Ajari Buah Hati untuk Memaafkan

Merries Insight
19 Januari 2015
Kesehatan
Share
Ajari Buah Hati untuk Memaafkan

Moms sebagai orang tua wajib mengajarkan hal-hal yang baik pada buah hati anda. Salah satunya yaitu mengajarkan dan memberi contoh memaafkan kesalahan orang lain. Anda contohkan meminta maaf pada buah hati anda atau pada anak-anak anda yang lainnya jika anda telah berbuat salah. Ajarkan pula untuk tidak mengungkit-ungkit kesalahan jika yang berbuat salah sudah meminta maaf. Dengan memaafkan kesalahan orang lain, berarti anda juga sudah meringankan beban anda sendiri. Nah, poin inilah yang wajib diajarkan pada ana-anak anda. katakan pada anak anda bahwa dengan memaafkan, hidup yang dijalani akan menjadi lebih positif dan tidak ada lagi rasa marah di hati.

Berikut terdapat tips-tips agar buah hati kita mudah memberi maaf pada orang lain:

  • Ajarkan anak untuk dapat memahami dan mengekspresikan perasaan dengan cara-cara yang tepat. Beritahu anak anda untuk tidak mendendam terhadap kesalahan orang lain. Ketika anak anda terlihat sedang marah, ajari cara menyalurkannya dengan aman dan baik. Misalnya dengan memberinya kertas dan crayon untuk dicoret-coret atau berteriak-teriak di kamar mandi.
  • Ajarkan anak untuk jujur pada orang yang telah membuatnya marah dan sakit hati. Misalnya, ajak anak anda untuk meminta teman yang telah merusak mainannya untuk memperbaiki mainan secara bersama-sama. Contoh lainnya, ajari anak anda untuk berani mengatakan bahwa dirinya tidak suka jika dikatai ‘anak bodoh’.
  • Ajarkan anak untuk memberi maaf dan melupakan kesalahan orang lain. Beritahu padanya bahwa dengan memaafkan, ia akan merasa lebih nyaman dan tenang serta hilang rasa marahnya.
  • Ajarkan anak anda untuk berbuat baik pada orang yang pernah membuatnya kesal atau orang yang pernah berbuat salah. Memang terasa sulit dan tak masuk akal. Katakan pada anak anda bahwa seseorang yang suka menyakiti hati orang lain adalah seseorang yang menderita batinnya. Oleh karena itu kasihinilah dia. Oleh karena itu, berbuat baiklah padanya dengan harapan keburukan yang ada di dalam hatinya akan tertutupi oleh kebaikan yang kita berikan.