3 Tips Melindungi Bayi dari Batuk Rejan

Merries Insight
28 Januari 2015
Tumbuh Kembang
Share
3 Tips Melindungi Bayi dari Batuk Rejan

Batuk rejan atau dalam istilah medis disebut dengan pertusis dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi. Bayi yang belum mendapat vaksin pertusis sangat rentan terserang penyakit batuk rejan. Pasalnya, penyakit ini sangat mudah ditularkan. Selain itu, sistem imun tubuh pada bayi juga masih belum bekerja secara optimal. Sebagai orang tua, Moms tentu akan sangat khawatir bila si kecil mengalami masalah ini. Namun ada beberapa hal yang dapat Moms lakukan untuk melindungi bayi dari batuk rejan yaitu sebagai berikut:

Vaksinasi Saat Hamil

Bila Moms tengah hamil, melindungi diri sendiri berarti juga melindungi bayi di dalam kandungan. Caranya Moms dapat mendapat vaksin pertusis pada saat kehamilan berusia 27-36 minggu. Vaksin ini akan membuat antibodi untuk disalurkan pada bayi. Perlindungan ini sangat penting sebelum bayi memperoleh vaksin pertusis pertamanya setelah lahir.

Menciptakan Perlindungan di Rumah

Moms perlu memastikan bahwa semua orang yang melakukan kontak dengan si kecil nantinya sudah mendapatkan vaksinasi pertusis. Usia ideal untuk memperoleh vaksinasi pertusis adalah 11-12 tahun. Bila saudara sepupu, pengasuh, dan kakek-nenek belum pernah mendapat vaksin pertusis, mereka harus sudah divaksin minimal dua minggu sebelum mereka berada di sekitar bayi.

Memberikan Vaksin Sesuai Jadwal

Baca Juga

Batuk Rejan Berbahaya Bagi Bayi

Dari Popok Sampai Pakaian Bayi, Ide Kado Untuk Bayi Baru Lahir

Si Kecil Batuk? Agar Tidak Bertambah Parah Jangan Beri Makanan dan Minuman Ini Dulu ya Moms!

Bayi Moms mulai membangun sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit batuk rejan saat ia memperoleh vaksin pertusis pertama. Ia harus mendapat 5 dosis vaksin pertusis yaitu pada usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Dosis keempat dan kelima diberikan pada usia 15-18 bulan dan terakhir 4 6 tahun.

Vaksin pertusis yang diberikan kepada bayi sesuai dengan jadwal akan bekerja secara efektif untuk melindungi dan mencegah bayi terkena batuk rejan. Sekitar 1 dari 4 bayi biasanya akan mengalami nyeri, demam, kemerahan, atau bengkak pada bagian yang mendapat suntikan vaksin pertusis pertama. Pada kasus yang cukup jarang, beberapa anak mempunyai reaksi yang parah saat menerima vaksin pertusis sehingga terpaksa anak harus berhenti diberi vaksin tersebut untuk selanjutnya.