Biarkan Anak Bertelanjang Kaki

Merries Insight
20 September 2014
Tumbuh Kembang
Share
Biarkan Anak Bertelanjang Kaki

Bertelanjang kaki ternyata memiliki sejumlah manfaat positif untuk buah hati Moms yang sudah bisa berjalan. Mengenakan alas kaki baik itu sepatu maupun sandal secara terus menerus ternyata justru tidak baik. Ada kalanya si kecil dibiarkan berjalan bertelanjang kaki. Jika Moms masih belum yakin, berikut ini adalah beberapa manfaat bertelanjang kaki untuk anak – anak, khususnya yang baru bisa berjalan.

Melatih Kepekaan Sensori Motor Anak

Ketika anak berjalan tanpa alas kaki, telapak kakinya akan mengalami kontak langsung dengan lantai. Pada saat tersebut telapak kaki anak akan merasakan langsung permukaan lantai tersebut. Hal ini akan membuat sensor di kulitnya menjadi lebih peka terhadap permukaan benda yang diinjaknya. Pengalaman seperti ini tidak akan didapatkan anak ketika ia selalu mengenakan alas kaki atau sepatu. Moms dapat melatih kepekaannya dengan mengajak si kecil berjalan di atas permukaan pasir pantai maupun rerumputan.

Melancarkan Sirkulasi Darah

Ketika telapak kaki bersentuhan dengan permukaan tanah atau lantai, otot – otot di kaki si kecil akan aktif sehingga meningkatkan fungsi sirkulasi darah. Hal ini berperan penting dalam membantu memompa darah kembali lagi ke jantung.

Mencegah Darah Mengumpul Di Kaki

Saat bertelanjang kaki dan kakinya menyentuh berbagai permukaan, hal ini akan mencegah terjadinya pengumpulan darah di bagian telapak kaki. Pasalnya, bagian telapak kaki selalu aktif untuk beraktivitas.

Meluruskan Jari Kaki

Di masa pertumbuhan anak, bertelanjang kaki dapat membantu mencegah perubahan bentuk kaki dan meluruskan jari – jari kaki, dan membantu meningkatkan kekuataan fleksor.

Walaupun bertelanjang kaki memiliki banyak manfaat positif untuk kesehatan si kecil, namun Moms sebaiknya memperhatikan segala aktivitasnya dengan baik. Pastikan area di mana anak beraktivitas tidak terdapat benda – benda berbahaya yang dapat melukai kakinya jika terinjak. Bertelanjang kaki tidak harus dilakukan secara terus menerus karena ini untuk melatih anak agar sensornya lebih peka. Jika anak bertelanjang kaki di luar rumah atau melakukan aktivitas di mana anak tidak memakai alas kaki, selalu cuci kakinya menggunakan sabun dengan air mengalir agar tidak ada kotoran dan kuman yang menempel di kaki anak selama beraktivitas.