5 Hal yang Perlu Dilakukan Jika Anak Super Pemalu

Merries Insight
02 Januari 2015
Tumbuh Kembang
Share
5 Hal yang Perlu Dilakukan Jika Anak Super Pemalu

Sebagian bayi yang lahir dengan inhibited temperament akan tumbuh sebagai anak yang pemalu. Pemalu sendiri bukanlah sesuatu yang negatif. Anak pemalu biasanya berkembang menjadi pendengar yang baik. Ia juga mempunyai rasa empati yang tinggi. Bila ia dapat menjalin hubungan pertemanan, biasanya teman-temannya akan sangat menghargainya. Jika Moms menganggap sifat pemalu anak berlebihan, Moms dapat membantunya. Anak yang pemalu dapat diajari memahami perasaannya sendiri dan juga mengatasi semua hambatan yang ia alami. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Moms ajarkan.

Selalu Bersikap Positif

Jangan menyalahkan atau menertawai ketika anak malu – malu. Jangan memberi julukan negatif kepada anak seperti “si penakut” atau “putri malu”. Dengan julukan itu, anak akan merasa bahwa sifat pemalunya adalah sifat buruk. Jangan mencelanya dan beri anak kepercayaan diri. Bila anak merasa dipahami dan diterima, Moms akan lebih mudah membantunya untuk menjadikannya lebih percaya diri.

Mengembangkan Kontak Sosial

Stimulasi buah hati Moms untuk mengembangkan interaksi sosial dengan anak-anak seumurannya atau orang di sekelilingnya. Beri pujian jika dia berlaku sosial. Tetapi jangan memaksa atau bahkan memarahi jika ia menolak.

Memberi Waktu dan Kesempatan Menyesuaikan Diri

Anak memerlukan waktu lebih lama untuk mengenal tempat baru, orang-orang baru, atau rutinitas baru yang dijumpainya. Moms dapat memberinya rasa aman dengan selalu ada didekatnya dan mulai menjauh bila anak sudah mulai merasa nyaman.

Memberi Perhatian dan Afeksi Cukup

Berikan pujian dan pelukan bila anak melakukan hal yang awalnya ia belum berani. Jangan tunjukkan ekspresi kecewa jika anak masih malu dan belum berani melakukan hal yang Moms harapkan. Dukungan yang positif dari Moms akan membuat anak menjadi lebih berani.

Mengatur Playdate

Undanglah anak sebayanya untuk bermain bersama di rumah Moms. Variasikan teman yang diundah ke playdate. Bila hari ini mengundang si A, maka playdate selanjutnya mengundang si B. Namun jangan lebih dari 1 anak setiap kali playdate. Playdate dengan teman berbeda setiap kalinya dapat membantu anak menjalin kontak sosial seluas – luasnya.