Benarkah Anak Belajar Bahasa Asing Tidak Mudah Frustasi?

Merries Insight
15 Oktober 2015
Tumbuh Kembang
Share
Benarkah Anak Belajar Bahasa Asing Tidak Mudah Frustasi?

Moms, pentingnya memiliki kemampuan berbahasa asing kini sangat dirasakan oleh orang tua, terutama bahasa Inggris dan Mandarin. Dengan kemampuan 2 bahasa tersebut, para orang tua setuju jika masa depan anak mereka akan lebih cerah, dan lebih mudah untuk membangun karier ketika dewasa nanti.

Karena itulah sekarang ini banyak orang tua yang mulai memasukkan anak mereka ke berbagai pelatihan bahasa Asing, terutama bahasa Inggris yang kini dianggap sebagai bahasa internasional. Tapi selain bermanfaat untuk masa depan si kecil, tahukan anda jika mempelajari bahasa Asing, akan membuat anak pantang menyerah dan tidak mudah frustrasi?

Hal ini terungkap lewat sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Council on the Teaching of Foreign Languages, yang menyatakan jika anak-anak sudah terbiasa berkomunikasi dengan bahasa Asing, mereka akan memiliki sifat tidak mudah frustrasi, ulet dan akan selalu memiliki ide segar untuk memecahkan berbagai masalah.

Dalam keterangannya, Ingrid Pufahl, salah satu peneliti dari Center for Applied Linguistics di Washington D.C, menyatakan jika angka yang belajar bahasa asing, mereka akan cenderung memiliki perkembangan yang sangat baik terkait keterampilan kognitif, sains, kreativitas, matematika dan tentu saja bahasa. Tidak hanya itu, mereka pun selalu mampu untuk berpikir di luar kotak dengan banyak sudut pandang.

Dan yang paling menyenangkan dari semuanya, Inggris menyatakan jika anak yang sudah terbiasa dengan bahasa Asing, mereka akan memiliki kemampuan otak yang lebih baik, dan akan membuat anda lebih santai ketika pergi ke luar negeri, terutama ke negara yang bahasanya sudah dikuasai oleh si kecil.

Lantas, bagaimana cara meningkatkan kemampuan bahasa asing si kecil?

Yang pertama harus Moms lakukan adalah, coba lihat dalam mata tentukan bahasa asing apa yang harus mereka pelajar lebih dulu, sebagai persiapan masa depannya. Contohnya saja bahasa Inggris, setelah itu baru Moms cari lembaga pelatihan bahasa Inggris yang memiliki reputasi baik di kota anda.

Jangan lupa, sekolahkan juga si kecil di sekolah yang mengajarkan bahasa asing tersebut, kalau bisa sih cari sekolah multilingual, atau sekolah yang mewajibkan anak didiknya untuk berbahasa Asing sesuai dengan harinya. Misalnya, Senin hari wajib berbahasa Indonesia, selasa hari wajib bahasa Inggris, abu hari wajib bahasa Jerman, dan lainnya.

Dengan metode belajar dan praktek langsung, niscaya si kecil akan memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan dengan anak-anak lainnya yang tidak mendapatkan pendidikan bahasa asing. Selamat mencoba Moms!