Benarkah Si Kecil Harus Bertelanjang Kaki Saat Belajar Jalan?

Benarkah Si Kecil Harus Bertelanjang Kaki Saat Belajar Jalan?

Artikel ini berisi tentang :

  1. Kapan Si Kecil sudah mulai bisa berjalan?
  2. Trik Mengajarkan Si Kecil Belajar Jalan
  3. Sebaiknya Berjalan Tanpa Alas Kaki
  4. Perhatikan Ini Sebelum Mengajarkan Si Kecil Berjalan Kaki

Saat berusia 9 bulan, Si Kecil sudah mulai aktif menjelajah lingkungannya. Bahkan dia sudah mulai berdiri dan melangkahkan kakinya. Normalnya, di usia 14-15 bulan Si Kecil harusnya sudah bisa berjalan, meskipun keseimbangannya masih belum maksimal.

Kapan Si Kecil sudah mulai bisa berjalan?

Dilansir dalam Babycenter, rata-rata Si Kecil sudah mulai belajar berdiri dan melangkahkan kakinya saat usia 9-12 bulan. Kemampuan ini akan terus mereka latih hingga usia 14-15 bulan, Si Kecil sudah bisa berjalan sendiri, tanpa dipapah dan tidak menggunakan alat bantu.

Tapi jangan khawatir Moms, beberapa anak memang sedikit terlambat untuk belajar berjalan. Ada yang usia 16-17 bulan baru bisa belajar, ada pula yang harus menunggu hingga usia 18 bulan. Hal ini disebabkan karena faktor stimulasi, faktor nutrisi dan kemampuan Si Kecil.

Meskipun begitu, Moms harus khawatir jika setelah usia 18 bulan Si Kecil masih belum menunjukkan tanda-tanda akan mulai belajar jalan. Sangat mungkin ada kelainan fisik yang menyebabkan dia sulit untuk belajar berjalan. Segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Trik Mengajarkan Si Kecil Belajar Jalan

Sebelum belajar berjalan, Si Kecil biasanya akan belajar berdiri, kemudian berjalan merambat dengan berpegangan kepada benda-benda di sekitarnya. Nah, agar Si Kecil lebih cepat dalam menemukan kemampuan berjalannya, ada beberapa hal yang harus Moms lakukan, diantaranya :

  1. Minta Si Kecil untuk memainkan benda yang kokoh dan bisa didorong, misalnya kursi, atau Moms juga bisa membeli alat berlatih berjalan.
  2. Berdirikan Si Kecil hingga posisinya tegak, kemudian ajak dia untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan. Hal ini dilakukan untuk merangsang Si Kecil agar mau melangkahkan kakinya.
  3. Sering-sering mengajak Si Kecil untuk mengambil posisi berdiri, bukan duduk. Hal ini dilakukan untuk memperkuat tulang kakinya, sekaligus melatihnya agar terbiasa berdiri lama.
  4. Ajak Si Kecil ke lapangan rumput, kemudian papah dia untuk berjalan. Di awal-awal, Moms bisa memapahnya dengan dua tangan, setelah lama, cukup dituntun dengan satu tangan saja.

Lakukan latihan berjalan secara berkala, di setiap kesempatan. Ajak Si Kecil bermain yang melibatkan gerakan berjalan, misalnya adu lari dengan si kakak, dan lainnya.

Sebaiknya Berjalan Tanpa Alas Kaki

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan orangtua zaman sekarang adalah, mereka terlalu khawatir kaki Si Kecil akan kotor, sehingga lebih memilih untuk memakaikan sepatu ketimbang membiarkan Si Kecil belajar berjalan tanpa alas kaki.

Padahal, berjalan kaki tanpa alas kaki memberikan banyak manfaat bagi kesehatan kaki Si Kecil, salah satunya untuk meningkatkan kekuatan tulang kaki, dan mempercepat proses belajar belajarnya. (oleh Tracy Byrne, Podiatry atau pakar jalan kaki dari Holistic Health, London, Inggris)

Selain itu, dengan belajar bertelanjang kaki, Si Kecil akan lebih waspada terhadap langkahnya. Dia pun akan melatih kepekaan indera perabanya, untuk merasakan panas, dingin, permukaan kasar, halus, hingga licin.  Dengan cara ini, perkembangan kaki Si Kecil akan jadi lebih maksimal.

Untuk melatih kepekaan indra perabanya, Moms bisa mengajak Si Kecil untuk bertelanjang kaki di berbagai permukaan, dari mulai permukaan rumput yang dingin, permukaan halus seperti karpet, permukaan licin seperti keramik, hingga permukaan kasar seperti batu kerikil dan lainnya.

Perhatikan Ini Sebelum Mengajarkan Si Kecil Berjalan Kaki

Perhatikan Ini Sebelum Mengajarkan Si Kecil Berjalan Kaki

Meskipun belajar berjalan tanpa alas kaki sangat baik untuk kesehatan dan proses belajar berjalan Si Kecil, tapi tetap ada beberapa hal yang harus Moms perhatikan, diantaranya adalah :

  1. Pastikan lokasi yang dipilih untuk belajar berjalan kaki rata, tidak bergelombang dan tidak memiliki tahapan, seperti tangga dan lainnya.
  2. Jangan langsung meminta Si Kecil untuk berjalan kaki, sebaiknya biarkan dulu dia beradaptasi dengan cara memposisikannya dalam posisi berdiri.
  3. Setelah cukup lama dalam posisi berdiri, goda Si Kecil agar tertarik untuk melangkahkan kakinya. Bisa dengan melakukan permainan kejar-kejaran, dan lainnya.
  4. Untuk menghindari potensi bahaya, Moms harus melakukan pemeriksaan di lokasi tempat Si Kecil belajar berjalan, dan singkirkan benda-benda yang mungkin akan membahayakannya.

Menurut Tracy, jika Moms terlalu khawatir untuk melepas Si Kecil berjalan tanpa alas kaki, sebaiknya pilih sepatu dengan sol yang tipis, misalnya sol karet tipis dan fleksibel. Dengan cara ini, Si Kecil akan mendapatkan manfaat yang sama seperti ketika dia belajar berjalan tanpa alas kaki.