Wajib tahu Moms! Ini Tanda Si Kecil Siap Menerima MP-ASI

Wajib tahu Moms! Ini Tanda Si Kecil Siap Menerima MP-ASI

Artikel ini berisi tentang :

  1. Kapan Si Kecil Mulai mengkonsumsi ASI?
  2. Tanda Si Kecil Siap Menerima MP-ASI
  3. Trik Sukses Memberikan MP-ASI
  4. Makanan Yang Harus Dihindari Sebagai MP-ASI Pertama

Setelah 6 bulan mengkonsumsi ASI, kini Si Kecil sudah bisa diajarkan mengkonsumsi makanan padat lewat MP-ASI. Sesuai dengan namanya, makanan ini awalnya hanya digunakan sebagai pendamping, sampai Si Kecil benar-benar siap untuk mengkonsumsi makanan padat secara penuh.

Kapan Si Kecil Mulai Mengkonsumsi ASI?

Menurut The American Academy of Pediatrics, pemberian MP-ASI pada dasarnya tergantung dari kesiapan dan kematangan saluran cerna Si Kecil. Para pakar setuju jika usia 6 bulan merupakan usia ideal Si Kecil mulai mendapatkan MP-ASI.

Ada beberapa alasan kenapa usia 6 bulan merupakan waktu yang sangat cocok untuk mulai mengenalkan MP-ASI, diantaranya :

  1. Sistem pencernaan Si Kecil umumnya sudah siap untuk menerima MP-ASI, meskipun awalnya hanya sekedar sisipan atau pelengkap saja.
  2. Di usia 6 bulan, Si Kecil sudah sangat aktif sehingga membutuhkan energi yang lebih banyak. Pemberian MP-ASI yang tepat mampu memenuhi kebutuhan energi tersebut.
  3. Si Kecil sedang dalam masa pertumbuhan yang sangat cepat, sehingga dibutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak untuk membantu ASI.

Tapi ingat, pastikan MP-ASI yang diberikan kepada Si Kecil benar-benar mengandung nutrisi yang dibutuhkan, terutama kandungan protein, zat besi, kalsium dan nutrisi lainnya.

Tanda Si Kecil Siap Menerima MP-ASI

Tumbuh kembang setiap bayi memang unik. Ada beberapa bayi yang pertumbuhannya berjalan sangat cepat, sehingga dia dianggap sudah siap menerima MP-ASI. Disisi lain, ada juga bayi yang harus menunggu usianya hingga genap 6 bulan untuk bisa mengkonsumsi MP-ASI.

Agar tidak terlalu cepat atau malah terlalu lambat dalam memberikan MP-ASI, sebaiknya Moms kenali beberapa tanda Si Kecil sudah siap untuk mengkonsumsi MP-ASI.

  1. Si Kecil mulai bisa meraih makanan dan memasukkannya ke dalam mulut. Hal ini merupakan tanda kemampuan koordinasi antara mulut, mata, dan tangannya sudah berjalan baik.
  2. Si Kecil sudah bisa duduk sendiri tanpa bantuan, dan kepalanya sudah bisa tegak dengan baik.
  3. Si Kecil sudah terlihat tertarik pada makanan.
  4. Si Kecil sudah dapat menelan makanan. Hal ini bisa terlihat saat diberi makanan, makanan tersebut bisa ditelannya, tanpa ada sisa makanan yang dimuntahkan atau dibiarkan dalam mulut.

Tanda-tanda di atas merupakan tanda-tanda umum, agar lebih yakin Moms sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memberikan MP-ASI. (oleh dr. Meta Hanindita, SpA., dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya)

Trik Sukses Memberikan MP-ASI

Sama seperti pendidikan lainnya, pemberian MP-ASI pun harus dilakukan dengan beberapa trik agar hasilnya jauh lebih maksimal, diantaranya :

  1. Berikan MP-ASI berupa bubur tim, bisa menggunakan bubur beras merah yang diblender bersama ati, atau bahan lainnya. Ingat, blender hingga lembut.
  2. Sebaiknya Si Kecil diberi MP-ASI dengan rasa original, alias tidak diberi bumbu tambahan. Hal ini untuk membiasakan dirinya menyantap makanan dengan rasa asli.
  3. Berikan porsi yang tidak terlalu besar tapi sering. Waktu pemberian MP-ASI pun harus disesuaikan dengan jadwal menyusui, misalnya jam 9, jam 12, jam 3 sore dan lainnya.
  4. Gunakan perlengkapan makan yang bersih dan berwarna cerah. Jika Si Kecil ingin meraih sendok, berikan saja dan Moms bisa mengambil sendok lainnya.
  5. Jangan memaksa Si Kecil untuk menghabiskan makanan. Jika mulutnya sudah terkunci saat akan diberi makanan, jangan dipaksa. Simpan saja karena mungkin Si Kecil sudah kenyang.

Di awal-awal pemberian MP-ASI, Moms sebaiknya memberikan makanan yang diolah sendiri, dan hindari memberikan MP-ASI instan yang mungkin mengandung bahan-bahan yang berbahaya.

Makanan Yang Harus Dihindari Sebagai MP-ASI Pertama

Saat akan mengenalkan MP-ASI pertama, sebaiknya Moms kenalkan Si Kecil dengan beragam makanan, misalnya biji-bijian, daging, sayuran, dan lainnya. Semua makanan tersebut harus diolah hingga benar-bnar lembut agar mudah ditelan.

Meskipun begitu, American Academy of Pediatrics, menyarankan agar Moms menghindari beberapa makanan berikut ini :

  1. Makanan yang keras dan bulat, misalnya kacang polong, dan lainnya. Makanan ini berisiko membuat Si Kecil tersedak.
  2. Susu sapi murni dan madu memang makanan sehat, tapi hati-hati. Susu sapi murni berisiko mengandung bakteri, sementara pada madu berisiko menyebabkan keracunan botulisme.
  3. Si Kecil boleh mengkonsumsi jus buah, terutama buah-buahan segar. Tapi pastikan Moms tidak memberikan banyak tambahan gula kepadanya.
  4. Hindari memberikan makanan yang bisa menyebabkan alergi, misalnya telur, seafood dan lainnya, setidaknya hingga dipastikan Si Kecil tidak memiliki alergi terhadap makanan apapun.
  5. Hindari menggunakan makanan kalengan, makanan yang diawetkan dengan garam berlebih, dan makanan yang mungkin mengandung pengawet, seperti MP-ASI instan.

Jika terdapat tanda-tanda alergi, segera hubungi dokter dan catat makanan yang mungkin bersifat alergen atau penyebab alergi bagi Si Kecil.