4 Kegiatan yang Tepat Untuk Balita yang Hiperaktif

Merries Insight
08 September 2014
Tumbuh Kembang
Share
4 Kegiatan yang Tepat Untuk Balita yang Hiperaktif

Ketika anak baru bisa berjalan dan mulai berlari kesana kemari, balita cenderung tidak bisa diam dan menjadi anak yang hiperaktif, seolah memiliki banyak energi dan tidak pernah merasa lelah. Keadaan ini sangat wajar terjadi pada balita karena mereka sangat senang setelah dapat berjalan dan ingin mengeksplorasi segala sesuatu di sekitarnya. Sebagai orangtua, Moms dituntut untuk menjaga dan melindunginya tanpa menghilangkan keceriaannya. Mengarahkan keaktifannya pada kegiatan yang bermanfaat akan mengubah energi anak menjadi kegiatan yang produktif. Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang dapat dilakukan untuk balita hiperaktif.

  1. Olahraga

Kegiatan fisik sangat bermanfaat untuk balita karena selain dapat menyalurkan energinya olahraga juga dapat menjadi media untuk menstimulasi otaknya. Ajarkan anak belajar satu olahraga seperti bersepeda, sepakbola, atau berenang. Anak biasanya menyukai olahraga renang karena aktivitas ini dilakuan di dalam air. Namun pastikan Moms selalu melengkapinya dengan peralatan keselamatan yang tepat.

  1. Bermain di Luar

Sesekali, ajak si kecil bermain di luar seperti playground atau taman. Bermain di luar ruangan jauh lebih baik untuk balita yang hiperaktif. Pasalnya, eksplorasi anak menjadi lebih luas. Saat mengajaknya pergi, pastikan cuaca sedang cerah dan mendukung supaya anak tidak beresiko sakit.

  1. Seni Kerajinan

Jika Moms ingin membuat balita duduk manis dan konsentrasi, Moms dapat mengajarinya seni kerajinan. Ada banyak seni yang dapat dikenalkan pada balita seperti membuat kerajinan origami, menggambar, mewarnai, atau bahkan bermain drum. Seni kerajinan merupakan salah satu kegiatan yang paling direkomendasikan untuk anak hiperaktif karena ini juga dapat meningkatkan kecerdasan otaknya.

  1. Menari

Belajar menari dapat dilakukan oleh balita. Kegiatan ini tidak hanya terbatas pada anak perempuan tetapi juga anak laki – laki. Jika Moms sering melihat si kecil gemar menari atau menyukai tarian, Moms dapat memasukkannya ke kelas menari. Menari dapat meningkatkan fleksibilitas tubuh anak dan membantu membakar kalori tubuh mereka.

Aktivitas – aktivitas yang menyenangkan dan menyibukkan sangat cocok untuk balita hiperaktif. Aktivitas di atas selain menyenangkan juga akan memberikan manfaat posifit untuk pertumbuhan dan perkembangannya.