2 Manfaat Melakukan Tes TORCH Saat Hamil

Merries Insight
16 September 2014
Umum
Share
2 Manfaat Melakukan Tes TORCH Saat Hamil

Banyak hal yang harus dipersiapkan oleh seorang calon Moms. Moms harus tahu bagaimana cara melindungi calon bayi dalam kandungan. Cara yang paling tepat untuk selalu melindungi bayi sejak dalam kandungan adalah selalu rutin memeriksakan diri bayi ke dokter serta makan makanan yang mengandung gizi yang tinggi. Moms juga harus mencegah beberapa penyakit berbahaya yang mungkin mengancam bayi sejak dalam kandungan. Salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah penyakit dari virus TORCH. Untuk tetap melindungi bayi dalam kandungan, Moms harus mau melakukan tes TORCH saat hamil. Ada banyak manfaat melakukan tes ini.

  1. Deteksi Dini Antibodi Moms

Ketika melakukan tes TORCH saat hamil, Moms akan mudah mendeteksi antibody terhadap penyakit misalnya herpes simplesk, rubella, toksoplasma, dan penyakit lainnya. Tes ini bisa mengetahui apakah Moms pernah terinfeksi atau sedang terinfeksi virus. Tes ini tentu saja sangat berguna untuk dokter melakukan tindakan pengobatan jika Moms terjangkit virus atau dokter bisa menyarankan tindakan pencegahan agar Moms tidak terkena virus.

  1. Menghindari Keguguran atau Cacat Bayi

Keguguran tentu saja hal yang sangat ditakuti oleh semua wanita yang sedang hamil. Oleh sebab itu, semua wanita yang sedang hamil berusaha untuk melakukan pencegahan agar tidak terjadi keguguran. Melakukan tes TORCH juga akan membantu mendeteksi kondisi bayi sejak dini serta mengurangi resiko keguguran dan juga cacat pada bayi. Bayi yang mengalami kelainan akan mudah dideteksi dengan menggunakan tes ini.

Moms tentu saja ingin selalu memastikan bayi di dalam kandungan Moms selalu sehat dan jauh dari berbagai virus yang membahayakan kondisinya. Tes TORCH ini akan dilakukan dengan mengambil sampel darah Moms kemudian memeriksanya di laboratorium. Siapa saja yang sangat dianjurkan untuk melakukan Tes TORCH ini? Tes TORCH ini bisa dilakukan oleh semua Moms namun akan sangat penting untuk dilakukan oleh Moms yang sering mengonsumsi sayuran mentah, daging setengah matang dan juga Moms yang suka memelihara binatang peliharaan di rumah. Kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes ini? Sebaiknya tes dilakukan ketika Moms memasuki kehamilan di trimester pertama.