4 Tahap Perkembangan Suara Bayi

Merries Insight
02 Desember 2014
Tumbuh Kembang
Share
4 Tahap Perkembangan Suara Bayi

Sejak masih bayi walaupun dia belum bisa mengucapkan apa yang ia inginkan namun si kecil masih mampu menyuarakan keinginannya dengan berbagai macam cara. Cara pertama bayi memperlihatkan bahwa dia ingin berkomunikasi dengan Moms adalah menangis. Bila Moms mengamati tangisan si kecil, tangisan tersebut akan terdengar berbeda antara tangisan ketika ia mengantuk, kesal, atau saat ia lapar. Menangis merupakan salah satu cara yang efektif bagi bayi untuk berkomunikasi dengan orang-orang terdekat, khususnya ibunya. Pasalnya, tanpa disadari Moms akan berusaha membantu si kecil ketika ia menangis. Untuk membantu Moms berikut ini adalah beberapa tahap perkembangan suara bayi.

Usia 6 Minggu – 3 Bulan

Pada usia ini bayi sudah mulai mengeluarkan suara seperti ‘oo’ atau ‘aah’. Ketika sedang senang ia juga akan mengeluarkan suara yang memekik

Usia 3 – 6 Bulan

Ketika memasuki usia tersebut, bayi sudah mulai mencoba memainkan suara. Ia belajar untuk menyamakan suara yang dia keluarkan dengan suara – suara yang kerap ia dengarkan dari sekitar. Walaupun suara itu masih belum terdengar dengan jelas tetapi bayi sudah cukup terlihat ingin mengajak Moms berbicara maupun berinteraksi dengan orang – orang terdekatnya.

Usia 6 – 10 Bulan

Bayi mulai mengeluarkan suara seperti kata ‘ma ma’. Hal ini kadang dianggap sebagai kata pertama bayi. Tetapi pada usia ini pengucapan kata ‘ma’ sebenarnya tidak mempunyai makna apapun karena si kecil hanya menirukan apa yang sering ia dengar, bukan karena dia tahu bahwa ‘ma’ adalah panggilan untuk sang mama.

Usia 10 – 14 Bulan

Bayi sudah mulai mengenali benda – benda di sekitarnya dan ia belajar untuk memperlihatkan gestur yang diinginkan secara sosial misalnya melambaikan tangan ketika berpisah dengan orang lain atau menunjuk sesuatu yang ia inginkan. Ketika si kecil memasuki usia tersebut, anak sudah mulai mengucapkan ‘ma’ atau ‘mama’ ketia dia benar – benar sedang mencari Moms. Pada usia inilah ucapan ‘ma’ dari si kecil memang sudah bermakna dan menjadi saat di mana dia benar – benar mengucapkan kata pertamanya.