Apa Mungkin Bayi Anda Mengidap ADHD?

Merries Insight
29 Desember 2014
Umum
Share
Apa Mungkin Bayi Anda Mengidap ADHD?

Apakah bayi anda kerap bermasalah dengan teman mainnya? Atau apakah bayi anda selalu menangis ketika anda tingggalkan di sekolah? Apakah mungkin gejala-gejala ini menjurus ke penderita ADHD? Untuk mengetahui benar tidaknya, sebaiknya perhatikan hal-hal penting berikut ini:

  • Diagnosa

Gejala ADHD yang menyerang anak-anak usia di bawah 6 tahun memang sulit untuk dideteksi. Meski begitu, anda sebagai ibu masih bisa menstimulasi dan mengasah keterampilan anak anda. anak-anak yang sudah mulai memasuki masa pra-sekolah wajib diarahkan dan dikembangkan keterampilannya, dan tindakan positif lainnya yang kiranya bermanfaat untuk anak anda.

  • Lakukan rutinitas-rutinitas sederhana

Lakukan rutinitas sederhana yang dapat melatih kecerdasan dan keterampilannya. Misalnya saja, sebelumnya anak anda suka sekali menempati tempat duduk kakaknya saat sedang menonton TV. Nah, untuk mengasah pemahamannya, silahkan anda tempatkan 1 buah tempat duduk lagi khusus untuk anak anda agar ia paham bahwa tempat duduk yang baru tersebut adalah miliknya sedangkan tempat duduk yang sering ia tempati adalah milik kakaknya. Beri penjelasan padanya secara perlahan.

Contoh lainnya, jika anak anda sulit fokus untuk memakai pakaian sendiri, anda dapat membantunya dengan menggambar langkah-langkah berpakaian mulai dari memakai celana hingga mengancingkan pakaian. Jika anak anda melakukanya dengan benar, berilah ia hadiah. Jangan lupa untuk terus bersabar jika selama berminggu-minggu anak anda belum mampu melakukannya.

  • Bantuan dari luar

Jika usaha-usaha anda di atas tidak membuahkan hasil, sebaiknya anda meminta bantuan pakar kesehatan mental khusus anak seperti psikiatri atau psikolog anak, atau bisa juga dokter anak yang sangat memahami tentang perkembangan perilaku anak. Baik psikolog, psikiatri, atau pun dokter anak dapat mendiagnosa gejala-gejala ADHD yang diderita oleh anak-anak. Ketiga ahli ini juga dapat menginformasikan kemungkinan penyebab keterlambatan perkembangan mental/ perilaku yang diderita oleh anak anda.

Bagaimana, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda yang memiliki anak dengan permasalahan yang berkaitan dengan perbedaan perilaku atau kesehatan mental. Segera konsultasikan kesehatan mental anak anda jika anda sudah tidak dapat menanganinya.