Tanda Si Kecil Punya Karakter Introvert dan Cara Menghadapinya

Merries Insight
05 April 2019
Umum
Share
Tanda Si Kecil Punya Karakter Introvert dan Cara Menghadapinya

Artikel ini berisi tentang:

  1. Apa itu karakter Introvert?
  2. Kelebihan Anak Introvert
  3. Ciri Kepribadian Introvert
  4. Memanfaatkan Kekuatan Anak Introvert
  5. Anak Introvert Tetap Butuh Teman Bicara

Moms sudah tahu karakter Si Kecil? Meskipun cukup sulit membedakan karakter anak, tapi jika Moms teliti, secara garis besar bisa dilihat apakah Si Kecil termasuk kategori anak dengan karakter introvert atau karakter extrovert.

Apa itu karakter Introvert?

Introversion atau yang kita kenal dengan istilah introvert, merupakan salah satu tipe kepribadian yang merujuk kepada mereka yang cenderung fokus kepada perasaan, pikiran, dan mood yang berasal dari dalam diri sendiri atau internal, ketimbang mencari stimulasi yang berasal dari luar.

Meskipun tidak semuanya, seorang anak bisa saja memiliki kedua kepribadian tersebut, yakni introvert dan extrovert. Tapi meskipun begitu, akan ada satu tipe kepribadian yang lebih dominan. (oleh Carl Gustav Jung, psikiater Swiss dan perintis psikologi analitik, penemu teori introvert dan extrovert)

Seorang anak dengan kepribadian introvert secara umum akan terlihat lebih senang menyendiri, ketimbang berkumpul dengan teman-teman sebayanya. Mereka pun tampak lebih asyik dengan mainan yang bersifat individu, ketimbang mainan yang bisa dimainkan secara bersama-sama.

Kelebihan Anak Introvert

Meskipun terlihat seolah menarik diri dari keramaian, ternyata Si Kecil dengan kepribadian introvert memiliki banyak keunggulan, diantaranya :

  1. Si Kecil merupakan tipe pengamat dan peneliti yang tekun, dia sangat teliti dan fokus terhadap masalah yang dihadapi.
  2. Kebiasaannya berfikir membuat Si Kecil merupakan tipe anak dengan kreatifitas tinggi.
  3. Sangat hati-hati dalam mengambil keputusan. Setiap keputusan Si Kecil pasti didasarkan kepada hasil pengamatan dan pemikirannya yang tajam.
  4. Si Kecil sangat mandiri, baik dalam melakukan sesuatu hingga dalam hal pengambila keputusan.
  5. Sangat serius dalam berbagai hal, termasuk dalam menghadapi masalah yang sebenarnya cukup sederhana.

Sebagai contoh, cukup banyak orang-orang sukses yang masa kecilnya dikenal sebagai anak introvert, diantaranya Albert Einstein, Mahatma Gandhi, Rosa Parks (Ibu pergerakan Hak Asasi Manusia Modern), Bill Gates (Pendiri Microsoft), J.K. Rowling (Penulis Buku Harry Potter), Elon Musk (Pendiri Tesla, SpaceX, dan The Boring Company) dan lainnya.

Jadi jangan khawatir Moms, terus kembangkan dan dukung bakatnya agar di masa depannya, Si Kecil bisa masuk dalam daftar orang sukses dengan karakter introvert.

Ciri Kepribadian Introvert

Tidak seperti extrovert yang akan mendapatkan energi lebih dari interaksi sosial, kebanyakan anak introvert justru merasa harus mengeluarkan banyak energi saat harus bersosialisasi. Mereka merasa lebih mudah saat sendiri, dan cenderung tidak suka keramaian.

Meskipun sering disalahartikan sebagai anak pemalu atau pendiam, secara garis besar ada beberapa ciri yang menandakan Si Kecil merupakan anak Introvert, diantaranya adalah :

  1. Terlihat pendiam atau menarik diri saat berada di tengah-tengah banyak orang, terutama dengan orang-orang yang tidak dia kenal.
  2. Kalaupun Si Kecil mau bergabung, biasanya dia akan lebih suka diam dan memperhatikan, ketimbang berinisiatif dalam permainan.
  3. Si Kecil bukan tidak memiliki inisiatif dalam permainan, tapi diamnya mereka merupakan cara untuk mempelajari situasi, dan baru akan berinisiatif jika mereka benar-benar yakin.
  4. Sering berbicara kepada dirinya sendiri atau kepada mainannya. Jangan khawatir Moms, ini merupakan cara mereka untuk mengekspresikan diri dengan cara yang mudah (menurut mereka).

Coba Moms perhatikan, jika Si Kecil malah sering rewel saat diajak untuk pergi ke pesta, tempat bermain, mall, atau tempat ramai lainnya, dan langsung asyik saat dibawa ke tempat yang sepi dan tenang, kuat diduga dia merupakan anak dengan kepribadian Introvert.

Memanfaatkan Kekuatan Anak Introvert

Sebenarnya cara membesarkan anak dengan karakter Introvert hampir sama dengan mereka yang berkarakter Extrovert. Perbedaannya hanya pada perlakuan Moms terhadap mereka. Berikut merupakan trik membesarkan anak Introvert.

  1. Pahami dulu karakter mereka. Moms tidak bisa memaksa Si Kecil untuk langsung bersosialisasi dengan teman-temannya. Biarkan dulu Si Kecil beradaptasi. Setelah yakin, Si Kecil dengan sendirinya akan ikut bergabung, bahkan mengeluarkan inisiatif bermain.
  2. Tidak perlu berusaha merubah sikap mereka, Moms hanya perlu membuat Si Kecil merasa aman dengan selalu mendampinginya saat bermain. Setelah dia terlihat nyaman, baru Moms bisa mulai meninggalkannya bermain sendiri.
  3. Anak dengan karakter Introvert lebih senang dengan lingkar pertemanan yang kecil. Jika dia terlihat hanya punya 1 atau 2 teman saja, jangan dipermasalahkan. Justru Moms harus mendorong Si Kecil untuk menjaga kualitas pertemanan mereka.
  4. Tanamkan rasa percaya diri Si Kecil sejak dini, dan bekali mereka dengan kemampuan komunikasi yang baik. Caranya, mengajak mereka mendongeng dan ajak Si Kecil menyimpulkan sendiri dongeng tersebut, meminta Si Kecil bercerita tentang temannya, dan lainnya.

Perlu diingat, anak dengan kepribadian Introvert bukan berarti tidak bisa bersosialisasi, mereka hanya butuh untuk merasa aman dulu sebelum berbaur dengan orang-orang baru.

Anak Introvert Tetap Butuh Teman Bicara

Meskipun terlihat sangat tertutup, anak dengan kepribadian Introvert tetap butuh orang lain sebagai tempat berbagi. Memang sulit untuk membuat mereka bicara, tapi dengan trik yang tepat, masalah itu tidak akan terjadi. (oleh Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, Psikilog anak dan remaja dari Klinik RMC, Jakarta)

Misalnya, saat Moms melihat Si Kecil murung sepulang dari sekolah, cobalah untuk mendekatinya dan ceritakan bagaimana Moms sekolah dulu. Moms pernah dibully, pernah gagal dapat nilai bagus dan lainnya. Tapi itu tidak masalah, karena Moms bicara kepada orangtua Moms dulu.

Cara ini merupakan salah satu trik agar mereka nyaman dengan Moms, dan mau bicara tentang masalahnya di sekolah. Menurut Vera, anak introvert justru akan merasa lebih kuat dan mau bicara jika ada orang lain yang senasib, atau minimalnya pernah mengalami hal serupa.