Si Kecil Rewel Saat Diajak Ke Mal? Mungkin Ini Penyebabnya

Merries Insight
23 Januari 2018
Umum
Share
Si Kecil Rewel Saat Diajak Ke Mal? Mungkin Ini Penyebabnya

Artikel ini berisi tentang:

  1. Si Kecil menolak diajak jalan-jalan ke mal
  2. Apa saja yang membuat si Kecil rewel saat diajak ke mal?
  3. Bagaimana cara membujuk si Kecil supaya mau pergi ke mal?
  4. Ketahui kapan waktu yang tepat si Kecil diajak ke mal 

Menjadi orangtua membutuhkan pengendalian emosi yang bagus, terutama saat menghadapi kerewelan si Kecil. Moms dan Dads mungkin sudah sering mendapati si Kecil jengkel dan terus-menerus menangis dalam sejumlah situasi. Rencana yang sudah lama disusun tak pelak berantakan karena si Kecil enggan menuruti kemauan Moms dan Dads.

Si Kecil menolak diajak jalan-jalan ke mal

Banyak yang mengira mengajak si Kecil ke mal akan jadi pengalaman menyenangkan. Sayangnya, hal tersebut kerap pupus karena tidak semua anak mau pergi. Buntutnya, si Kecil rewel, merajuk, atau malah menangis terus. Namun, serewel apa pun si Kecil, Moms dan Dads tetap harus tenang dan sabar. Alih-alih memaksa, akan lebih baik kalau Moms dan Dads mengenali penyebab enggannya si Kecil diajak ke mal.

Apa saja yang membuat si Kecil rewel saat diajak ke mal?

Mari kenali lebih dalam pemicu kerewelan si Kecil yang enggan diajak ke mal di bawah ini.

  1. Si Kecil ternyata sedang sakit. Bukan hal aneh kalau si Kecil yang awalnya ceria mendadak cengeng atau pemurung karena sakit. Jangankan diajak ke luar rumah, makan pun si Kecil tak mau. Hal tersebut dikarenakan si Kecil tidak nyaman akibat suhu tubuhnya yang meninggi atau rasa sakit yang tak kunjung berhenti;
  2. Tidak nyaman dengan tempat baru. Faktor yang satu ini sering kali membuat Moms dan Dads jengkel, tetapi sesungguhnya wajar dialami si Kecil yang baru kali pertama mengunjungi mal. Si Kecil selama ini sudah terbiasa dengan rumah dan pergi ke tempat yang situasi dan kondisinya jauh berbeda akan mengejutkan dan membuatnya kurang nyaman;
  3. Menganggap rumah sebagai surganya. Berkaitan dengan poin sebelumnya, si Kecil berpikir kalau dia sudah mendapatkan apa yang diinginkan atau dibutuhkan di rumah. Limpahan mainan dan kelezatan makanan yang Moms berikan membentuk anggapan bahwa rumah merupakan surga bagi si Kecil dan tidak ada tempat lain yang sanggup menyainginya;
  4. Meminta atensi lebih dari Moms. Alasan selanjutnya yang membuat si Kecil tidak mau pergi ke mal justru karena ada Moms di rumah. Si Kecil bakal menuntut perhatian lebih saat Moms dan Dads mengajaknya ke mal karena mengira di sana dia tak akan mendapatkan atensi sama besar seperti di rumah;
  5. Si Kecil tidak suka dibuat tergesa-gesa. Pergi ke luar rumah dalam keadaan tergesa-gesa malah membuat si Kecil tidak nyaman. Moms dan Dads harus ingat kalau kemampuan si Kecil belum secepat orang dewasa. Sehingga dia tidak sanggup menyamai Moms dan Dads, lantas rewel karena kesal dengan dirinya sendiri.

Bagaimana cara membujuk si Kecil supaya mau pergi ke mal?

Setelah mengetahui penyebab si Kecil rewel, Moms dan Dads bisa menerapkan cara-cara berikut ini untuk menenangkannya.

  • Bila si Kecil sakit, maka dampingi dan berikan hiburan agar dia nyaman. Tanyakan juga apa yang si Kecil rasakan untuk memberikan penanganan tepat. Bujuk si Kecil ke dokter bila tak ada perubahan dalam hitungan jam maupun hari atau bertambah rewel;
  • Kalau si Kecil sulit beradaptasi dengan tempat baru, berarti Moms dan Dads harus memberi tahu informasi seputar mal yang akan dikunjungi. Akan lebih bagus kalau pusat perbelanjaan tersebut sudah dilengkapi area bermain;
  • Moms dan Dads dapat ajak dia bermain di taman rumah, lalu katakan kalau di mal ada mainan-mainan yang lebih bagus. Bila kebetulan si Kecil senang menemani Moms masak, Moms mungkin dapat mengajaknya ke supermarket di mal untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Ketahui kapan waktu yang tepat si Kecil diajak ke mal

Membawa si Kecil ke tempat umum seperti mal memang tidak semudah mengajak orang dewasa. Dalam hal ini, Moms dan Dads harus tahu kapan waktu yang tepat buat membujuk si Kecil ke mal. Kalau si Kecil sudah terbiasa berada di tengah keramaian, ada kemungkinan si Kecil mudah beradaptasi di mal. Namun jangan paksakan kalau yang terjadi malah sebaliknya