Benarkah Sering Main Kotor-kotoran Bikin Anak Mudah Sakit?

Merries Insight
27 Oktober 2015
Umum
Share
Benarkah Sering Main Kotor-kotoran Bikin Anak Mudah Sakit?

Namanya anak-anak, kalau sudah bermain kotor-kotoran, baik itu bermain tanah, bemain hujan-hujanan atau berkebun, mereka pasti akan senang, dan lupa dengan segala kotoran yang menempel di badan dan bajunya. Terlebih kalau aktivitas ini telah mendapat restu dari anda.

Tapi apakah bermain kotor-kotoran tidak akan membahayakan kesehatannya?

Menanggapi hal ini, Dr Dorothy Matthews, selaku profesor di The Sage Colleges, menjelaskan jika orang tua sebenarnya tidak elu khawatir ketika anak bermain kotor-kotoran, terutama bermain lumpur atau bermain tanah sambil berkebun.

Tanah merupakan tempat yang kotor, dan tentu saja di sana terdapat berbagai kuman dan bakteri yang mungkin saja bisa menyebabkan si kecil sakit. Tapi di sisi lain, kalau anda terlalu menekankan kebersihakn kepada si kecil, justru anda malah menghambat paparan kuman atau bakteri baik.

Dengan kata lain, seperti dilansir dalam Daily Mail, Matthews menyarankan agar orang tua tidak perlu khawatir dengan anak-anak yang bermain kotor-kotoran. Selain itu, terbiasa bersinggungan dengan lingkungan alam, akan membuat si kecil mengembangkan sistem kekebalan tubuhnya sendiri.

Selain itu, manfaat dari alam yang bisa didapatkan si kecil adalah, mereka akan dipaksa untuk aktif bergerak, berpikir untuk menyelesaikan masalah, belajar menghargai alam dan membuka pola pikir alam lebih menyenangkan ketimbang mainan modern yang di kemas dalam bentuk video Games.

Pastikan membersihkan diri

Tapi ingat, walaupun bermain kotor-kotoran sangat baik untuk si kecil, bahkan bermanfaat untuk memaksimalkan sistem kekebalan tubuhnya, bukan berarti anda harus membiarkan si kecil begitu saja. tetap awasi mereka, terutama dari hal-hal yang berpotensi mendatangkan bahaya.

Selain itu, setelah mereka bermain kotor-kotoran, sebaiknya pisahkan pakaian mereka dan cuci dalam tempat khusus. Jangan lupa untuk membersihkan tubuh mereka dengan menggunakan sabun anti bakteri agar seluruh kuman penyebab penyakit bisa menjauh.

Intinya, biarkan mereka bermain, tapi tetap pastikan tidak ada hal membahayakan yang ada di sekitar si kecil, baik ketika mereka sedang bermain, atau pasca mereka bermain. Setuju Moms?