5 Trik Cerdas Menghentikan Kebiasaan Menghisap Jempol

Merries Insight
29 April 2014
Umum
Share
 5 Trik Cerdas Menghentikan Kebiasaan Menghisap Jempol

Kebiasaan menghisap jempol ini sebenarnya merupakan tindakan natural bayi yang masih berusia di bawah dua tahun. Menurut dr. Robert Anderson, seorang dokter anak asal Iowa Kanada mengatakan kondisi anak mengemut jempol atau jarinya untuk mendapatkan rasa nyaman dan aman merupakan kondisi yang sangat umum terjadi di dunia ini.

Kondisi ini biasanya akan terjadi di bulan pertama kehidupan anak dan umumnya anak sudah bisa mulai paham kalau menghisap jari akan membuatnya lebih nyaman dan lebih merasa aman. Bahkan Anderson menambahkan bahwa kegiatan ini sangat menyenangkan bagi mereka.

Jika kondisi ini dibiarkan sampai anak mulai tumbuh besar dan bahkan sampai sudah cukup besar dan mandiri hal ini akan menghambat perkembangan anak seperti kemampuannya dalam berbicara dan lain-lain. Lantas, kapan batas waktu toleransi untuk anak supaya bisa menghentikan kebiasaan menghisap jempol tersebut?

Untuk menanggapi hal tersebut, drg. Mary Hayes, seorang dokter gigi anak asal Chicago mengatakan, ketika anak sudah berusia 2 sampai 4 tahun, mereka akan mulai melatih kepintaran lainnya selain kegiatan menghisap jari seperti itu akan terlupakan. Jadi, jika anak diusia 2 tahun masih belum menghentikan kebiasaannya, maka Moms perlu bertindak.

Berikut beberapa saran dari dr. Robert Anderson yang bisa Moms terapkan.

  1. Batasi waktu anak untuk menghisap jarinya, contohnya saja hanya boleh menghisap jempol di dalam kamarnya atau ketika di rumah dan menjelang tidur saja. Selebihnya larang anak untuk melakukan hal ini
  2. Jangan pernah menjadikan kebiasaan ini sebagai bahan pertengkaran. Jika memang anak susah melepas kebiasaan ini, puji mereka ketika dia sedang tidak menghisap jempol. Contohnya Moms bisa bilang bahwa dia sangat pintar ketika dia tidak menghisap jempolnya.
  3. Biasakan untuk berkomunikasi tentang kebiasaanya ini. Katakan kepada anak Moms bahwa Moms akan membantunya untuk menghentikan kebiasaannya tersebut dan akan ada hadiah jika dia tidak melakukan kebiasaan tersebut selama satu hari, minggu dan bulan dengan hadiah yang berbeda.
  4. Ingatkan anak bahwa kebiasaan menghisap jempol tersebut akan membuatnya terlihat tidak sopan dan jangan ragu untuk mengingatkannya ketika dia tidak sadar mengemut jempolnya. Tentunya lakukan ini dengan bahasa yang halus dan enak untuk didengar.
  5. Cobalah untuk melakukan cara-cara kreatif untuk membuat anak paham kalau sekarang mereka sudah besar dan anak yang sudah besar tidak pantas menghisap jempolnya. Katakan juga bahwa Superman (Atau siapapun Idolanya) tidak pernah menghisap jempolnya.