3 Tips Mencegah Bayi Muntah

Merries Insight
02 Januari 2015
Umum
Share
3 Tips Mencegah Bayi Muntah

Saat bayi memuntahkan makanan, kemungkinan perutnya sudah terlalu penuh atau kekenyangan untuk menampung semuanya. Bayi dengan usia di bawah 10 bulan mempunyai otot pencernaan yang masih belum matang dan katup antara kerongkongan dan perutnya belum berkembang dengan sempurna. Bila si kecil minum ASI atau makan terlalu banyak dan terguncang berlebihan setelah makan, katup itu akan rileks dan membuka sehingga susu atau makanan yang sudah masuk akan mengalir kembali. Selain itu banyak juga bayi muntah setelah ia menelan udara terlalu banyak.

Kebanyakan bayi mengalami RGE (Reflusk Gastroesofagel) atau masuknya isi lambung ke kerongkongan dengan muntah ringan hingga sedang dari mulut maupun hidung tetapi tidak diiringi dengan rasa tidak nyaman atau rasa sakit. Hal ini paling sering terjadi saat bayi selesai menyusui. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bayi agar tidak muntah:

Menyendawakan Bayi Setelah Makan

Untuk mencegah bayi muntah, selalu pegang bayi dalam posisi nyaman sesudah makan. Moms juga perlu menyendawakannya beberapa menit setelah selesai makan agar angin di dalam tubuhnya terdesak dan keluar.

Mendudukkan Bayi Setelah Makan

Posisikan si kecil duduk dalam posisi tegak sambil dipangku atau didudukkan di kursi bayi selama sekitar 15 menit sesudah makan.

Hindari Mengentalkan Susu

Moms sebaiknya tidak mengentalkan susu formula dengan memberi rice cereal terutama untuk bayi yang sering muntah. Berdasarkan penelitian terbaru, tindakan ini akan membuat bayi merasa kekenyangan sehingga justru akan memperparah ia muntah.

Dalam beberapa kasus jika bayi terlalu sering muntah, bayi dapat diindikasi mengalami penyakit refleks gastroesofagel. Hal ini ditandai dengan bayi yang sering muntah, menjerit atau menangis dalam waktu yang lama, menolak untuk makan, dan berat badannya tidak bertambah. Jika bayi menghubungkan antara makan dengan rasa sakit, maka berat badannya bisa menurun dan bisa terjadi kerusakan di kerongkongannya. Selain itu, jika muntahan bayi banyak dan berwarna kehijauan atau kekuningan, Moms harus segera membawa si kecil ke dokter karena mungkin saja sistem pencernaan bayi terserang virus atau mengalami masalah kesehatan.