Hati-hati, Perubahan Perilaku Bisa Jadi Indikasi Si Kecil Merasa Tidak Nyaman!

Merries Insight
07 November 2018
Umum
Share
Hati-hati, Perubahan Perilaku Bisa Jadi Indikasi Si Kecil Merasa Tidak Nyaman!

Artikel ini berisi tentang :

  1. Kenali Perubahan Sikap dan Perilaku Si Kecil
  2. Coretan Si Kecil Gambarkan Suasana Hatinya!
  3. Lihat Perilaku Saat Tidur
  4. Apa Yang Harus Dilakukan Orangtua?

Ada banyak hal yang bisa membuat Si Kecil merasa tidak nyaman dan merasa tertekan dengan lingkungannya. Misalnya, Si Kecil melakukan kekerasan seksual, menjadi korban bullying, mendapat hukuman berlebih dan lainnya. Dalam kondisi ini, apa yang harus Moms lakukan?

Kenali Perubahan Sikap dan Perilaku Si Kecil

Dalam kondisi ini, Moms harus jadi orang pertama yang mampu merasakan kegelisahan Si Kecil, merangkul dan dorong mereka untuk bercerita. Tapi ingat, pastikan dulu Si Kecil merasa aman dan  jangan terlihat seperti sedang menginterogasi. (Oleh Psikolog Anak dan Remaja, Roslina Verauli, Psi)

Lebih lanjut lagi, Vera menjelaskan jika ada beberapa indikasi Si Kecil sedang mengalami masalah yang sangat berat, dan dia tidak sanggup mengungkapkannya.

Misal, jika dia termasuk anak yang ceria, dia akan langsung drop dan cenderung murung. Bahkan terkadang Si Kecil pun akan menghindari kontak dengan orang lain, terutama keluarga. Sementara jika Si Kecil anaknya pendiam, dia akan cenderung emosional, seperti mudah marah, menangis dan mengurung diri.

Semua indikasi tersebut sebenarnya sangat mudah dikenali. Makanya, jika melihat hal ini Moms jangan sampai diam. Ajak mereka bicara dari hati ke hati, tunjukkan kasih sayang dan perlindungan agar mereka mau buka mulut terkait masalah yang sedang menimpanya.

Coretan Si Kecil Gambarkan Suasana Hatinya!

Tidak hanya lewat perilaku, Moms pun bisa melihat tanda-tanda ada masalah dengan suasana hatinya (kegelisahan, ketakutan, stres dan lainnya) dari coretan gambar atau lukisan yang dia buat. (oleh Maria Herlina, LMSi, psikolog dari Universitas Indonesia)

Misal, jika Si Kecil menggambar dirinya sendiri, tanpa ada orang lain yang menemaninya, bisa jadi ini tanda jika dia sedang merasa kesepian, dan butuh perhatian. Sementara jika dia menggambar Moms berangkat ke kantor dan gambar dirinya jauh dari Moms, ini merupakan tanda jika Si Kecil sedang kangen.

Selain gambar, coretan warna pun bisa jadi indikasi. Misal, jika dia terus menggambar dengan warna merah, bisa jadi ini pertanda Si Kecil sedang emosi. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya Moms bisa membawa Si Kecil dan hasil coretannya ke psikolog untuk dapat solusi lebih lanjut.

Lihat Perilaku Saat Tidur

Jika selama ini Si Kecil sudah tidak mengompol, tapi belakangan ini malah jadi sering mengompol, suka mengigau dan lainnya, sebaiknya Moms cek bagaimana kesehariannya. (oleh Psikolog Anak dan Remaja, Ratih Zulhaqqi. M.Psi, dari Pusat Layanan Tumbuh Kembang KANCIL)

Menurut Ratih, mengompol atau mengigau bisa jadi pertanda Si Kecil mengalami tekanan atau ada hal yang dia takutkan. Pasalnya, mimpi dan mengigau merupakan bagian dari alam bawah sadar seseorang, dan mungkin berkaitan dengan peristiwa yang dialaminya.

Walaupun begitu, sebaiknya Moms cek juga bagaimana konten mengigaunya, apakah tergolong konstan dan menggambarkan ketakutan atau malah terlihat happy. Selain itu, amati juga perubahan perilakunya, apakah Si Kecil jadi terlihat murung, trauma dan lainnya.

Apa Yang Harus Dilakukan Orangtua?

Jika Moms sudah mengumpulkan informasi dan beberapa tanda diatas (perubahan perilaku hingga mengigau), dan ditarik kesimpulan ada masalah yang sedang Si Kecil alami, sebaiknya segera minta dia untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Saat mengorek informasi ini, sebaiknya buat suasana jadi santai dan peluk Si Kecil untuk meyakinkan dukungan dan kasih sayang Moms. Ingat, sangat penting untuk membangun keyakinan dan kepercayaan Si Kecil agar dia mau berterus-terang.

Jika Si Kecil masih tetap tidak mau bicara tentang kondisinya, Ratih menyarankan untuk segera membawa Si Kecil mengunjungi psikolog untuk mendapatkan analisa situasi dan saran yang bisa Moms lakukan. Semoga membantu!