3 Cara Ajarkan Arti Berbagi pada Anak

Merries Insight
29 Desember 2014
Umum
Share
3 Cara Ajarkan Arti Berbagi pada Anak

Anak-anak cenderung masih memiliki sikap egois yang tinggi dan pelit. Untuk itu penting untuk mengajari anak berbagi dengan orang lain sejak ia kecil. Jika Moms masih bingung bagaimana cara mengajari anak berbagi, berikut ini beberapa tips yang dapat Moms lakukan.

Ajak Si Kecil Bicara

Walaupun buah hati Moms baru mau masuk TK, tidak berarti anak belum dapat diajak berbicara tentang apa pentingnya berbagi dengan orang lain. Bahkan anak dengan usia tersebut sudah dapat diajak berdiskusi tentang berbagai persoalan yang anak temui di sekolah dan cara mengatasinya.

Namun tentunya gaya bicara Moms harus disesuaikan dengan anak. Moms dapat memberikan gambaran pada anak tentang pentingnya untuk berbagi yakni memudahkan anak mempunyai banyak teman. Katakan pula bagaimana indahnya jika anak mempunyai banyak teman.

Mengadakan Kegiatan Bersama

Melakukan aktivitas bersama merupakan saat yang paling tepat untuk menanamkan indahnya berbagi pada anak. Ajak para mama untuk bertemu di satu tempat bersama dengan anak-anaknya. Kemudian lakukan aktivitas bersama seperti melakukan permainan yang melibatkan beberapa anak sekaligus seperti membangun istana memakai bahan daur ulang, menanam tanaman, menghias kue ulang tahun atau bermain benteng.

Permainan yang dilakukan secara bersama-sama akan membuat anak merasa lebih senang sekaligus dapat membangun hubungan pertemanan serta mengajarkan anak untuk bekerja sama. Tidak hanya itu, Moms juga dapat mengajak anak mengumpulkan sepatu, pakaian, dan mainan yang sudah tak terpakai kemudian bersama-sama menyumbangkannya ke panti asuhan atau posko bencana. Hal ini tentu akan menjadi momen yang indah untuk anak-anak. Si kecil dapat melihat langsung bagaimana barang yang sekiranya sudah tak terpakai lagi untuk dirinya tetapi masih dapat dimanfaatkan oleh orang lain.

Gunakan Buku atau Film

Memanfaatkan media seperti film dan buku sebagai sarana untuk menumbuhkan jiwa sosial anak juga sangat efektif. Lewat tokoh cerita yang memiliki karakter baik, anak dapat mengidentifikasi dirinya pada tokoh cerita tersebut. Moms dapat membacakan dongeng yang mengajarkan tentang berbagi saat suasana santai atau sebelum tidur sehingga anak dapat memahami isi cerita yang Moms sampaikan.