecil bisa nyaman dan tidur dengan pulas. Kalau cuaca dingin, tinggal dimatikan, kalau cuaca panas, ubah saja suhunya jadi dingin. Beres kan?

Tapi, apakah aman si kecil tidur dalam ruangan ber-AC?

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh Otago University, di Selandia Baru, menyatakan jika si kecil sangat tidak disarankan untuk tidur di kamar ber-AC. Pasalnya, kebiasaan ini akan membuatnya berisiko terserang gangguan fungsi paru-paru atau yang disebut pneumonia.

Biasanya, gejala pneumonia sendiri ditandai dengan demam, batuk dan disertai sesak napas. Untuk penyebabnya sendiri bisa beragam, salah satunya adalah, infeksi kuman legionella pneumonia yang kebanyakan berasal dari AC sentral yang tidak rutin dibersihkan.

Selain itu, ternyata AC pun dituding sebagai biangkerok masalah kesehatan pada anak, apalagi kalau si kecil punya riwayat alergi, seperti asma atau rhinitis. Bahkan dalam kondisi yang lebih parah, AC bisa menyebabkan terjadinya kematian mendadak pada bayi baru lahir. Nah lho!

Baca Juga

Si Kecil Takut Lampu Kamar Dimatikan Saat Tidur? Lakukan Ini Ya Moms

Tips Si Kecil yang Baru Lahir Bisa Tidur dengan Aman dan Nyaman

Baik atau Tidak Jika Bayi Tidur di Kamar Terpisah dengan Orangtua?

Boleh dengan syarat

Walaupun banyak yang tidak merekomendasikan, tapi World Health Organization (WHO), masih memperbolehkan si kecil tidur di kamar ber-AC, dengan catatan suhunya harus diatas 20 derajat celcius. Bahkan sebaiknya Moms menggunakan suhu antara 23-27 derajat Celcius.

Solusi lainnya, Moms bisa menyiasati kondisi ini dengan memberikan variasi, contohnya, si kecil boleh tidur di ruangan ber-AC di siang hari, saat udara sedang panas, dan tidur tanpa AC saat udara sedang normal atau bahkan dingin (tentu saja dengan selimut untuk menjaganya tetap hangat).

Jangan lupa untuk rutin membuka kamar si kecil setiap pagi agar sirkulasi udara berjalan baik, dan berikan ventilasi yang cukup. Kalau dibutuhkan, Moms bisa menggunakan kipas angin, dengan catatan tidak langsung menerpa tubuh si kecil. Selamat mencoba Moms!

Baca Juga

Baik atau Tidak Jika Bayi Tidur di Kamar Terpisah dengan Orangtua?

Smart Crib, Tempat Tidur Otomatis untuk Si Kecil yang Baru Lahir

Si Kecil Takut Lampu Kamar Dimatikan Saat Tidur? Lakukan Ini Ya Moms