Buku Bergambar Membuat Si Kecil Tidak Konsentrasi. Benarkah?

Merries Insight
27 September 2018
Umum
Share
Buku Bergambar Membuat Si Kecil Tidak Konsentrasi. Benarkah?

Artikel ini berisi tentang :

  1. Butuh Trik Khusus Untuk Tumbuhkan Minat Baca
  2. Benarkah Buku Bergambar Membuat Si Kecil Tidak Konsentrasi?
  3. Buku Bergambar Tetap Dibutuhkan
  4. Hilangkan Penyebab Si Kecil Sulit Konsentrasi

Menumbuhkan minat baca merupakan hal yang penting dilakukan. Pasalnya, dengan gemar membaca, Si Kecil tidak hanya dapat lebih berprestasi, tapi juga ampuh melatih imajinasi, merangsang kreativitas, inovasi, meningkatkan pembendaharaan kata dan lainnya.

Butuh Trik Khusus Untuk Tumbuhkan Minat Baca

Menumbuhkan minat baca Si Kecil bukanlah hal yang mudah. Mereka tidak bisa dipaksa, tapi juga tidak boleh dibiarkan. Sebisa mungkin, buat aktivitas membaca jadi kegiatan yang menarik dan menyenangkan buat mereka. (oleh Sani B. Hermawan, Psi, dari Lembaga Daya Insani)

Lebih lanjut lagi, Sani pun memberikan beberapa trik sederhana untuk membantu menumbuhkan minat baca Si Kecil, diantaranya:

  1. Bacakan cerita pada Si Kecil, kemudian minta dia untuk menceritakan kembali apa yang sudah Moms ceritakan. Tidak perlu sama, yang penting dia mampu mengambil point-point penting dari cerita tersebut.
  2. Pastikan cerita yang dibawakan cukup singkat, menarik dan disajikan dalam bahasa yang sederhana. Kalau memang terbantu, tidak ada salahnya memberikan Si Kecil buku bergambar dengan warna yang mencolok.
  3. Mom bisa mendorong Si Kecil untuk membuat cerita dari biografi Si Kecil sendiri, atau cerita yang berhubungan dengan kehidupan dan pengalamannya di sekolah.
  4. Mom bisa menjadikan buku sebagai hadiah atas hal-hal yang baik yang pernah dilakukan Si Kecil. Misal, saat dia berhasil bangun pagi tanpa rewel dan lainnya.

Intinya, sebisa mungkin Moms harus mampu mendorong minat baca Si Kecil sejak dini.

Benarkah Buku Bergambar Membuat Si Kecil Tidak Konsentrasi?

Seperti disebutkan diatas, memberikan buku bergambar dan disajikan dengan warna-warna yang mencolok, merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan minta baca Si Kecil, apalagi jika buku tersebut bergambar tokoh-tokoh yang Si Kecil sukai.

Tapi sayang Moms, menurut penelitian terbaru yang dilakukan University of Sussex di Brighton, Inggris, yang meneliti sejumlah anak yang berusia 3 tahun, menyebut jika buku bergambar malah akan membuat mereka tidak konsentrasi saat membaca.

Dalam hal ini, buku bergambar memang efektif untuk membuat minat baca Si Kecil meningkat. Tapi dia bukan berminat pada bukunya, melainkan pada gambar-gambar lucu dan menarik di dalamnya.

Selain itu, saat mereka membaca buku tersebut, fokusnya justru malah teralihkan pada gambar-gambar yang dianggap lebih menarik. Bahkan tidak jarang mereka akan melewatkan cerita dalam buku demi melihat lebih banyak gambar.

Buku Bergambar Tetap Dibutuhkan

Menanggapi penelitian tersebut, The Children’s Book Review, memberikan ulasan jika pengalaman membaca buku bergambar bukan hanya tentang menumbuhkan minat, tapi juga melatih multi-sensory yang efektif membantu mereka dalam mengolah percakapan.

Misalnya, saat mereka melihat buku dengan format komik, mereka akan mengembangkan imajinasi tentang percakapan apa yang dilakukan dalam buku tersebut, tentu saja dalam versi mereka. Selain itu, buku bergambar pun akan membuat mereka terbiasa memahami, bukan menghafal.

Makanya Moms, sebaiknya berhati-hatilah dalam menyikapi buku bergambar. Bukan berarti Moms harus menjauhinya, pasalnya beberapa anak justru lebih cocok belajar membaca dengan buku bergambar. Tanpa gambar, bisa saja minat bacanya akan hilang.

Hilangkan Penyebab Si Kecil Sulit Konsentrasi

Selain memahami gaya belajar Si Kecil, Moms pun harus menyingkirkan hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi Si Kecil, misalnya televisi, suara bising dari luar, gadget dan lainnya. Selain itu, pastikan Si Kecil belajar dalam kondisi perut yang kenyang.

Selain itu, Moms pun bisa melakukan beberapa langkah berikut ini untuk meningkatkan konsentrasi Si Kecil saat membaca. (oleh Profesor Asosiasi Psikologi, Stuart Johnstone)

  1. Berikan rasa aman, nyaman dan rileks saat membaca. Hal ini sangat bergantung kepada kondisi lingkungan yang nyaman.
  2. Buat Si Kecil antusias saat belajar membaca. Untuk hal ini, Moms bisa memberikan sedikit reward saat mereka berhasil membaca tanpa terganggu gambar.
  3. Berikan tempat belajar dan membaca yang nyaman. Selain di kamar yang bersih dan rapi, Moms pun bisa mengajak Si Kecil membaca di taman belakang.

Selain itu, jangan lupa untuk memastikan kondisi lingkungan benar-benar bersih dan sehat. Pasalnya, pencemaran udara tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga bisa menurunkan kecerdasan intelektual (IQ) dan konsentrasi belajar Si Kecil. (oleh Ir Puji Lestari, PhD, ahli polusi udara dari ITB)