Waspada Bayi Lahir Prematur akibat Preklampsia

Merries Insight
31 Agustus 2014
Kesehatan
Share
Waspada Bayi Lahir Prematur akibat Preklampsia

Bayi dikatakan lahir prematur jika lahir di usia janin kurang dari 37 minggu. idealnya, bayi akan lahir di usia kandungan antara 37 minggu hingga 40 minggu. Preklampsia menjadi penyebab kedua lahirnya bayi secara prematur. Gejala dari preklampsia ini sangat khas sehingga Moms yang mengalami gejala-gejala preklampsia mudah sekali untuk dideteksi. Adapun beberapa gejala atau tanda preklampsia pada wanita hamil adalah sebagai berikut:

  • Terjadinya kenaikan darah secara tiba-tiba
  • Terjadi pembengkakan di bagian kaki, tangan, dan wajah
  • Berat tubuh meningkat secara signifikan dalam waktu singkat
  • Kepala terasa nyeri yang sangat hebat
  • Mata berkunang-kunang
  • Nafas terasa sesak

Lantas apa sebenarnya penyebab preklampsia? Belum diketahui pasti penyebab timbulnya preklampsia. Namun yang jelas ada beberapa faktor pemicu terjadinya preklampsia, yaitu:

  • Moms menderita diabetes
  • Moms mengandung bayi kembar
  • Kehamilan di usia lebih dari 35 tahun
  • Riwayat preklampsia sebelumnya
  • Kehamilan anggur
  • Terlalu sering melahirkan
  • Faktor psikologis seperti misalnya kehamilan yang tidak diinginkan

Ketika preklampsia benar-benar dialami oleh seorang wanita hamil, biasanya dokter akan mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan bayi dengan pertimbangan berat bayi dan usia kandungan sudah dinyatakan mencukupi. Proses persalinan akan mendapatkan penangangan langsung oleh dokter spesialis kandungan baik melalui operasi caesar ataupun persalinan normal. Moms boleh saja menjalani persalinan normal jika kondisi kesehatan anda dan bayi anda memungkinkan.

Preklampsia memang sangat berbahaya baik untuk jiwa sang ibu maupun bayi yang di kandungannya. Tanda-tanda preklampsia bisa saja terjadi pada ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes. Ibu hamil yang mengalami gejala preklampsia dapat menunda persalinanya hingga usia kandungan sudah cukup bulan, namun dengan catatan kondisi janin dan ibunya tercatat baik dan tanda-tanda preklampsianya tidak bertambah buruk. Semoga informasi seputar preklampsia ini bermanfaat untuk Moms.